Kakek-Kakek Wonogiri Hilang 2 Hari, Ngakunya Naik Bus Ke Malaysia
Kakek-kakek asal Girimarto, Wonogiri, Karyosijo, dipapah warga seusai ditemukan di ladang setelah dua hari menghilang, Rabu (7/4/2021). (Instagram @repostwonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI -- Kakek-kakek warga Dusun Brenggolo, Desa Sanan, Kecamatan Girimarto, Wonogiri, Karyosijo, yang sempat menghilang selama dua hari sejak Senin (5/4/2021) akhirnya ditemukan di ladang pada Rabu (7/4/2021).

Saat ditemukan di ladang yang berjarak sekitar 5 kilometer dari rumahnya itu, kakek-kakek tersebut dalam keadaan sehat. Warga pun sempat menanyakan ke mana saja Karyosijo selama dua hari menghilang.

"Katanya ia naik bus bagus ke Malaysia. Kemudian disambut atau dijamu dengan baik. Setelah kembali dan turun di terminal baru sadar. Sadarnya itu ketika sudah banyak orang yang menemukannya. Lalu menceritakan kejadiannya. Tapi ya enggak tahu benarnya gimana, karena memang kakek ini sudah sering lupa," kata Ketua RW Dusun Brenggolo, Narno, saat dihubungi Solopos.com, Rabu petang

Baca Juga: Banjir di Paranggupito Wonogiri, Puluhan Rumah Terendam

Narno mengatakan kakek-kakek asal Girimarto, Wonogiri, itu hilang dari rumah sejak Senin (5/4/2021) sekitar pukul 17.15 WIB. Ia baru ditemukan pada Rabu (7/4/2021) sekitar pukul 07.30 WIB.

"Ditemukan di tegalan atau ladang. Tapi masih masuk kawasan Desa Sanan. Dari rumahnya berjarak antara empat hingga lima kilometer. Tegalan itu memang jauh dari permukiman," kata Narno.

Menurutnya, Karyosijo kali pertama ditemukan oleh pemilik tegalan. Pada Rabu pagi, pemilik tegalan melintas dan melihat Karyosijo tengah duduk di bawah pohon.

Baca Juga: Waduh! Puluhan Ribu Keluarga di Wonogiri Terancam Tak Terima BST Lagi

Kadang Ingat Kadang Lupa

"Pemilik tegalan itu lantas bertanya dan memintai keterangan kakek-kakek itu. Setelah itu ia bergegas mencari orang lain untuk membantu mengantarkan si kakek pulang. Saat pergi, pemilik tegalan menyuruh orang yang sedang mencari rumput menjaga kakek itu," ungkapnya.

Narno mengatakan kakek-kakek Wonogiri  yang hilang itu berusia 80-81 tahun. Kondisinya sudah sedikit pikun, kadang ingat sesuatu kadang lupa. Biasanya juga keluar dari rumah, namun tidak sampai jauh dan tidak lama. Tapi yang terakhir itu, Karyosijo sampai lama tidak ditemukan dan dinyatakan hilang.

Menurut Narno, berbagai cara sudah ditempuh, bahkan sempat dipanggilkan orang pintar untuk menemukan kakek-kakek itu. Warga juga ikut mencari ke berbagai tempat. "Hilangnya itu bukan karena ada masalah dengan keluarga atau siapa-siapa," ujar Narno.

Baca Juga: Awal Ramadan, Alun-Alun Wonogiri Direncanakan Dibuka Kembali untuk Dagang PKL

Ia mengatakan sebelumnya Karyosijo mempunyai riwayat sakit kepala sehingga mengakibatkan pikun. Terkadang ingat, terkadang tidak. Di rumah, Karyosijo tinggal bersama istri dan cucunya. Anaknya merantau.

Perihal ditemukannya Karyosijo setelah menghilang dua hari sempat diunggah akun Instagram @repostwonogiri, Rabu (7/4/2021). "Alhamdulillah Simbah kakung yang Hilang sejak kemaren sebelum Maghrib (Senin 5 april 2021) Brenggono Sanan Girimarto Wonogiri di temukan di Alas kemengan," tulis akun tersebut pada keterangan unggahan fotonya.



Berita Terkini Lainnya








Kolom