Kapten PSIS Semarang Haudi Abdillah (kiri) dalam pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, DIY, Jumat (20/4/2018). (Liga-indonesia.id)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG</strong>&nbsp;- Pada pekan kelima Liga 1 Indonesia musim 2018, PSIS Semarang dihajar oleh Persija Jakarta dengan skor telak 1-4 di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (20/4/2018). Hasil itu bisa dibilang cukup mengejutkan lantaran PSIS Semarang tampil selaku tuan rumah di pertandingan tersebut.</p><p>Dengan <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180420/515/911709/liga-1-indonesia-antiklimaks-psis-semarang-dihancurkan-persija-jakarta-1-4">kekalahan</a> itu, Kapten PSIS Semarang Haudi Abdillah mengaku kecewa. "Kecewa pasti," ujar Haudi Abdillah seperti dikutip dari laman resmi milik Liga Indonesia, Minggu (22/4/2018).</p><p>Meski begitu, pria kelahiran Denpasar, Bali, 25 tahun silam tersebut ingin Laskar Mahesa Jenar lekas bangkit dari keterpurukan. "Namun kami harus segera berbenah untuk bangkit. Tak boleh terus larut dalam kesedihan," lanjutnya.</p><p>Haudi Abdillah berharap hasil mengecewakan melawan Persija Jakarta itu dapat dijadikan pelajaran baginya dan segenap tim PSIS Semarang "Ini jadi pelajaran berarti untuk kami," pungkas mantan pemain Persebas Banyumas tersebut.</p><p>Sebelumnya, pelatih PSIS Semarang <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180421/515/911865/pelatih-psis-akui-kekalahan-atas-persija-akibat-kesalahannya">Vincenzo Alberto Annese</a> mengakui jika kekalahan dari Persija Jakarta di pekan kelima Liga 1 Indonesia musim 2018 itu merupakan kesalahannya. Pelatih berpaspor Italia tersebut menjelaskan dirinya salah dalam menerapkan strategi.</p><p>Di pertandingan tersebut, PSIS Semarang sebenarnya mampu mengimbangi Persija Jakarta pada babak pertama yang berakhir dengan skor kacamata, 0-0. Namun di babak kedua, Persija Jakarta mampu menjebol gawang PSIS Semarang sebanyak empat kali melalui Jaimerson da Silva pada menit ke-69, Rico Simanjutak di menit ke-80, Marco Simic pada menit ke-84, dan Ramdani Lestaluhi di menit ke-91.</p><p>Tim kebanggaan warga Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) tersebut hanya mampu melesakkan satu gol balasan di menit ke-93 melalui Melcior Leideker Majefat. Dengan hasil itu, PSIS Semarang yang sebelumnya berada di posisi ke-9 harus turun ke perngkat ke-14 hingga pekan kelima <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180420/515/911709/liga-1-indonesia-antiklimaks-psis-semarang-dihancurkan-persija-jakarta-1-4">Liga 1 Indonesia musim 2018</a>.</p><p><a href="http://semarang.solopos.com/"><strong><em>KLIK</em></strong></a><em><strong> dan </strong></em><a href="https://www.facebook.com/SemarangPos"><strong><em>LIKE</em></strong></a><em><strong> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten