Tutup Iklan
Kala Sepeda menjadi Tren di Tengah Pandemi, Harga Rp2 Juta Laris Manis!
Konsumen antre menunggu giliran masuk di Toko Sepeda Rukun Makmur, Solo, Kamis (4/6/2020). (Solopos/Nicholous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Bersepeda menjadi tren di tengah pandemi Covid-19. Konsumen pun rela antre untuk membeli sepeda dengan harga yang paling diminati mulai Rp2 juta.

Seperti yang terjadi di Toko Sepeda Rukun Makmur di Jl. Slamet Riyadi No.147, Solo. Pantauan Solopos.com pada Kamis (4/6/2020), puluhan orang menatap pintu toko yang masih tertutup.

Mereka antre masuk ke toko tersebut secara bergilir ketika pengunjung lain keluar toko melalui salah satu pintu.

Round Up Covid-19 Boyolali: Kasus Positif Bertambah Jadi 27, Di Antaranya 5 Warga Desa Senting Sambi

Salah satu pembeli adalah Sumiati, 50. Senyum Sumiati mengembang ketika karyawan Toko Sepeda Rukun Makmur membuka salah satu pintu. Karyawan itu mendorong sepeda gunung berkelir hitam yang baru ia beli seharga Rp2.135.000.

Warga Kelurahan Combongan, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, tersebut mendapatkan sepeda idaman setelah berkunjung ke enam toko sepeda sejak pagi.

Ibu dua anak tersebut membeli sepeda karena merasa jenuh setelah melakukan pembatasan sosial di rumah selama lebih dari dua bulan terakhir. Ia memilih bersepeda untuk mengusir rasa jenuh di rumah dibandingkan mengunjungi mal atau pusat kerumunan.

Video 6 Remaja Berboncengan Naik Sepeda Motor di Sragen Viral

Pilih Bersepeda daripada ke Mal

Alasan lain, sepeda sedang jadi tren. “Pilih bersepeda karena aman. Ada udara segar. Enggak berkerumun. Apalagi sepeda kan lagi ngetren. Saya ingin bersepeda dengan anak-anak. Mereka yang sudah punya sepeda,” katanya.

Pemilik Rukun Makmur, Meiko, menjelaskan penjualan sepeda jatuh pada awal pandemi Covid-19, tetapi mulai bangkit sejak April 2020. Kini, transaksi penjualan sepeda Rukun Makmur meningkat tiga kali lipat dibandingkan sebelum wabah virus corona.

Sudah Sembuh, Dokter RSUP Kariadi Semarang Beri Hadiah Gubernur Jateng

“Mereka yang membeli sepeda bosan di rumah. Tren sepeda cepat sekali naik. Dulu istilahnya beli sepeda itu gengsi-gengsian. Sekarang lebih merakyat. Mereka membeli sepeda secara berkelompok. Satu dua orang datang ke sini mambawa list sepeda yang ingin dibeli,” paparnya.

Rukun makmur menjual satu sepeda dengan harga berkisar Rp2 juta per unit sampai Rp50 juta per unit. Para pembeli berasal dari berbagai daerah Soloraya.

Menurut dia, konsumen paling banyak membeli sepeda jenis gunung dan lipat. Sedangkan harga sepeda yang paling diminati adalah harga Rp2 juta sampai Rp5 juta per unit sepeda.

Solopos Hari Ini: Pemkot Solo Tak Lagi Perpanjang KLB


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho