Ilustrasi kapal feri (Dok/JIBI/Bisnis)

Sebuah kapal bermuatan 30 ton bahan peledak ditangkap kapal patroli Bea Cukai.

Solopos.com, DENPASAR -- Kapal patroli Bea Cukai Padang mengamankan KM Alami Indah yang mengangkut amunium nitrat, di perairan Kabupaten Buleleng, Bali, karena tidak dilengkapi dokumen resmi. Kapal yang mengangkut salah satu jenis 30 ton bahan peledak tersebut kini diamankan di Dermaga Padang Bai, sedangkan anak buah kapal (ABK) dibawa menuju Kantor Bea Cukai Denpasar.

Kapal yang diawaki lima anak buah kapal (ABK) dan seorang nakhoda tersebut diamankan pada Selasa (20/9/2016), pada pukul 11.30 Wita setelah sebelumnya dibuntuti oleh kapal patroli Bea dan Cukai Denpasar pimpinan Thomas Aquino. Informasinya, kapal dari Malaysia hendak menuju Pulau Selayar.

Hingga kini belum diketahui untuk bahan baku peledak yang diangkut dalam 1.500 karung tersebut. Belum ada penuturan resmi dari Bea dan Cukai Bali terkait pengamanan kapal ini. Namun, penuturan dari Kepala KSOP Padangbai I Ketut Gede Sudarma, saat dipergoki kapal aparat, ABK berusaha membuang barang bukti.

"Sudah ada beberapa yang dibuang ke laut. Kami hanya membantu saja sifatnya, informasi semua di Bea Cukai," tuturnya saat dihubungi JIBI/Bisnis, Rabu (21/9/2016).

Petugas kepolisian dan Bea dan Cukai saat ini masih melakukan penyelidikan identitas pemilik barang. Pasalnya, dari keterangan sementara diketahi bahwa kapal tersebut hanya sebagai pengangkut saja, tetapi tidak dilengkapi dengan dokumen resmi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten