KAMPUS DI SOLO : UMS Buka Prodi Magister Dikdas dan PPG Bersubsidi

 Kampus UMS Pabelan (muhammadiyah.or.id)

SOLOPOS.COM - Kampus UMS Pabelan (muhammadiyah.or.id)

UMS buka program studi baru.

Solopos.com, SUKOHARJO — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membuka Program Studi (Prodi) Magister (S2) Pendidikan Dasar (Dikdas) serta Program Profesi Guru (PPG) Bersubsidi di Gedung Siti Walidah UMS, Sabtu (14/10/2017).

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Peluncuran dua program baru itu dihadiri Ketua Badan Pelaksana Harian UMS, Dahlan Rais, didampingi Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Harun Joko Prayitno, dan Direktur Pascasarjana UMS, Bambang Sumardjoko. Turut hadir dalam peluncuran itu, jajaran pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) kota/kabupaten se-Soloraya.

Harun menjelaskan FKIP UMS merupakan salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (LPTK PTM) dari delapan PTM yang ditunjuk pemerintah untuk menyelenggarakan PPG Bersubsidi. Prodi itu memberikan tambahan kompetensi bagi calon guru dalam mengajar. Perbedaan PPG di UMS dengan perguruan tinggi lainnya terletak pada perencanaan konsep asrama dan terintegrasi.

“Kami juga akan menerapkan pembelajaran bagi mahasiswa, di antaranya praktik di lapangan dengan persentase yang lebih besar dibandingkan penyampaian teori. Harapannya lulusan yang dihasilkan benar-benar dapat menjadi guru yang menyenangkan bagi siswanya, bisa mengajar dengan suasana yang menyenangkan, serta menggembirakan bagi anak-anak didiknya,” kata Harun, Sabtu.

Sementara itu, Prodi Magister Dikdas UMS diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi utama. Dahlan Rais yang juga Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhmmadiyah dalam kesempatan itu meminta agar kehadiran kedua prodi baru di UMS menjadi harapan utama Muhammadiyah dalam memajukan bangsa. “Ke depan harus terus meningkatkan kualitas dan kerja sama dengan perguruan tinggi Muhammadiyah maupun pihak lain,” ungkap dia.

Dahlan menambahkan Muhammadiyah lahir untuk mencerdaskan bangsa yang dimulai dari jalur pendidikan. Saat itu pendiri Muhammadiyah, K.H. Ahmad Dahlan, memadukan pendidikan umum dengan agama.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

+ PLUS Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

Urusan kerusakan lingkungan di Indonesia sebenarnya telah menjadi masalah sangat serius. Isu ini sebenarnya bagian dari domain politik. Kerusakan lingkungan adalah buah dari kebijakan dan politik.

Berita Terkini

Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

Urusan kerusakan lingkungan di Indonesia sebenarnya telah menjadi masalah sangat serius. Isu ini sebenarnya bagian dari domain politik. Kerusakan lingkungan adalah buah dari kebijakan dan politik.

Bus Rombongan Guru SD Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Meninggal 1 Hilang

Bus terperosok ke jurang sedalam 10 meter

Kronologi Bus Tabrak Warung di Tawangmangu: Rem Blong dari Magetan

Kronologi kecelakaan bus tabrak warung di Tawangmangu, Karanganyar, Sabtu (25/6/2022) terjadi akibat rem blong sejak dari Magetan, Jawa Timur.

Transformasi Sunda Kelapa Jadi Jayakarta, Batavia Lalu Berganti Jakarta

Sebelum bernama Jakarta, kota ini memiliki beberapa penyebutan seperti Sunda Kelapa, Jayakarta hingga Batavia.

CFD Semarang Kembali Dibuka, Inilah 10 Ruas Jalan Ditutup

CFD kembali dibuka di Kota Semarang setelah sebelumnya ditutup sejak pandemi Covid-19, Minggu (26/6/2022). 

Ini Daftar Pemain Lokal Termahal PSIS Semarang

Berikut daftar pemain lokal atau dalam negeri di skuat PSIS Semarang yang memiliki nilai pasar tertinggi atau termahal.

Survei Pilpres 2024: Anies, Ganjar & Prabowo Kandidat Kuat Capres

Berdasarkan hasil survei, nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto, menjadi kandidat terkuat maju sebagai capres dalam Pilpres 2024.

Gaji ke-13 Segera Cair Lur, DPRD dan PPPK Karanganyar Juga Dapat

Komponen gaji ke-13 adalah gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, tunjangan beras, dan tunjangan PPh, tanpa potongan.

Kecelakaan di Sukoharjo Tinggi, Sopir Ambulans Dibekali PPGD, Apa Itu?

Ketua umum Forum Ambulans Sukoharjo Bersatu (FAST), Wirawan Setiadi, mengatakan perlunya pengemudi ambulans mengetahui penanganan korban lakalantas dengan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD).

Begini Kronologi Pegowes Asal Solo Meninggal di Karangpandan

Korban meninggal dunia diduga mengalami serangan jantung.

Nenek Hilang Diduga Hanyut di Sungai Mungkung Sragen, Ini Ciri-Cirinya

Ini ciri-ciri nenek-nenek yang hilang diduga hanyut di Sungai Mungkung Sragen.

Diduga Terjatuh di Sungai, Nenek Berusia 95 Tahun Asal Sragen Hilang

Nenek-nenek diduga terjatuh ke Sungai Mungkung.

Pegowes Asal Kepatihan Kulon Solo Meninggal di Karangpandan Karanganyar

Korban diduga meninggal dunia karena kelelahan saat gowes bersama rombongan.

Ketika Ganjar Pranowo Menari Gatotkaca Massal di Area CFD Solo

Kedatangan Ganjar menjadi magnet bagi para pengunjung CFD Solo.

Apresiasi Kondektur, Erick: Tindak Tegas Pelaku Pelecehan!

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan akan menyeret setiap oknum yang menciptakan suasana tidak aman dan nyaman dalam moda transportasi.

Kecamatan Tersepi di Semarang Punya Kawasan Industri

Inilah kecamatan tersepi atau paling lengang di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit.