Kakek Supomo Wonogiri Selamat dari Rumah Terbakar Gegara Lilin
Warga membersihkan rumah warga di Desa Talunombo, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri yang sebelumnya terbakar. (Solopos/BPBD Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Seorang kakek 70 tahun selamat dari musibah rumah terbakar. Pria tua bernama Ali Supomo itu dapat menyelamatkan diri sesaat setelah mengetahui rumahnya di Desa Talunombo, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri terbakar, Sabtu (27/2/2021) dini hari.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Bambang Haryanto, kepada wartawan, Sabtu, mengatakan kebakaran diketahui kali pertama pukul 00.15 WIB. Diduga kebakaran disebabkan oleh nyala lilin yang membakar kasur busa lalu api menjalar ke area sekitar.

Awalnya, penghuni rumah, Ali Supomo, menyalakan lilin, Jumat (26/2/2021) pukul 17.00 WIB lantaran sedang mati listrik. Ali menaruh lilin dekat kasur busa yang biasa sebagai alas tempat tidurnya.

Baca juga: Terduga Teroris Ditangkap di Malang, Kerja Jadi Guru

Kemudian dia tidur dengan kondisi lilin menyala. Pada dini hari dia terbangun karena merasakan tubuhnya semakin panas.

Ali pun terkejut karena area sekitar tempat tidur di rumah itu sudah terbakar. Dia lalu menyelamatkan diri sembari meminta tolong. Warga sekitar lalu berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Api semakin membesar.

Lebih kurang 15 menit kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Lantaran sudah telanjur membesar sehingga api sulit dipadamkan. Api kemudian menjalar ke bangunan utama sebelahnya.

“Api dapat dipadamkan pukul 02.30 WIB. Pemadaman dibantu warga, personel TNI, polisi, sukarelawan, dan pihak pemerintah kecamatan,” kata Bambang.

Baca juga: Ditabrak KRL Solo – Jogja hingga Terpental 8 Meter, Warga Ceper Klaten Meninggal

Kerugian material ditaksir mencapai 80 juta. Semua perabot di dua bagian rumah Ali masing-masing berukuran 10 meter x 16 meter dan 7 meter x 16 meter ludes terbakar. Bangunan hanya menyisakan dinding beton.

“Pagi tadi [Jumat] dilaksanakan gotong royong membersihkan puing-puing kebakaran. Semua elemen, dari pemerintah desa hingga warga sekitar mengikuti kegiatan,” kata Bambang.

 



Berita Terkini Lainnya








Kolom