Kapolres Wonogiri Besuk & Beri Bantuan Korban Luka Kecelakaan di Nguntoronadi

Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto dan Ketua Bhayangkari Cabang Wonogiri, Nadia Dydit DS, membesuk korban kecelakaan tunggal minibus di Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi, yang menjalani rawat inap di rumah sakit (RS), Rabu (23/11/2022).

 Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto dan Ketua Bhayangkari Cabang Wonogiri, Nadia Dydit D.S., menengok sekalikus memberi bantuan kepada korban kecelakaan minibus di Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi yang masih dirawat di RS Hermina Wonogiri, Rabu (23/11/2022). (Istimewa/Polres Wonogiri)

SOLOPOS.COM - Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto dan Ketua Bhayangkari Cabang Wonogiri, Nadia Dydit D.S., menengok sekalikus memberi bantuan kepada korban kecelakaan minibus di Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi yang masih dirawat di RS Hermina Wonogiri, Rabu (23/11/2022). (Istimewa/Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto dan Ketua Bhayangkari Cabang Wonogiri, Nadia Dydit DS, membesuk korban kecelakaan tunggal minibus di Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi, yang menjalani rawat inap di rumah sakit (RS), Rabu (23/11/2022). Selain membesuk, setiap korban juga diberi bantuan sosial.

Informasi yang dihimpun, terdapat tujuh korban yang masih dirawat dan dikunjungi Kapolres Wonogiri. Dua korban di antaranya dirawat di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, yakni Karsi dan Suparti. Sedangkan lima korban lainnya dirawat di RS Hermina, yakni Warsi, Tasya Salsabila, Siti Sumarti, Karsi, dan Katinem.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri, Aiptu Iwan Sumarsono mengatakan, Kapolres Wonogiri dan Ketua Bhayangkari Cabang Wonogiri membesuk satu per satu korban yang masih menjalani perawatan.

“Ini sebagai bentuk kepedulian Polres Wonogiri terhadap para korban kecelakaan lalulintas tunggal di Nguntoronadi, Senin [21/11/2022] kemarin. Polres Wonogiri juga telah melaksanakan takziah ke rumah korban yang meninggal dunia sekaligus memberi santunan kepada keluarga korban,” kata Aiptu Iwan.

Sebagaimana diberitakan, minibus KSU Panca Tunggal berpelat nomor AD 1654 BG yang ditumpangi rombongan tilik bayi asal Desa Kulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, mengalami kecelakaan tunggal di Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi. Sebanyak delapan orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Dewa 19 Sihir Ribuan Penggemar, Kota Solo Luar Biasa

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      RS Indriati Solo Baru Buka Layanan Bedah Plastik: Bantu Bentuk Tubuh Impian

      Rumah Sakit Indriati, Solo Baru, Sukoharjo, menggelar talk show dengan tema Mencapai Bentuk Tubuh Impian dengan Bedah Plastik.

      Kabar Duka: Mantan Bupati Boyolali Wafat, Pencetus Slogan "Boyolali Tersenyum"

      Mantan Bupati Boyolali periode 1984-1994, Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi, tutup usia, Jumat (25/11/2022) sore pukul 17.15 WIB. 

      Tak Puas Hasil Seleksi, Calon Perdes Karangtalun Sragen Protes Panitia

      Gagal terpilih menjadi Kasi Pelayanan, calon perangkat desa Karangtalun, Kecamatan Tanon, Sragen, melayangkan surat keberatan kepada panitia seleksi. Ia menuding panitia tak transparan.

      Mantap! Mulan Jameela dan Penyanyi Solo Ikut Meriahkan Konser Dewa 19 Malam Ini

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriahkan Mulan Jameela dan Nisa, yang disampaikan promotor pada Sabtu (26/11/2022) jelang konser.

      Edutorium UMS Mulai Ramai, Ribuan Baladewa Bersila Menunggu Dewa 19

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      Dibuka Pendaftaran Ratusan PPK-PPS Boyolali, Simak Jadwal dan Syaratnya

      KPU Boyolali membuka ratusan lowongan PPK dan PPS.

      Masyaallah! Murid SDN 1 Wonogiri Rama-Ramai Galang Dana untuk Korban Gempa

      SDN 1 Wonogiri menggalang dana untuk membantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

      Viaduk Gilingan Solo akan Diperdalam Agar Bisa Dilewati Bus Pariwisata

      Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan akan memperdalam Viaduk Gilingan Solo agar bisa dilewati bus pariwisata yang hendak berkunjung ke Masjid Syeikh Zayed.

      Catat! Imbauan dan Larangan Nonton Konser Dewa 19 di Solo Malam Ini

      Do and dont saat konser Dewa 19 di Solo, di Edutorium UMS, Sabtu (26/11/2022) malam ini.

      Solo Bersiap! Malam Ini Konser Dewa 19 Dimeriahkan 4 Vokalis, 30 Lagu Hits

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriah karena Ahmad Dhani Cs dengan 30 lagu hits dan 4 vokalis.

      Kadisdik Boyolali Sebut Dosa Besar Pendidikan: Intoleransi & Kekerasan Seksual

      Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Darmanto, mengingatkan tiga dosa besar dunia pendidikan yakni bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi.

      UMKM Pinggiran Gunung Kemukus Belajar Branding Produk Bersama ISI Solo

      Banyak pelaku UMKM di sekitar Gunung Kemukus, Sragen, yang belum memahami pentingnya branding dan pengemasan produk.

      Banyak Kelebihan, Pupuk Organik Cair Buatan Warga Plupuh Sragen Diadopsi Pemkab

      Pupuk organik cair buatan petani milenial asal Plupuh, Sragen, berhasil menarik perhatian Pemkab untuk mengadopsinya dang menggunakannya untuk skala yang lebih luas.

      Cegah Inflasi Melonjak Tinggi, Sukoharjo Mulai Tanam Cabai Massal

      Pemerintah Sukoharjo melalui Dinas Pertanian dan Perikanan mencanangkan program gerakan penanaman cabai sebagai upaya pencegahan inflasi daerah. 

      Tak Lolos Seleksi Administrasi, Pendaftar PPPK Nakes Bisa Ajukan Keberatan

      Dari 448 nakes yang mendaftar PPPK di Karanganyar, 56 di antaranya dinyatakan tak memenuhi syarat. Mereka yang tak memenuhi syarat berkesempatan mengajukan keberatan paling lambat 27 November 2022.