Kalijambe Sragen Rintis 4 Desa Wisata, Ini Sumber Anggarannya
Bocah menaiki batu besar untuk melihat air terjun Kedung Bangkong di Dukuh Ngrukun RT 002, Desa Krikilan, Kalijambe, Sragen, Kamis (4/3/2021). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak empat desa di wilayah Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah, akan dikembangkan lewat Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan (RPKP), khususnya untuk mengangkat potensi wisata desa.

Keempat desa di Kalijambe yang memiliki potensi wisata tersebut terdiri atas Desa Krikilan, Ngebung, Bukuran, dan Manyarejo.

Tim dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terjun langsung dan berdialog dengan Pemerintah Desa Krikilan, Kalijambe, Sragen, pada Kamis (4/3/2021) siang. Tim lintas organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut masih menjajaki potensi RPKP tersebut.

Baca juga: Todongkan Pistol, Perampok Bawa Kabur Uang Rp19 Juta dari Alfamart Masaran Sragen

Perwakilan dari Pemprov Jateng Catur Brotosusilo didampingi Eko Wahyudi menyampaikan penganggarannya ada di tingkat kabupaten dan provinsi.

Dalam RPKP itu, ujar Catur, merupakan kawasan terintegrasi yang disusun oleh tim lintas OPD di tingkat kabupaten.

“Ini masih tataran konsep awal sebagai tindak lanjut dari sekolah lapang yang dilakukan oleh empat desa itu. Karena ada pandemi maka program sekolah lapang pun berhenti sementara,” katanya.

Baca juga: Mengintip Pesona Air Terjun Batu Pengantin di Krikilan Sragen, Masih Perawan Lho

Kepala Desa Krikilan, Widodo, menyampaikan RPKP itu itu arahnya pada pengembangan wisata desa. Dia mengatakan programnya nanti diwadahi dalam badan usaha milik desa (BUMDesa) bersama sehingga tindak lanjutnya nanti harus ada kerja sama antardesa.

“Nanti kami akan melihat potensi desa masing-masing kemudian disinkronkan. Apa yang dibutuhkan nantinya dimintakan ke provinsi. Jadi nanti ada surat keputusan kerja sama antardesa,” jelasnya.

Paket Wisata Sangiran

Widodo mengatakan masing-masing desa dalam RPKP itu nanti akan merintis desa wisata. Sebenarnya dokumen rintisan desa wisata itu sudah disampaikan ke Pemkab Sragen tetapi sampai sekarang belum turun.

“Di Krikilan sendiri sudah punya rencana paket wisata, seperti museum Sangiran, wisata alam Bukit Tingkir, sumber air asin, dan seterusnya. Termasuk paket usaha mikro kecil dan menengah, produk kesenian daerah, sampai pasar budaya,” ujarnya.

Baca juga: Terungkap! Bus Mira Ngeblong Lawan Arus Picu Kecelakaan Tewaskan Remaja di Sragen

Sekretaris Desa (Sekdes) Krikilan Aries Rustioko menambahkan pasar desa itu sebenarnya sudah dirancang untuk rutin setiap bulan sekali tetapi masih terbentur pandemi.

Aries mengatakan sebenarnya masih ada potensi alam yang masih perawan, seperti gerojokan di wilayah Dukuh Ngrukun, Krikilan.

“Saya sudah menampilkan potensi alam itu lewat media Youtube supaya bisa dikenal dulu. Dalam pengembangan gerojokan itu membutuhkan akses infrastruktur. Pelan-pelan, sekarang masih fokus merampungkan selter terminal bus,” katanya.



Berita Terkini Lainnya








Kolom