Tim sepak takraw Indonesia menunjukkan medali perak ASEAN School Games. Indonesia harus meraih perak setelah kalah dari Thailand 0-2 pada final nomor tim di Sport Hall Unika Soegijapranata, Semarang, Minggu (21/2/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANG – Mimpi Indonesia mengukir sejarah di cabang olahraga (cabor) sepak takraw ASEAN School Games (ASG) menemui jalan terjal. Skuat Merah Putih belum mampu meraih emas pertamanya di cabor bola rotan itu setelah di final nomor tim takluk dari Thailand dengan skor 0-2.

Bermain di depan pendukungnya, di Sport Hall Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Semarang, Minggu (21/7/2019) pagi, Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada Thailand.

Hanya saja, Thailand terlalu kuat buat Indonesia. Thailand bahkan tidak kehilangan satu poin pun saat menghadapi Indonesia di partai final.

Regu pertama Indonesia yang diperkuat Nikolas Dani Saputra sebagai tekong serta Jelki Ladada dan Bintang Aljabar sebagai apit dipaksa menyerah dengan Thailand dengan skor 15-21 dan 14-21.

Pun demikian dengan regu kedua yang diperkuat M. Farid Alfarizi (tekong) serta Diki Apriyadi dan Anwar Budiyanto (apit), kalah dengan skor telak  dan 16-21.

Pelatih sepak takraw Indonesia, Setyo Budi, mengakui kalau pemainnya kalah dari Thailand. Tak hanya dari segi teknik, pemainnya juga kalah dalam hal jam terbang.

“Harapan kami ke depan agar sepak takraw diperbanyak kompetisi. Supaya para pemain punya banyak jam terbang. Lihat permainan tadi, kita kalah pengalaman dari Thailand,” ujar Setyo Budi seusai pertandingan.

Kendati gagal meraih emas di nomor tim, Manajer tim sepak takraw Indonesia, Sugeng Samsul Arifin, masih memiliki asa timnya menyudahi puasa medali emas ASG. Indonesia masih memiliki harapan meraih medali emas pada nomor beregu dan double event.

 “Sebenarnya semua nomor kita targetkan final. Tapi, peluang emas yang paling memungkinkan ada di nomor double event karena Thailand juga masih belajar. Semoga dari nomor itu kita bisa mengukir sejarah meraih  emas kali pertama di ASG,” ujar Sugeng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten