Kapolda Jateng, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel. (JIBI/Semarangpos.com/Dok.)

Solopos.com, SOLO — Polsek Colomadu yang sekarang berada di bawah Polres Karanganyar diusulkan menjadi bagian dari Polres Boyolali terkait pengamanan bandara Adi Soemarmo. Meski demikian, wilayah administrasi pemerintahan dan wilayah sistem peradilan pidana Colomadu tetap termasuk Karanganyar.

Terkait hal itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko A. Dahniel, mengatakan opsi tersebut merupakan salah satu usulannya kepada Kapolri dalam upaya percepatan pelayanan keamanan di seputar bandara Adi Soemarmo, Boyolali.

“Ini untuk mendekatkan pelayanan di sekitar bandara Adi Semarmo. Apabila di bandara membutuhkan pelayanan kepolisian seperti kehilangan KTP, kehilangan barang, ada tindak pidana, kan memerlukan kecepatan pelayanan. Pak Presiden kan juga ingin kita cepat memberikan pelayanan,” ujarnya saat ditemui solopos.com di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat (20/9/2019).

Menurutnya, jika permasalahan di bandara tersebut membutuhkan pemeriksaan, pengumpulan barang bukti, saksi, mengamankan orang dan sebagainya, maka harus mendatangkan personel dari Polsek (wilayah Boyolali) terdekat, yakni Polsek Ngemplak.

Padahal jarak Mapolsek Ngemplak ke bandara cukup jauh dan ditempuh hingga memakan waktu sekitar 40 menit.

“Bandara masuk wilayah Boyolali, dan Polsek terdekat wilayah Boyolali jaraknya pun jauh dari bandara. Sedangkan Mapolsek yang paling dekat dengan bandara adalah Polsek Colomadu yang masuk wilayah Karanganyar,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya telah membuat telaahan staf (naskah akademik) dalam rangka mendekatkan pelayanan kepolisian untuk wilayah bandara Boyolali dengan Polsek terdekat yang saat ini masuk wilayah Karanganyar.

Di dalam telaahan staf tersebut, ada tiga opsi yang diajukan. Opsi pertama adalah pelayanan bandara Adi Soemarmo ditangani Polsek Colomadu, opsi kedua memindahkan wilayah kepolisian Colomadu menjadi bagian dari Boyolali, dan opsi ketiga adalah membangun pos baru di bandara.

Kapolda mengatakan, saat ini pihaknya tinggal menunggu persetujuan dari Kapolri.

Untuk diketahui, bandara Adi Soemarmo saat ini terus dikembangkan. Proyek strategis nasional di sekitarnya saat ini sedang dilaksanakan, seperti kereta bandara. Sedangkan yang akan dilaksanakan adalah perpanjangan runway ke arah barat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: