SOLOPOS.COM - Ilustrasi korban kecelakaan (JIBI/Harian Jogja/Dok)

Kaleidoskop 2015 ini terkait korban tewas akibat kecelakaan di Boyolali.

Solopos.com, BOYOLALI – Selama 2015, sebanyak 118 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Boyolali. Jumlah korban tewas tahun lalu lebih banyak jika dibandingkan 2014 yakni sebanyak 72 orang atau terjadi kenaikan sebanyak 46 orang.

Promosi Beli Emas Bonus Mobil, Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio untuk Nasabah Loyal

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono, mengatakan jumlah kasus kecelakaan 2015 menurun jika dibandingkan 2014. Ia menyebut pada 2015 terjadi 606 kecelakaan, sedangkan tahun 2014 sebanyak 640 kasus.

“Kami cukup prihatin dengan angka korban tewas akibat kecelakaan di Boyolali tahun lalu meningkat tajam,” ujar Kapolres saat ditemui wartawan di Boyolali belum lama ini.

Kapolres mengatakan banyak faktor yang menyebabkan jumlah korban tewas akibat lakalantas di Boyolali tahun lalu meningat drastis. Salah satu faktornya adalah jenis kecelakaan.

2014, kata dia, sebagian besar kecelakaan yang menyebabkan korban tewas terjadi antara sepeda motor vs sepeda motor. Sekarang justru justru cenderung antara sepeda motor vs truk dan mobil hingga mobil vs mobil sehingga korban tewas naik. Faktor lainnya adalah terjadi peningkatan jumlah kendaraan di jalan raya.

Ia mengatakan besaran kerugian materi akibat kecelakaan selama 2015 lalu senilai Rp117 juta. Jumlah kerugian rumat 2015 cenderung turun jika dibandingkan tahun 2014 yakni senilai Rp191 juta.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Boyolali AKP Yuna Ahadiyah, mengatakan sebagian besar kecelakaan di Boyolali banyak terjadi di jala raya Solo-Semarang. Jalan tersebut masuk rawan kecelakaan karena kondisi jalanya sangat sempit sementara jumlah kendaraan yang lewat sangat banyak.

“Kami sudah memasang rambu lalu lintas peringatan rawan kecelakaan disepanjang jalan raya Solo-Semarang. Harapannya tahun ini angka korban tewas akibat lakalantas turun,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya