Kapasitas RSST Klaten Overload, Sebagian Pasien Covid-19 Dipulangkan
Pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten dipulangkan setelah dinyatakan sembuh, Jumat (22/5/2020). (Istimewa/Humas RSST Klaten)

Solopos.com, KLATEN – Kapasitas ruang merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Rumah Sakit dr Soeradji Tirtonegoro atau RSST Klaten overload.

Pengelola rumah sakit memilih memulangkan sebagian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan kondisi baik untuk melanjutkan perawatan dengan menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing hingga dinyatakan negatif.

Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSST Klaten, Juli Purnomo, mengatakan ada 27 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di RSST hingga Kamis (3/12/2020) siang. Sementara, kapasitas tempat tidur untuk merawat pasien terkonfirmasi positif di RSST sebanyak 23 bed.

Liga Europa: Prediksi Skor & Line Up LASK Kontra Tottenham Hotspur

“Total ada 27 orang yang terkonfirmasi positif padahal kapasitas ada 23 bed. Kemungkinan akan bertambah lagi [pasien terkonfirmasi positif] dari suspek karena pasien suspek juga banyak. Pasien suspek ada 27 orang dan kapasitasnya juga sudah penuh,” kata Juli saat ditemui di DPRD Klaten, Kamis.

Kondisi kapasitas tempat tidur pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RSST penuh sudah terjadi setelah libur panjang pada Oktober lalu. “Saya tidak bisa memastikan apakah kondisi itu ada hubungannya dengan libur panjang. Tetapi setelah itu kok saya melihat ada lonjakan,” jelas dia.

Atas kondisi itu, RSST berupaya mengatur tempat tidur pasien terkonfirmasi positif Covid-19 agar pasien dengan gejala sedang dan berat tetap bisa dilayani. Beberapa waktu terakhir, RSST memulangkan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang membaik untuk menjalani isolasi mandiri di rumah hingga kondisi mereka dinyatakan negatif dari terpapar virus corona.

“Kalau kondisinya sudah bagus dan bisa isolasi mandiri nanti dipulangkan. Karena ada yang lebih membutuhkan yakni pasien dengan kondisi gejala berat,” kata Juli.

Juli menuturkan sebelum dipulangkan, tenaga kesehatan RSST melakukan screening untuk mengecek kondisi pasien yang membaik dan bisa dipulangkan meski belum dinyatakan terbebas dari virus corona. Untuk memulangkan pasien tersebut dan menjalani isolasi mandiri, RSST berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten.

Kelayakan Tempat Isolasi

Petugas Dinkes lantas melakukan pengecekan dan kelayakan tempat untuk isolasi mandiri pasien terkonfirmasi positif yang dipulangkan tersebut. “Memang petunjuknya seperti itu. Rumah sakit melayani pasien yang gejala dan berat. Kalau yang tanpa gejala atau kondisinya membaik bisa isolasi mandiri di rumah atau tempat yang sudah disiapkan,” urai dia.

Hingga Kamis setidaknya ada tujuh pasien terkonfirmasi positif yang dipulangkan untuk melanjutkan perawatan dengan isolasi mandiri di rumah hingga dinyatakan negatif. Sebanyak lima pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sudah membaik dipulangkan pada Senin (30/11/2020) lalu dan dua pasien direncanakan untuk dipulangkan pada Kamis (3/12/2020).

Lebh lanjut, Juli mengatakan RSST berencana menambah jumlah tempat tidur untuk merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Rencananya ada penambahan 20 tempat tidur. “Kami rencanakan menambah. Untuk menambah itu tidak seperti ruang biasa karena harus ditata untuk memastikan pasien dan tenaga kesehatan itu aman,” jelas Juli.

Wana Wisata Sekipan Tawangmangu Tutup 2 Pekan, Awas Kecele!

Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan kapasitas beberapa rumah sakit di Klaten yang merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hingga kini masih mencukupi. Namun, dia mengakui ada kapasitas rumah sakit yang sudah penuh.

“Laporan terakhir yang saya terima itu masih aman kapasitasnya. Memang ada yang penuh karena harus membagi tempat tidur antara pasien terkonfirmasi dan suspek. Tetapi secara umum, kapasitas tempat merawat pasien terkonfirmasi positif di Klaten masih aman. Mudah-mudahan tidak terjadi lonjakan,” ungkap dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom