Pengendara motor melintasi jalan di depan Gerbang Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Kelurahan Delingan, Karanganyar, Jumat (21/6/2019). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, KARANGANYARRencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar membangun lintasan drag race dan sirkuit motor trail (motocross) mendapat beragam tanggapan netizen. Sirkuit tersebut dibangun guna mewadahi pemuda yang hobi balap motor agar tidak melakukan balapan liar di jalan umum.

Rencananya, fasilitas tersebut dibangun di kawasan Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Delingan, Karanganyar. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karanganyar, Edhy Sriyatno, menjelaskan, pembangunan proyek itu dilaksanakan secara bertahap.

Setelah proyek lintasan drag race selesai, Pemkab Karanganyar bakal membangun sirkuit motocross dan akses jalan yang mengelilingi kawasan Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasari. Dengan demikian, masyarakat yang ingin menuju lokasi tersebut bakal mendapatkan akses yang mudah.

Rencana pembangunan sirkuit motocross tersebut mendapat beragam komentar netizen. Ada yang sepakat, namun ada pula netizen yang menyarankan pemerintah mengkaji ulang proyek tersebut.

Mantul bosku. Semoga ke depannya tidak ada lagi balap liar yang menurut saya pribadi kurang baik. Dan adanya lintasan resmi saat ada kontes lumayan buat menambah rezeki warga sekitar dengan cara berjualan makanan,” komentar @you_wah.

Mantap! Supaya tidak drag-dragan di jalan kalau yang suka drag-dragan dan bilang hobinya mahal. Seharusnya mau bayar sewa untuk pakai lintasan drag yang ada karena bisa untuk biaya perawatan lintasan dan lain sebagainya,” sambung @sinuraya_ihsann1919.

Yang dirazia dan dilarang keplek miring. Tapi yang dikasih wadah malah drag sama motocross. Apa aku yang salah memahami?” imbuh @ichwan_rawk.

Sudah mau dibuatkan. Katanya hobi tersebut mahal. Berarti nanti kalau sudah jadi harus mau bayar sewa atau pemakaian yak. Karena itu juga sebagai pemasukan untuk perawatan,” lanjut @wahyuadisaputra2105.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Lurah Delingan, Kustono, mendukung penuh rencana pembangunan lintasan drag race dan sirkuit motocross. Dia mengatakan sebagian pengendara motor trail sering melintasi jalan di lingkungan setempat untuk menuju lokasi.

Motor trail yang melintas di jalan lingkungan membuat resah warga karena banyak anak kecil dan ban sepeda motor dikhawatirkan merusak jalan. Kustono berharap proyek pembangunan lintasan dibarengi pembangunan akses jalan utama untuk mempermudah masyarakat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten