Tutup Iklan

KAMPUS DI SEMARANG : Adakan Kuliah Umum, Udinus Datangkan Dosen dari Australia

KAMPUS DI SEMARANG : Adakan Kuliah Umum, Udinus Datangkan Dosen dari Australia

SOLOPOS.COM - Suasana kuliah umum di kampus Udinus Semarang yang diisi oleh dosen asal UNSW Australia, R Rochayah Machali, Kamis (20/10/2016) pagi. (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Humas Udinus)

Kampus di Semarang, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), menampilkan pemateri dosen dari University of New South Wales (UNSW) dalam kuliah umum.

Solopos.com, SEMARANG - Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Kamis (20/10/2016), berkesempatan mengikuti kuliah umum terkait profesi penerjemah dari dosen School of Humanities and Languages University of New South Wales (UNSW) Australia, Dr Rochayah Machali.

Sekitar 50 mahasiswa Semester V Program S1 Sastra Inggris dan Sastra Jepang Udinus Semarang turut dalam kuliah umum di Gedung G Lantai III kampus Udinus Semarang itu. Mereka tertarik mengikuti kuliah umum itu karena menyadari betapa penting dan susahnya menjalani profesi sebagai penerjemah.

Dalam kuliah umum itu, Rochayah menyebutkan jika pekerjaan menyalin bahasa tidak semudah seperti yang dibayangkan. Seorang translator atau interpreter bukan hanya bertugas mengalihbahasakan suatu kosa kata ke dalam bahasa lain, tapi juga harus menguasai kebudayaan, ideologi, dan aturan dari penerbit yang bukunya hendak diterjemahkan.

Ia mencontohkan penerjemahan novel populer Harry Potter. Dalam novel itu, penerbit memberikan aturan khusus kepada penerjemah bahwa ada beberapa frasa maupun kata yang ada di dalam novel yang tidak boleh diterjemahkan ke bahasa lain.

"Hingga saat ini saya juga masih terus belajar karena bahasa itu berkembang, terutama bahasa dialek. Bahasa dialek adalah bahasa yang sangat sulit diterjemahkan," ujar perempuan yang sudah menekuni bidang alih bahasa lebih dari 20 tahun itu dalam siaran pers yang diterima Solopos.com, Jumat (21/10/2016).

Sementara itu salah seorang mahasiswa Udinus Semarang, Agus Sri Giyanti, mengaku terkesan dengan materi yang disampaikan dosen UNSW Australia itu. Dengan mengikuti kuliah umumnya, ia menjadi tahu bahwa menjadi seorang penerjemah bukan hanya dituntut mahir mengartikan bahasa tapi juga menggunakan logika. “Translator harus paham konteks kalimat dan tidak boleh pakai perasaan saat menerjemahkan bahasa,” jelas Agus.

Berita Terkait

Berita Terkini

Wah, Ternyata Banyak ASN yang Tak Netral di Pilkada 2020, Sukoharjo Nomor Dua

Bawaslu Jateng menyebut ada 110 ASN yang terbukti tak netral pada Pilkada 2020. Mereka telah dijatuhi sanksi.

Catat! Ini Perbedaan Varian Delta dan Delta Plus

Apa sajakah perbedaan virus corona varian Delta dan Delta Plus?

Uji Coba PSIS Kontra PSIM Disiarkan Live Streaming

PSIS Semarang akan meladeni PSIM Yogyakarta pada laga uji coba yang akan disiarkan secara streaming.

15 Dokter Anak di Jateng Terpapar Covid-19

Sebanyak 15 dokter anak di Jateng terpapar Covid-19. Diduga tertular dari pasien anak yang positif Covid-19.

Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 1 Juta Dosis per Hari

Kementerian Kesehatan mempercepat program vaksinasi Covid-19 dengan target 1 juta dosis per hari.

Jenderal TNI Gadungan Diringkus di Gemolong Sragen, Sempat Kabur Meloncat dari Jendela

Ada pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI berpangkat Mayor Jenderal di Dukuh Ngrendeng, RT 17, Desa Kaloran, Gemolong, Sragen.

Kementerian ATR/BPN Gandeng UKSW Dorong Reformasi Agraria di Papua

Rektor UKSW, Neil S. Rupidara, menyambut baik ajakan kolaborasi Wamen Surya Tjandra. UKSW sudah bekerja sama dengan berbagai pihak selama ini.

Keren! Penjual Cilok Ini Sukses Beli Properti dan Sawah

Berikut ini kisah sukses penjual cilok yang bisa membeli properti dan sawah.

Diminta Berdiri Saat Lagu Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pagi, ASN Sragen: Tak Ganggu Pekerjaan Kok

Pemkab Sragen memerintahkan semua ASN untuk berdiri tegak dengan sikap sempurna saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan setiap hari, pukul 10.00 WIB.

Klaster Kantor OPD Meluas, 20 Pegawai Disdikbud Wonogiri Positif Covid-19

Pegawai kantor yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini menjalani isolasi mandiri karena gejala yang dialami ringan bahkan sebagian besar OTG.

Prediksi Inggris Vs Jerman: Awas, Tim Panser Ahlinya Fase Gugur

Tim Panser bisa mengila di fase gugur apabila mampu membenahi kelemahan-kelemahan selama babak penyisihan.

Seluruh Desa di Ngawen Klaten Zona Merah Covid-19, Ini Langkah Satgas

Seluruh desa di kecamatan Ngawen, Klaten, tercatat sebagai zona merah Covid-19 terhitung sejak, Kamis (24/6/2021). Satgas Covid-19 setempat pun mengambil langkah terkait hal tersebut.