Kapolri Berharap Tidak Ada Puncak Arus Mudik, Ini Alasannya
Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggelar konferensi pers di rest area KM 575 Tol Solo-Ngawi, Sabtu (1/6/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Madiunpos.com, NGAWI -- Puncak arus mudik Lebaran 2019 diprediksi terjadi pada Sabtu-Minggu (1-2/6/2019). Berbagai rencana antisipasi telah disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

Meski demikian, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengharapkan tidak ada puncak arus mudik. Dia berharap adanya pemerataan pemudik karena melihat sebaran waktu mudik yang cukup panjang.

"Masa arus mudik ini relatif panjang. Mulai tanggal 29 Mei karena tanggal 30 Mei ada hari libur Kenaikan Isa Almasih. Jumat hari kecepit. Sebagian pegawai negeri juga sudah ada yang cuti. [Perusahaan] Swasta sebagian juga telah meliburkan karyawannya," kata dia saat meninjau kesiapan arus mudik Lebaran 2019 di rest area KM 575Tol Solo-Ngawi di Ngawi, Sabtu (1/6/2019).

Pihaknya juga telah mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas saat terjadi puncak arus mudik yaitu dengan mekanisme contra flow. Namun, apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas yang luar biasa akan digunakan rekayasa one flow.

Kapolri menjelaskan one flow ini dilakukan rekayasa dua jalur yang ada di jalan tol akan diarahkan ke wilayah timur atau Jabar dan Jateng. Sedangkan kendaraan lainnya akan diarahkan ke jalur Pantura.

"One flow ini kalau terjadi akan dilakukan mulai dari KM 0 Cawang sampai Kalikakung sepanjang 400 km. Itu one flow terpanjang yang pernah kita lakukan. Tahun lalu hanya sampai Brebes," jelas Tito.

Saat rekayasa arus lalu lintas one flow ini dijalankan maka tumpahannya akan terjadi di Jawa Timur. Untuk itu, dia memerintahkan seluruh kepolisian di wilayah Jatim untuk terus mengikuti perkembangan dinamika arus lalu lintas di Jakarta dan Jawa Barat.

"Kalau Jakarta dan Jawa Barat terjadi kepadatan luar biasa, maka di sini harus siap-siap menerima arusnya," jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolri menyampikan dirinya telah memantau arus lalu lintas mudik Lebaran ini bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mulai dari Jakarta, Jawa Tengah, dan saat ini di Jawa Timur.

Secara umum hasil pantauannya menunjukkan arus lalu lintas pada mudik Lebaran ini lancar.

Menurutnya, salah satu yang membuat arus mudik Lebaran tahun ini lancar karena telah berfungsinya Tol Trans Jawa dari Banten sampai Probolinggo. Infrastruktur jalan tol ini diakui telah membantu para pemudik yang ingin pulang kampung dan juga petugas yang mengatur arus lalu lintas.

"Kalau dibandingkan tahun sebelumnya. Arus mudik tahun ini lebih baik. Secara umum berjalan lancar. Ini faktor utamanya infrastruktur dan yang kedua masa arus mudik ini relatif lebih panjang," jelasnya. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom