Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali, Buntut Hina Pelapor

Kapolda Jateng, Irjen Polisi Ahmad Luthfi, mencopot Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Eko Marudin, karena diduga melakukan pelanggaran etika dan profesi.

 Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi. (Semarangpos.com-Bidhumas Polda Jateng)

SOLOPOS.COM - Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi. (Semarangpos.com-Bidhumas Polda Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Polisi Ahmad Luthfi, mencopot Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Eko Marudin, karena diduga melakukan pelanggaran etika, yakni menghina seorang perempuan yang melapor menjadi korban pemerkosaan.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan, R, 28, asal Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mengaku mendapat ucapan tidak menyenangkan dari salah satu oknum polisi di Polres Boyolali.

PromosiSetelah 1,5 Abad, Rerata Tinggi Badan Warga Negara Maju Bertambah 11 Cm

Hal tersebut ia alami saat melaporkan kasus pemerkosaan yang menimpanya ke Polres Boyolali, Senin (10/1/2022). Setelah mendapatkan kata-kata tidak mengenakkan tersebut, ia tidak melanjutkan laporan di Polres Boyolali dan memilih lapor langsung ke Polda Jawa Tengah.

Baca Juga : Laporkan Kasus Pemerkosaan, Wanita Ini Malah Dihina Polisi Boyolali

Kemudian, R didampingi pengacaranya, Hery Hartono, telah mengadukan oknum polisi di Polres Boyolali tersebut dengan dugaan pelanggaran etik dan profesi.

Kapolda Jateng menindaklanjuti aduan tersebut dengan mencopot Kasatreskrim Polres Boyolali. Kapolda juga mengapresiasi warga yang melapor dan menyampaikan permohonan maaf.

“Sebelumnya, saya Kapolda Jateng menyampaikan permohonan maaf kepada pelapor yang sebesar-besarnya atas dugaan pelecehan, pelangaran etika yang dilakukan oleh anak buah saya,” kata Kapolda seperti disampaikan melalui siaran pers yang diterima Solopos.com dari Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Polisi M. Iqbal Alqudusy, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga : Wanita Simo Melapor Dihina Oknum Polisi, Ini Respons Kapolres Boyolali

Tak perlu menunggu lama, Kapolda langsung mengisi posisi Kasatreskrim Polres Boyolali yang ditinggalkan AKP Eko Marudin. “Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Eko Marudin langsung saya copot dari jabatannya dan digantikan AKP Donna Briyadi. Sebelumnya, [AKP Donna Briyadi] menjabat Kasatreskrim Banjarnegara,” tegas Kapolda.

Mutasi jabatan Kasatreskrim Polres Boyolali tersebut dituangkan dalam surat telegram No.ST/83 /I/KEP/2022 tanggal 18 Januari 2022 atau hari ini. Selanjutnya, AKP Eko Marudin dan anggota Polres Boyolali lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut sedang menjalani pemeriksaan.

“AKP Eko Marudin dan oknum lain yang diduga terlibat dalam pelaporan, saat ini dilakukan pemeriksaan oleh Bidpropam Polda Jateng,” jelas Kapolda Jateng.

Baca Juga : Sopir BST Solo Minta Foto Cantik Penumpang, Gibran: Saya yang Malu!

Kapolda Jateng kembali menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Saya, Kapolda Jateng berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami tidak ingin menyakiti hati masyarakat. Siapapun oknum anggota Polri yang melakukan pelanggaran, kami pastikan akan diproses sesuai ketentuan peraturan yang berlaku, tidak ada tebang pilih.”

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

IPAL Terpadu Limbah Ciu di Sukoharjo Diharapkan Segera Dibangun

Dampak yang dirasakan dari pembuangan limbah ciu yakni bau yang menyengat. 

Pedagang di Pasar Mebel Gilingan Solo Kesulitan Cari Lokasi Penyimpanan

Para pedagang Pasar Mebel Gilingan, Solo, mengaku bingung dan kesulitan mencari lokasi penyimpanan barang-barang dagangan mereka setelah kios dibongkar.

Ssttt... Rektor UNS Solo Beri Bocoran Kapan PTM Penuh Dimulai

Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho, memberikan bocoran kapan perkuliatan tatap muka atau PTM secara penuh akan dimulai setelah dua kuliah daring dan hybrid.

Teka-Teki Bantuan Hukum Rp795 Juta yang Jerat BUMDes Berjo Ngargoyoso

Dana bantuan hukum Rp795 juta dalam proyek pemugawan Telaga Madirda diduga jadi sumber penyimpangan di BUMDes Berjo yang merugikan negara. Kasus ini sedang ditangani Kejari Karanganyar.

Di Balik Mistis Alas Donoloyo Wonogiri dan Pohon Jati Ratusan Tahun

Alas Donoloyo Wonogiri yang telah berstatus Cagar Alam memiliki cerita mistis, salah satunya pantangan menebang pohon jati ratusan tahun di kawasan itu.

Revitalisasi Rawa Jombor Jalan Terus, Ini Harapan Penjaring Ikan

Revitalisasi Rawa Jombor, Kecamatan Bayat, Klaten, masih berjalan hingga sekarang, Selasa (17/5/2022).

Peserta Membeludak, Kejurkab Bulu Tangkis Sragen Diperpanjang

PBSI Sragen menggelar Kejurkab Bulu Tangkis yang diikuti 405 peserta dari berbagai daerah di Soloraya. Kejurkab ini memperebutkan piala Bupati Sragen.

Siswa SMP di Sukoharjo Bikin Eco Enzyme untuk Netralkan Limbah Ciu

Aksi penuangan eco enzyme untuk menetralisasikan lingkungan, mengingat aliran sungai di persawahan itu tercampur limbah ciu dari pabrik etanol setempat.

Warga Klaten Pemilik 9 Bidang di 5 Desa Terima UGR Tol Solo-Jogja

Proses pembayaran uang ganti rugi (UGR) lahan terdampak proyek tol Solo-Jogja di Klaten terus bergulir.

Kendaraan Listrik Wisata Solo Dan Sepur Kelinci Boleh Jalan, Tapi...

Kendaraan wisata berbasis listrik dari Pemkot Solo maupun sepur keinci sebenarnya boleh boleh beroperasi namun ada syarat yang harus dipenuhi.

Ternyata Banyak Juga, Ini Jumlah Kereta Kelinci di Klaten

Usaha mengoperasikan kereta kelinci di Klaten terus menjamur. Hingga sekarang, jumlah kereta kelinci di Klaten sudah lebih dari 200 unit.

Waspadai PMK, Disnakkan Sragen Gandeng Polisi Awasi Hewan Ternak

Disnakkan menggandeng Polres Sragen dalam melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di masyarakat untuk mendeteksi ada tidaknya indikasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Tak Terawat, Area Bermain Anak di Utara SMAN 8 Solo Mirip Taman Mati

Taman dan area bermain anak-anak di kawasan Mojosongo, Jebres, tepatnya di utara SMAN 8 Solo kini kondisinya tak terawat hingga mirip taman mati.

Kereta Kelinci di Klaten Jadi Transportasi Favorit Warga untuk Tilik

Keberadaan kereta kelinci alias sepur kelinci dinilai sangat membantu masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

Murah Pol! Segini Tarif Jarak Dekat dan Jauh Kereta Kelinci di Klaten

Keberadaan kereta kelinci alias sepur kelinci dinilai sangat membantu masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Di sisi lain, tarif untuk naik kereta kelinci di Klaten ternyata terbilang murah.

Jembatan Jurug: Saksi Modernisasi Masyarakat Kuli di Kota Bandar, Solo

Jembatan Jurug yang bakal direvitalisasi tahun ini menjadi salah satu saksi bisu modernisasi Kota Solo yang semula adalah kota bandar yang dihuni masyarakat kuli, menjadi kota kerajaan.