Kajen Fokus ke Wilayah Langganan Banjir

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menitik beratkan perhatian ke lokasi langganan banjir di daerahnya saat musim penghujan ini.

Senin, 6 Januari 2020 - 10:50 WIB Penulis: Newswire Editor: Rahmat Wibisono | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meninjau lokasi banjir di Desa Sipacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalonan, Jawa Tengah. (Antara-Kutnadi)

Solopos.com, KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan fokus pada penanganan banjir di sejumlah titik yang menjadi langganan banjir saat memasuki musim penghujan. Perhatian pemerintah daerah yang beribu kota di Kajen itu bakal tertuju pada titik-titik seperti Desa Sipacar atau di sekitar bantaran Sungai Meduri, Kecamatan Tirto.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Minggu (5/1/2020), mengatakan bahwa setiap memasuki musim penghujan, potensi banjir masih terus mengancam wilayah sekitar bantaran Sungai Meduri. Maklum saja, kondisi sungai itu selama ini tidak mampu menampung luapan air hujan.

“Selama ini titik akumulasi air hujan maupun saluran pembuangan air dari rumah warga yang mengakibatkan potensi air sungai meluap ke permukiman warga dan jalur pantura. Oleh karena kita perlu penanganan khusus agar wilayah Kabupaten Pekalongan tidak ada yang tergenang,” katanya.

Menurut dia, hingga saat ini sebagian besar kondisi wilayah Kabupaten Pekalongan masih aman. Tanggul rob dan pompa air dinyatakannya masih beroperasi baik sebagaimana mestinya.

“Oleh karena, menurut saya [kondisi wilayah yang masih tergenang air ini] maka tahun depan harus sudah selesai [dikerjakan] semua. Hal ini tentunya akan membutuhkan mapping [pemetaan] yang jelas,” katanya.

Asip mengingatkan warga agar terus meningkatkan kewaspdaan terhadap potensi bencana karena kondisi curah hujan masih cukup tinggi. “Meski saat ini kondisi wilayah masih aman namun kami berharap pada [musim penghujan ini] warga meningkatkan kewaspadaannya terhadap bahaya banjir dan bencana lainnya,” katanya.

Ia menambahkan bagi aparatur di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten diminta harus terus siap siaga untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif