Tutup Iklan

Kapolres Sragen: Jangan Sembarangan Terima Gadai Mobil

Pelaku penggelapan mobil beraksi dengan cara menggadaikan mobil rental.

Solopos.com, SRAGEN – Jajaran Polres Sragen baru saja mengungkap kasus penggelapan mobil rental. Kasus itu bermodus menyewa mobil rental lalu mobil digadaikan oleh penyewa kepada pihak lain.

Dari kasus tersebut, Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengimbau warga untuk tak sembarangan menerima gadai mobil dari pihak lain. Sebab, dia menyebut ada kemungkinan kasus yang menyeret dua tersangka Esmuni Fatah, 34 dan Aji Pangestu, 25 bisa berkembang.

Baca Juga: Keturunan Pedagang Sebut Hik Bukan Akronim

Kapolres mengingatkan tawaran menerima mobil gadai harus mempertimbangkan dan memperhatikan bukti sah kepemilikan unit. Dia meminta warga memilah, gadai mobil dengan STNK bukan hal yang kuat karena STNK bukan menjadi surat kepemilikan kendaraan.

Bukti otentik kepemilikan kendaraan hanya ada di surat BPKB. Untuk itu, warga dihimbau Kapolres harus melihat dan mencocokkan surat kepemilikan itu sebelum menerima gadai. Hal ini juga diharapkannya untuk menghindari jaringan kasus penggelapan.

Baca Juga: Duh Lagi! Dukun Pengganda Uang Berulah di Wonogiri

Kasus penggelapan mobil rental yang ditangani Polres Sragen itu adalah kasus penggelapan dengan cara menggadaikan mobil rental. Pelaku mengaku menggadaikan mobil rental untuk membayar utang. Hingga saat ini, dua tersangka kasus penggelapan itu sudah menggadaikan dua unit mobil.


Berita Terkait

Berita Terkini

Berpacu dengan Debit Air, Tim SAR Temukan Jasad Korban Longsor

Tim Basarnas dan SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban longsor talut di tebing Sungai Siwaluh, Karanganyar.

Dua Tanda Jacksen Tiago Merapat ke Persis Solo

Dua hal yang dikait-kaitkan sebagai tanda Jacksen F Tiago merapat ke Persis Solo.

Mahasiswa UNS Solo Pelajari Efisiensi Reproduksi Kambing Perah

Mahasiswa UNS Solo dan peternak di Sragen belajar efisiensi reproduksi kambing ternak.

Keturunan Pedagang Sebut Hik Bukan Akronim

Versi keturunan pedagang kuliner tradisional, Hik bukan sebuah akronim.

Bangunan Baru Pasar Legi Solo Sudah 99%

Pembangunan Pasar Legi Solo disebut telah mencapai 99%.

Bebatuan Candi Dikeruk dengan Ekskavator di Klaten

Bebatuan candi yang diduga belum terdaftar benda cagar budaya dikeruk ekskavator dalam kegiatan pembangunan objek wisata umbul di Gondangjetis, Tulung, Klaten.

Jelajah Bangunan Tua Klaten dengan Wisata Jip

Wisata baru di Klaten, jelajah bangunan tua dengan menunggang jip tua.

Gasak Kabel Internet 2 Ton, 3 Pemuda Ditangkap 5 Buron

Tiga pemuda ditangkap terkait kasus pencurian kabel jaringan internet.

Kado Menyambut Ultah ke-76 Ratu Keroncong Waldjinah

Penghargaan untuk Ratu Keroncong Waldjinah dalam panggung 25 Tahun Endah Laras Berkarya.

Duh Lagi! Dukun Pengganda Uang Berulah di Wonogiri

Polres Wonogiri mengungkap kasus penipuan berkedok dukun penggandaan uang.

Berdiameter 3 Meter, Pohon Asem Berusia Dua Abad Diyakini Angker

Pohon asem setinggi 25 meter disebut angker oleh warga serta dikisahkan pernah tumbang dan berdiri lagi dengan sendirinya.

Rektor UNS Solo Dampingi Polisi Umumkan Tersangka Kasus Diklat Menwa

Rektor UNS Solo dampingi polisi umumkan tersangka kasus Diklat Menwa Jagal Abilawa.

Rektor UNS Janji Bongkar Kasus Diklat Menwa, Termasuk Kasus 2013

Komitmen Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho terhadap kasus kekerasan di dalam kampus.

Diskusi Batik Kuno: Selvi Bicara, Dua Nenek Ini Asyik Sendiri

Selvi Ananda bicara dalam acara diskusi tentang batik kuno.

Terjun ke Jurang 30 Meter di Sragen, Mobil Avanza Ringsek

Toyota Avanza ringsek setelah terjun ke jurang sedalam 30 meter di Sragen.