Serena Williams dan Bianca Andreescu. (Reuters-Danielle Parhizkaran)

Solopos.com, NEW YORK — Serena Williams bertanya-tanya kapan ia akan mulai bermain layaknya petenis yang telah memenangkan 23 gelar Grand Slam. Bagaimana tidak, petenis Amerika Serikat (AS) itu dipaksa menyerah di hadapan pendukungnya sendiri oleh petenis 19 tahun asal Kanada, Bianca Andreescu, dalam final US Open 2019.

Yang lebih menyakitkan, Serena kalah dua set langsung, 3-6, 5-7, di Arthur Ashe Stadium, Minggu (8/9/2019), tempat yang sama ketika dia memenangi gelar Grand Slam pertama dalam kariernya 20 tahun silam, tepatnya sembilan bulan sebelum Andreescu lahir.

Di sisi lain, hasil itu membawa Andreescu mencatat sejarah besar dengan menjadi petenis Kanada pertama yang menjuarai gelar Grand Slam dalam debutnya di US Open. Dilansir USOpen.org, Minggu, kekalahan di US Open 2019 memperpanjang puasa gelar Grand Slam Serena Williams.

Petenis yang akan berusia 38 tahun pada 26 September 2019 itu selalu kandas di final turnamen mayor dalam dua tahun terakhir. Mantan ratu tenis dunia ini selalu gagal meraih gelar dari empat final Grand Slam sejak memenangi Australian Open 2017.

Kegagalan demi kegagalan itu membuat Serena belum sanggup menyamai Margaret Court sebagai pemegang rekor Grand Slam terbanyak di era open dengan 24 gelar. “Kekalahan ini memang bikin frustrasi, tapi sebagian besar hal pentingnya adalah saya masih di sini. Saya masih melakukan apa yang saya bisa,” ujar Serena.

Di pertandingan itu, Serena tampil relatif ceroboh usai membukukan delapan double fault dan 33 unforced error. Jumlah winner yang dicatat Serena (33), hampir dua kali lipat dari Andreescu (18), menjadi tidak berarti karena blunder yang dilakukannya sendiri.

Sementara itu, gelar US Open 2019 bak puncak performa Andreescu yang meroket sepanjang tahun ini. Sebelum ini, Andreescu sudah mengejutkan publik tenis dunia dengan menjuarai Indian Wells 2019 dengan mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia, Angelique Kerber.

Kesuksesan itu membuatnya melesat ke peringkat 24 dari yang sebelumnya sempat terdampar di peringkat 152 tahun 2018. Sempat terganggu karena cedera bahu yang memaksanya absen di Wimbledon, Andreescu membayar lunas dengan kemenangan di US Open.

Kesuksesan itu akan membawa Andreescu naik ke peringkat lima dunia, Senin (9/9/2019). “Tahun lalu bukan periode mudah dalam hidup saya, saya banyak cedera. Saya cuma terus percaya pada diri sendiri. Saya terus bekerja keras, menjaga momentum dan kepercayaan diri,” ujar Andreescu seperti dilansir Reuters. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten