Kapolda Jateng Klarifikasi Video Viral Pisah Sambut Kapolres Rembang

Video yang diduga hajatan dalam acara pisah sambut kapolres Rembang viral di media sosial hingga Polda Jateng harus meluruskan.

 Ilustrasi topi polisi. (Dok. Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi topi polisi. (Dok. Solopos.com)

Solopos.com, SEMARANG — Video yang diduga hajatan dalam acara pisah sambut kapolres Rembang viral di media sosial. Acara hajatan polisi itu dituduh melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 karena digelar hingga larut malam.

Terkait informasi itu, Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthi sudah memberikan bantahan. Melalui Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, Kapolda menyatakan jika informasi itu tidak benar dan menjurus ke hoaks. Iqbal mengatakan acara yang digelar di Pendapa Museum R.A. Kartini, Kabupaten Rembang, Rabu (28/7/2021) itu hanya sebatas perkenalan Kapolres baru sekaligus pamitan dengan Kapolres lama.

Baca Juga: 6 Zodiak Ini Konon Hobi Bergosip di Tempat Kerja

Selain itu, juga mendengar penjelasan Bupati Rembang tentang perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah tersebut. “Dalam kegiatan itu yang diundang hanya 12 orang. Tanpa ada hiburan dan makan malam. Adapun latar belakang lampu dan dekorasi adalah dalam rangka HUT Kabupaten Rembang pada 27 Juli. Setelah selesai acara, Kapolres langsung kembali ke markas,” terang Iqbal di Semarang, Kamis (29/7/2021).

Bukan hanya untuk pisah sambut kapolres Rembang, Iqbal meminta semua pihak untuk melakukan cek dan ricek dulu sebelum menyebarkan informasi yang tidak benar itu. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kegaduhan pada publik, terutama di masa PPKM seperti saat ini.

Cek & Ricek Dulu

“Saya meminta kepada masyarakat dan semua pihak, jangan langsung percaya dengan informasi yang beredar. Lakukan cek dan ricek terlebih dahulu. Jangan langsung percaya dengan informasi yang tidak jelas kebenarannya,” tutur Iqbal.

Sebelumnya, Kapolda Jateng, lanjut Iqbal juga sudah meminta semua jajaran dan kapolres baru maupun lama untuk tidak menggelar perayaan apapun dalam melakukan upacara serah terima jabatan (sertijab) di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga: Singapura Batasi Ketat Pendatang dari Indonesia

“Kapolda Jateng juga sudah menekankan kepada semua kapolres agar tidak menggelar pesta apa pun. Cukup pisah sambut saja,” tegasnya.

Selain Rembang, sejumlah daerah di Jateng juga menggelar acara sertijab karena pergantian kapolres. Daerah-daerah tersebut antara lain Demak, Salatiga, dan Klaten.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Waduh, 6,5 Juta Penduduk di Jateng Belum Jadi Peserta BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan berinovasi dengan menyediakan layanan secara online. Salah satunya melalui aplikasi Mobile JKN.

Seleksi Bintara TNI AD Kodam IV Diponegoro Sisakan 238 Pendaftar

Ratusan pendaftar calon bintara PK TNI AD menjalani pantukhir di Aula Jenderal Sudirman Rindam IV Diponegoro, Magelang.

69 Orang Terkonfirmasi Covid-19, Klaster PTM di Jateng?

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah memunculkan klaster Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng).

Nikmatnya Sate Bumbon Khas Kendal, Bumbu Rempahnya Nampol Lur!

Kuliner khas Kedal sate bumbon mirip dengan sate maranggi, hanya saja kekuatan rasanya adalah manis dan gurih.

Duh, Vaksinasi 4 Daerah di Jateng Ini Masih Lemot

Empat daerah disebut Gubernur Ganjar Pranowo capaian vaksinasinya masih di bawah daerah lain di Jateng.

Ganjar Pranowo Dijuluki George Clooney Versi Jawa, Begini Profilnya

Begini profil Ganjar Pranowo yang dijuluki sebagai George Clooney dengan kearifan lokal.

Dibayangi Ancaman Sanksi PDIP, Begini Respons Ganjar

PDIP menebar ancaman akan memberi sanksi kepada anggotanya yang dideklarasikan jadi capres. Ancaman itu diyakini tertuju pada Ganjar Pranowo.

Sego Megono Khas Pekalongan Versi Sehat Cocok Buat Diet, Yuk Coba

Kuliner khas Pekalongan berupa sego megono kini ada versi sehatnya yang cocok untuk diet dengan jenis nasi yang berbeda.

Sepekan, Polda Jateng Amankan 900 Gram Sabu-Sabu

Ditresnarkoba Polda Jateng berhasil menggagalkan peredaran total 900 gram sabu-sabu yang dilakukan lima tersangka dari lokasi yang berbeda.

Fadia Arafiq, Pedangdut dan Putri A Rafiq yang Jadi Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq yang menjabat sebagai Bupati Pekalongan adalah putri mendiang pedangdut senior A. Rafiq ini yang melejit karena single-nya yang berjudul Cik Cik Bum pada tahun 2000 silam.

Sudah Alami Kecelakaan, Belasan Pegawai RSUD Terancam Sanksi dari Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, akan meminta keterangan terkait kecelakaan bus pariwisata yang ditumpangi belasan pegawar RSUD Wongsonegoro saat piknik di masa PPKM. Mereka terancam sanksi.

Kemenperin Minta Pabrik Rokok Segera Serap Tembakau Petani Temanggung

Petani tembakau di Temanggung telah mengalami panen raya, namun hasilnya belum terserap secara maksimal oleh pabrik.

Senggol Bodi Truk, Pengendara Motor di Grobogan Tewas

Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah berupaya menyalip truk di depannya di jalan lingkar utara Grobogan.

Warga Blora Senang Diajari Buat POC dan Pestisida Nabati oleh KKN UNS Tim 28

Mahasiswa KKN UNS Tim 28 mengajarkan pembuatan pembuatan pupuk organic cair (POC) dan pestisida nabati di Dukuh Beran, Randublatung, Blora.

Masuk Mapolda Jateng Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi tidak hanya tamu namun juga seluruh anggota polisi yang masuk ke Mapolda Jateng.

Murah Meriah! Tiket Masuk Grand Canyon Versi Hitam di Pekalongan Cuma Rp5.000

Disebut sebagai Black Canyon dikarenakan tebing-tebing yang mengapit ini ini terdiri dari batu-batu berwarna hitam yang menjulang tinggi