Tutup Iklan
Menu makanan dengan bahan ikan. (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, JEPARA — Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (2/11/2019), menyasar pelajar sekolah dasar dalam kampanye gemar makan ikan.

Kampanye gemar makan ikan yang diselenggarakan oleh Forikan bersama Pemkab Jepara dan PKK digelar di Alun-Alun Jepara. Ratusan murid SD dilibatkan guna meningkatkan tingkat konsumsi masyarakat terhadap ikan.

Menurut Ketua Forikan Kabupaten Jepara Hesti Nugroho Forikan menegaskan kampanye itu bukan hanya untuk mendorong masyarakat gemar makan ikan. Kampanye itu juga untuk mengarahkan masyarakat soal tata cara memilih dan mengolah ikan yang benar.

Acara tersebut juga menghadirkan koki legendaris nusantara Sisca Soewitomo yang juga memberikan resep dan mendemokan cara mengolah makanan berbahan utama ikan. Para pelajar dan pengunjung juga bisa menikmati aneka olahan ikan segar secara gratis.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk peningkatan gizi masyarakat, terutama kepada anak-anak pada masa tumbuh kembang otak. Ketika gemar makan ikan bisa ditingkatkan, diyakini dapat pula mencegah terjadinya kasus kekerdilan (stunting).

"Peningkatan gizi melalui gerakan seribu hari pertama kehidupan, peningkatan konsumsi ikan diharapkan dapat membantu menyelesaikan kasus gizi ganda atau kekurangan dan kelebihan gizi,” ujarnya sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Minggu (3/11/2019).

Pelaksana Tugas Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan bahwa ikan sebagai sumber protein hewani paling murah dibandingkan sumber protein hewani lain serta punya manfaat melimpah. "Kandungan asam lemak omega tiganya bisa mencerdaskan otak dan kuatkan jantung. Itu sebabnya kandungan gizi ikan amat baik untuk tumbuh kembang anak," ujarnya.

Ia mengungkapkan tingkat konsumsi ikan warga Kabupaten Jepara menempati urutan kelima teratas di tingkat Jateng. Dengan potensi ikan yang melimpah, dia optimistis, dapat meningkatkan tingkat konsumsi ikan.

Tingkat konsumsi ikan warga Jepara pada tahun 2018 sebanyak 27,81 kg/kapita setiap tahun. Angka itu jauh dari standar nasional 50,69 kg/kapita setiap tahun.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten