Kampung Wisata Sambirejo Boyolali Dipenuhi Spot Selfie

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, BOYOLALI — Dengan sentuhan kreativitas, desa yang biasa-biasa saja bisa berubah menjadi tempat menarik untuk dikunjungi.

Seperti Dusun Sambirejo, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Boyolali, wilayah RT 001/RW 007 yang didiami 45 keluarga tadinya hanya kawasan sederhana. Rumah-rumah kayu berjajar di wilayah itu sebelumnya tidak berbeda dibanding suasana di desa-desa sekitarnya.

Namun, warga setempat khususnya para anggota karang taruna menyulap daerah itu menjadi desa yang menarik. Di pintu masuk, warga setempat “menyambut” calon pengunjung dengan gapura bambu dengan tulisan identitas dusun.

Setelah melewatinya, pengunjung langsung menapaki jalan cor penuh lukisan tiga dimensi (3D) dengan tema beragam. Melangkah di jalan sepanjang sekitar 100 meter itu pengunjung “dinaungi” payung-payung warna-warni di atas jalan.

Lebih ke dalam, pengunjung akan menjumpai spot-spot selfie yang sengaja dibuat warga untuk memanjakan pehobi swafoto. Spot itu antara lain replika donat raksasa yang terbuat dari pelampung.

Replika ini ternyata bukan sekadar pajangan, tetapi memiliki makna. Replika itu dibuat untuk menggambarkan produk makanan home industry yang menjadi kebanggaan warga.

Sebagian penduduk RT tersebut berprofesi sebagai pembuat/pedagang produk aneka penganan yang mereka jual di Pasar Ampel dan sekitarnya. Produk itu mulai dari gorengan, kue molen, kue cucur, kelepon, onde-onde, dan sebagainya.

Tak hanya berfoto-foto, pengunjung juga bisa melihat proses poduksi penganan-penganan tersebut di rumah-rumah warga. Tentu hal ini jika waktunya bertepatan dengan jam produksi dan sebelum mereka membawanya ke pasar untuk dijual.

Di wilayah yang berjarak sekitar 12 km arah barat laut dari Kota Boyolali itu juga terdapat spot selfie dengan latar belakang yang menarik, antara lain gazebo, taman, kupu-kupu raksasa, dan bando bunga.

Selain berfoto, pengunjung juga bisa menikmati waktu dengan memancing di kolam ikan buatan, plus mengobrol santai dengan penduduk.

Ketua karang taruna dukuh tersebut, Ulin Nurrohim, mengatakan kreativitas ini didukung semangat warganya menuju kampung wisata. “Awalnya ada lomba kampung tingkat desa, lalu kami bikin kampung wisata dengan unggulan spot selfie dan komoditas home industry yang memang sudah menjadi mata pencaharian mayoritas warga di sini,” ujarnya didampingi rekannya, Triadi dan Sunardi, saat ditemui wartawan, Jumat (31/8/2018).

Sementara itu, ketua RT setempat Surono sangat mendukung kreativitas warga tersebut. Agar kampung wisata ini dapat lebih maju, Surono berencana mengembangkan sumber daya manusia (SDM) dengan mengikutsertakan pada pelatihan-pelatihan pariwisata.

Terpisah, Kepala Desa Urutsewu Haryanto mengatakan akan meminta dukungan Pemkab Boyolali untuk pengembangan kampung wisata tersebut.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Hore.. Diskon 100% PPnBM Diperpanjang Hingga Desember

Pemerintah resmi memperpanjang diskon 100% PPnBM hingga Desember 2021.

Viral! Aksi Maling HP Terobos Lubang Pagar Besi Bikin Tegang, Dikira Nyantol Ternyata...

Aksi seorang pencuri ponsel yang terekam kamera CCTV viral di media sosial lantaran mampu melewati lubang pagar besi yang kecil.

Bobol Konter Dua Kali, Pasutri di Ponorogo Curi Puluhan Tabung Gas Elpiji

Sepasang suami istri mencuri 50 tabung gas 3 kg dan uang Rp1 juta di konter 212 Cellular depan BRI Siman, Desa Brahu, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

IKM di Grobogan Didorong Meningkatkan Daya Saing

Pemkab Grobogan bersama anggota DPR RI menggandeng sejumlah perusahaan untuk sosialisasi agar IKM memiliki daya saing.

Kompolnas Desak Pengusutan Tuntas Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kece

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece ini diusut tuntas.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Sagitarius Gampang Tergoda Penawaran Kerjasama

Ramalan zodiak hari ini menyebut seseorang bisa jadi datang ke rumah dan mampu membuat percaya Sagitarius untuk terlibat kerjasama.

Tanpa Ampun, Ajax Libas Tim Promosi Cambuur 9-0

Ajax memberondong tim promosi Liga Belanda Cambuur Leeuwarden dengan 9 gol tanpa balas dalam laga pekan kelima di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Juergen Klopp Puji Sadio Mane Seusai Liverpool Libas Crystal Palace 3 Gol Tanpa Balas

Juergen Klopp menyanjung tinggi-tinggi Sadio Mane setelah Liverpool mengatasi Crystal Palace 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Sudah Bikin 37 Buku Novel hingga Komik, Siswi MAN 1 Solo Ini Raih Penghargaan dari Gubernur DIY

Nadia Shafiana Rahma adalah salah satu cerpenis dan novelis dari MAPK dan Pondok Pesantren Hadil Iman MAN I Solo.

Petik Hasil Imbang Lawan Southampton, Guardiola Sebut Pemain City Punya Masalah Ini

Manchester City hanya memetik hasil imbang 0-0 saat menjamu Southampton dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Jelang PTM, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun Ikuti Vaksinasi

Selain sebagai persiapan PTM, vaksinasi ini juga penting karena sebagai salah satu syarat seseorang mendapatkan pelayanan umum dan pelayanan transportasi publik.

Eks Napi Terorisme Desak Pembubaran BNPT

Para eks Napiter NKRI itu meyebut program BNPT pemberdayaan para alumni napiter yang sudah bebas tidak jelas.

Sepuluh Persen SMP di Bantul Jalani Uji Coba PTM

Senin Depan, sejumlah SMP sederajat di Bantul menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Rusak Gembok, Pasutri di Ponorogo Mencuri di Toko Dua Kali

Pasangan suami ini dua kali berturut-turut mencuri di sebuah Toko di Desa Brahu, Kecamatan Siman, Ponorogo.

500 KPM PKH di Karanganyar Diverifikasi Pendampingan Usaha

500 KPM PKH di Karanganyar Diverifikasi Pendampingan Usaha