Kapolres Wonogiri Sebar Nomor HP, Minta Warga Aktif Laporkan Gangguan Kamtibmas

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto, menyebarluaskan nomor telepon pribadinya dan seluruh kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di Wonogiri kepada masyarakat.

 Daftar nomor telepon Kapolres Wonogiri dan Kapolsek se-Wonogiri. Masyarakat Wonogiri diminta melaporkan gangguan kamtibmas kepada Kapolres atau Kapolsek. (Istimewa/Humas Polres Wonogiri)

SOLOPOS.COM - Daftar nomor telepon Kapolres Wonogiri dan Kapolsek se-Wonogiri. Masyarakat Wonogiri diminta melaporkan gangguan kamtibmas kepada Kapolres atau Kapolsek. (Istimewa/Humas Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto, menyebarluaskan nomor telepon pribadinya dan seluruh kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di Wonogiri kepada masyarakat. Hal itu bertujuan agar warga bisa langsung melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas kepada kapolres atau kapolsek.

“Apabila ada gangguan kamtibmas atau ada suatu kejadian, warga bisa langsung melaporkannya ke saya melalui nomor telepon 081393747274 atau 081393566665. Juga bisa ke kapolsek di kecamatan. Misal, ada kebakaran, orang mengamuk bawa senjata tajam, atau orang tenggelam, kami bisa segera tindak lanjuti,” kata AKBP Dydit melalui Kepala Sub Seksi Penerangan Masyarakat Humas Polres Wonogiri Aiptu Iwan Sumarsono.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Selain itu, sebagai upaya kepolisian menerapkan respons cepat terhadap aduan dari warga. Diharapkan dengan adanya penyebarluasan nomor telepon kapolres dan kapolsek itu laporan apapun yang bersumber dari warga bisa ditanggapi dengan cepat tanpa proses yang bertele-tele.

Dengan adanya penyebarluasan nomor telepon itu bukan berarti anggota Polres Wonogiri akan kerja dibalik meja. Anggota polisi akan tetap terjun ke lapangan. Bahkan akan lebih banyak terjun ke lapangan jika warga proaktif melaporkan gangguan kamtibmas kepada polisi.

“Memang Polres Wonogiri sudah menyediakan call center. Tapi kami ingin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Call center tetap berjalan. Bukan berarti selama ini call center itu tidak efektif. Penyebarluasan nomor telepon ini sebagai alternatif pelaporan saja,” ujarnya.

Baca Juga: Lolos dari Jeratan Hukum, Anak Pukul Penagih Utang di Wonogiri Berakhir Diversi

Dia menambahkan, nomor telepon itu juga bisa digunakan melaporkan polisi yang bertindak tidak sesuai dengan tugas dan fungsinya. Misalnya, melakukan pungutan liar atau pemerasan terhadap warga sipil. Kapolres Wonogiri tidak akan segan menindak tegas anggotanya yang berlaku tidak sesuai kewenangannya.

“Kami siap dihubungi 24 jam. Kalau ada laporan yang masuk ke nomor telepon saya, saya sendiri yang akan menjawab. Warga tidak perlu takut untuk melapor. Kami akan berikan pelayanan sebaik mungkin dengan cara-cara yang humanis,” imbuhnya.

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Dewa 19 Sihir Ribuan Penggemar, Kota Solo Luar Biasa

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      RS Indriati Solo Baru Buka Layanan Bedah Plastik: Bantu Bentuk Tubuh Impian

      Rumah Sakit Indriati, Solo Baru, Sukoharjo, menggelar talk show dengan tema Mencapai Bentuk Tubuh Impian dengan Bedah Plastik.

      Kabar Duka: Mantan Bupati Boyolali Wafat, Pencetus Slogan "Boyolali Tersenyum"

      Mantan Bupati Boyolali periode 1984-1994, Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi, tutup usia, Jumat (25/11/2022) sore pukul 17.15 WIB. 

      Tak Puas Hasil Seleksi, Calon Perdes Karangtalun Sragen Protes Panitia

      Gagal terpilih menjadi Kasi Pelayanan, calon perangkat desa Karangtalun, Kecamatan Tanon, Sragen, melayangkan surat keberatan kepada panitia seleksi. Ia menuding panitia tak transparan.

      Mantap! Mulan Jameela dan Penyanyi Solo Ikut Meriahkan Konser Dewa 19 Malam Ini

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriahkan Mulan Jameela dan Nisa, yang disampaikan promotor pada Sabtu (26/11/2022) jelang konser.

      Edutorium UMS Mulai Ramai, Ribuan Baladewa Bersila Menunggu Dewa 19

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      Dibuka Pendaftaran Ratusan PPK-PPS Boyolali, Simak Jadwal dan Syaratnya

      KPU Boyolali membuka ratusan lowongan PPK dan PPS.

      Masyaallah! Murid SDN 1 Wonogiri Rama-Ramai Galang Dana untuk Korban Gempa

      SDN 1 Wonogiri menggalang dana untuk membantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

      Viaduk Gilingan Solo akan Diperdalam Agar Bisa Dilewati Bus Pariwisata

      Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan akan memperdalam Viaduk Gilingan Solo agar bisa dilewati bus pariwisata yang hendak berkunjung ke Masjid Syeikh Zayed.

      Catat! Imbauan dan Larangan Nonton Konser Dewa 19 di Solo Malam Ini

      Do and dont saat konser Dewa 19 di Solo, di Edutorium UMS, Sabtu (26/11/2022) malam ini.

      Solo Bersiap! Malam Ini Konser Dewa 19 Dimeriahkan 4 Vokalis, 30 Lagu Hits

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriah karena Ahmad Dhani Cs dengan 30 lagu hits dan 4 vokalis.

      Kadisdik Boyolali Sebut Dosa Besar Pendidikan: Intoleransi & Kekerasan Seksual

      Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Darmanto, mengingatkan tiga dosa besar dunia pendidikan yakni bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi.

      UMKM Pinggiran Gunung Kemukus Belajar Branding Produk Bersama ISI Solo

      Banyak pelaku UMKM di sekitar Gunung Kemukus, Sragen, yang belum memahami pentingnya branding dan pengemasan produk.

      Banyak Kelebihan, Pupuk Organik Cair Buatan Warga Plupuh Sragen Diadopsi Pemkab

      Pupuk organik cair buatan petani milenial asal Plupuh, Sragen, berhasil menarik perhatian Pemkab untuk mengadopsinya dang menggunakannya untuk skala yang lebih luas.

      Cegah Inflasi Melonjak Tinggi, Sukoharjo Mulai Tanam Cabai Massal

      Pemerintah Sukoharjo melalui Dinas Pertanian dan Perikanan mencanangkan program gerakan penanaman cabai sebagai upaya pencegahan inflasi daerah. 

      Tak Lolos Seleksi Administrasi, Pendaftar PPPK Nakes Bisa Ajukan Keberatan

      Dari 448 nakes yang mendaftar PPPK di Karanganyar, 56 di antaranya dinyatakan tak memenuhi syarat. Mereka yang tak memenuhi syarat berkesempatan mengajukan keberatan paling lambat 27 November 2022.