Kapolri Masih Hati-hati Beri Izin Kompetisi Sepak Bola Nasional
Ilustrasi (losethecape.com)

Solopos.com, JAKARTA—Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, masih menimbang matang ihwal penerbitan izin kompetisi sepak bola Nasional di masa pandemi Covid-19.

Kapolri tak menampik kegiatan olahraga dan kepemudaan perlu perhatian mengingat negara lain sudah membuka lebar izin untuk aktivitas itu. Di sisi lain, pihaknya harus memastikan agar kegiatan olahraga seperti Liga 1 tidak memunculkan klaster baru.

Hal itu disampaikan Kapolri seusai bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, Senin (8/2/2021). Dalam pertemuan itu, belum ada keputusan pasti soal izin pelaksanaan kompetisi.

Baca Juga: Meski Masih Pandemi, Olimpiade Tokyo Kemungkinan Besar Digelar Juli Mendatang

Pihak Polri, PSSI dan Kemenpora masih akan membicarakan teknis pelaksanaan kompetisi lebih lanjut yang mengutamakan protokol kesehatan. Hal tersebut penting agar kompetisi tak berlawanan dengan upaya pemerintah menahan laju persebaran corona.

“Tentunya kita ketahui bersama kami sedang kerja keras menurunkan angka Covid-19. Namun kegiatan kepemudaan dan olahraga menjadi perhatian karena di beberana negara kegiatan tersebut sudah dilaksanakan,” ujar Listyo dilansir detik.com, Senin.

Kapolri Listyo mengaku masih akan melakukan pertemuan dengan pihak Kementerian untuk membahas hal teknis terkait dengan kegiatan kepemudaan dan olahraga tersebut.

Baca Juga: Persis Solo Gaungkan “Kangen Manahan” Di Media Sosial, Suporter Ramai-Ramai Merespons

Rumusan Kesepakatan

Dia menegaskan akan ada rumusan kesepakatan dengan pihak terkait yang wajib dipatuhi dalam pelaksanaan kegiatan olahraga di masa pandemi.

“Apabila itu dilanggar akan berdampak pada terlaksananya kegiatan tersebut. Ini perlu dibicarakan secara detail dan intensif,” ujar mantan Kapolresta Solo tersebut.

Menpora Zainudin Amali tak merinci kegiatan-kegiatan olahraga yang direncanakan segera digelar selama pandemi Covid-19. Namun beberapa waktu lalu Menpora sempat menyatakan bakal ikut mengurus perizinan Liga 1 2021. Kompetisi bola tersebut sudah dinanti publik usai vakum sejak Maret 2020. “Saya sampaikan pada Kapolri untuk cari jalan keluar yang terbaik. Penerapan prokes secara disiplin dan ketat,” ujar Zainudin.



Berita Terkini Lainnya








Kolom