Kalahkan Dua Kandidat, Zulfikar Terpilih Jadi Ketua KNPI Sragen

Zulfikar Mahmud Syah Al Jayati terpilih menjadi Ketua Umum DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sragen periode 2022-2025.

 Para tokoh pemuda di Sragen bersama Ketua DPRD Sragen Suparno dan pejabat di lingkungan Pemkab Sragen mengepalkan tangan seusai Musda KNPI di Gedung Kartini Sragen, Minggu (13/6/2022). (Istimewa/Zulfikar)

SOLOPOS.COM - Para tokoh pemuda di Sragen bersama Ketua DPRD Sragen Suparno dan pejabat di lingkungan Pemkab Sragen mengepalkan tangan seusai Musda KNPI di Gedung Kartini Sragen, Minggu (13/6/2022). (Istimewa/Zulfikar)

Solopos.com, SRAGEN — Zulfikar Mahmud Syah Al Jayati terpilih menjadi Ketua Umum DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sragen periode 2022-2025. Ia terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) XIII yang digelar di Gedung Kartini Sragen, Minggu (12/6/2022) lalu.

Zulfikar mengalahkan dua kandidat lainnya dengan 33 suara dari total 42 suara dalam Musda tersebut. Dua kandidat yang dikalahkan Zulfikar itu yakni M. Fahri Husaini yang berangkat dari DPD KNPI Sragen dan M. Ryan Argovinda yang berangkat dari DPK KNPI Kecamatan Plupuh.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Kami mendapat 33 suara dari total 42 suara. Total suara itu berasal dari perwakilan 20 dewan pimpinan kecamatan (DPK) dan 22 organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP),” ujarnya kepada Solopos.com, Senin (13/6/2022).

Zulfikar memiliki visi yang senapas dengan visi Pemerintah Kabupaten Sragen yakni Menuju Kabupaten Sragen Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya Berlandaskan Semangat Gotong-royong. Visi yang diangkat Zulfikar adalah Sinergi Pemuda Untuk Kabupaten Sragen Bermental Juara. Dia menjelaskan visi itu dijabarkan dalam misi dan program kerja.

Baca Juga: KNPI Karanganyar Kumpulkan Pengurus Sayap Muda Parpol, Ini yang Dibahas

Setidaknya ada tiga misi yang dicanangkan Zulfikar, di antaranya meningkatkan peran KNPI/pemuda dalam membangun kewirausahaan untuk kesejahteraan guna mendorong kemandirian ekonomi pemuda.

Kemudian membangun sinergi antar-OKP/pemuda yang bertujuan meningkatkan solidaritas antar-OKP/pemuda guna menciptakan Kabupaten Sragen yang bermental juara. Terakhir menumbuhkembangkan sikap menjaga nilai, tradisi, norma, budaya, dan agama di kalangan pemuda.

“Saya memiliki sembilan program kerja selama saya menjabat. Saya akan membuat Sragen Millenial Expo dan Sragen Lawyers Club (Forum Diskusi Polhukam). Saya juga akan membuat Sukowati Society (Berbudaya/diskusi sejarah & kebudayaan). Ada pula program KNPI Sragen Achievment Award, Media Centre Kepemudaan Sragen, Pemuda Desa Berdaya, Kemah Kebangsaan Pemuda, Sekolah Politik Sragen, dan Sekolah Bisnis Sragen [mandiri/ekonomi],” jelasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Bermalam di Jl. Mayor Kusmanto Demi Jaga Lapak Jualan di CFD Klaten

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Supriyono, menjelaskan PKL hanya diperbolehkan menempati kawasan paving di kedua sisi Jl. Mayor Kusmanto.

Lantang! Rudy Solo: Ganjar Pranowo Presiden ke-8 RI

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memprediksi Ganjar Pranowo menjadi presiden kedelapan RI.

Warga Sragen Meninggal Tak Wajar: Mayat Sujud Tapi Kepala Masuk Ember

Warga Sragen diduga meninggal secara tak wajar karena posisi mayatnya seperti sujud, namun kepalanya berada di dalam ember di kamar mandi.

Makam Jenazah Warga Sragen Dibongkar, Meninggal Tak Wajar?

Jenazah warga Sragen yang diduga meninggal tak wajar diautopsi setelah kuburannya dibongkar.

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.

Nostalgia Naik 7 Bus Legend Rute Solo-Sukoharjo, Sensasinya Hmm Mantap

Deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini masih cukup eksis meskipun jumlah penumpangnya terus menurun.

Gagal Diraih Solo, Ini Potensi 4 Kota Kreatif Unesco di Indonesia

Kota Solo dua kali gagal meraih predikat The Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau Kota Kreatif Unesco. Di Indonesia, terdapat empat kota yang sudah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Unesco.

Obati Rindu! CFD Klaten di Jl Mayor Kusmanto Diserbu Warga

Penyelenggaraan CFD perdana di Klaten setelah dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19 diserbu warga.

Disebut Tak Punya Bumel, Ini Deretan Bus Kota Legend di Sukoharjo

Masih ingat dengan deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah?

Bulan Bakti IIDI, Bagikan 1.000 Telur untuk Anak-Anak di CFD

Sebanyak 1.000 telur dibagikan dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Istri Dokter Indonesia, yang mengusung tema dukung program prioritas nasional cegah stunting.

Warga Banjiri CFD Perdana di Jl. Mayor Kusmanto Klaten

Warga membanjiri kawasan jalan Mayor Kusmanto yang digunakan untuk area CFD.

Round Up Masalah PPDB SMA/SMK di Solo: Zonasi - Manipulasi Bikin Pusing

Sederet masalah mewarnai proses PPDB SMA/SMK di Kota Solo pada tahun ini.

Round Up Remaja Wonogiri Hilang - Hamil, Ayah Bayi Masih Misterius

Sosok ayah bayi dalam kandungan remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu sampai saat ini belum diketahui dengan pasti.