Kategori: Nasional

KAI Perpanjang Syarat Naik KA Jarak Jauh: Wajib Swab Antigen


Solopos.com/Farida Trisnaningtyas

Solopos.com, SOLO — Pelanggan kereta api (KA) jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatera diharuskan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil non-reaktif swab test antigen sebagai syarat untuk naik KA pada periode 9-25 Januari 2021.

Aturan tersebut sesuai dengan Surat Edaran kemenhub No 4 Th 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Covid-19.

“KAI mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api,” ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus, Minggu (10/1/2021).

PSBB Solo: Mal & Hik Wajib Tutup Pukul 19.00 WIB, Satpol PP Patroli 24 Jam

Joni menjelaskan pelanggan KA jarak jauh diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan. Adapun syarat naik KA tersebut tidak diwajibkan untuk pelanggan dengan usia di bawah 12 tahun.

Selain itu, pelanggan KA jarak jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut, memakai face shield, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

Firasat Istri Capt Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ182 Sebelum Terbang

Para pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan. Bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari dua jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum, terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

“Jika di dalam perjalanan pelanggan menunjukan gejala Covid-19, menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare dan demam atau suhu badan lebih dari 37,3 derajat celsius maka pelanggan tidak boleh melanjutkan perjalanan selanjutnya  diturunkan di stasiun terdekat untuk dilakukan pemeriksaan,” papar dia.

Dipakai Sriwijaya Air SJ182, Pesawat Boeing 737-500 Rawan Mati Mesin

Manager Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Supriyanto, menambahkan khusus untuk KA Joglosemarkerto, KA Prameks, dan KA bandara tidak diwajibkan menunjukkan hasil Rapid-test/PCR. Namun syarat lainnya masih berlaku.

“Untuk mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” jelas dia.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita