Tutup Iklan
Vice President PT KAI Daops VII Madiun, Wisnu Pramudyo (kanan), bersalaman dengan Kepala BNNK Nganjuk Agoes Riyanto di Kantor Daops VII Madiun, Selasa (23/7/2019). (Istimewa-PT KAI Daops VII Madiun)

Solopos.com, MADIUN -- PT KAI Daops VII Madiun bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nganjuk untuk mengawasi peredaran narkoba di wilayah kerja Daops VII Madiun. Ini merupakan bentuk nyata memerangi peredaran narkoba di perusahaan pelat merah tersebut.

Penandatanganan kerja sama antara http://madiun.solopos.com/read/20190427/516/988270/bnnp-jatim-bekuk-pengedar-narkoba-di-terminal-madiun" title="BNNP Jatim Bekuk Pengedar Narkoba di Terminal Madiun">PT KAI Daops VII Madiun dengan BNN Kabupaten Nganjuk berlangsung di ruang Vice President Daops VII Madiun, Selasa (23/7/2019). BNNK Nganjuk memiliki wilayah kerja meliputi Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Magetan, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Kabupaten Ngawi.

Manager Humas PT KAI Daops VII Madiun, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan kerja sama dengan BNNK Nganjuk merupakan upaya memberantas narkoba di lingkungan PT KAI.

Kerja sama ini menurutnya penting karena BNN merupakan badan resmi negara yang memiliki kapasitas untuk pemberantasan narkoba. Selain itu, perlengkapan milik BNN juga lebih lengkap.

"Sebenarnya setiap masinis atau petugas yang bekerja setiap hari dikontrol. Tetapi dengan kerja sama ini tentu pemantauannya akan lebih maksimal," kata dia.

Ixfan menyampaikan kerja sama itu juga akan membuka pertukaran informasi terkait pengguna narkoba. Sehingga saat ada masinis atau pegawai http://madiun.solopos.com/read/20190312/516/977646/demi-cinta-wanita-madiun-ini-rela-jadi-kurir-narkoba-tanpa-bayaran" title="Demi Cinta, Wanita Madiun Ini Rela Jadi Kurir Narkoba Tanpa Bayaran">PT KAI yang terdeteksi menggunakan narkoba bisa langsung ditindak petugas BNN.

Vice President http://madiun.solopos.com/read/20181115/516/953045/inka-ajak-pelajar-milenial-kota-madiun-jauhi-narkoba" title="Inka Ajak Pelajar Milenial Kota Madiun Jauhi Narkoba">PT KAI Daops VII Madiun, Wisnu Pramudyo, menyampaikan PT KAI memberikan sanksi tegas bagi pegawainya yang terbukti menggunakan narkoba. Hal ini sebagai bentuk komitmen menjaga keselamatan penumpang dan ikut memberantas penyalahgunaan narkoba.

"Apabila ada pegawai yang menggunakan narkoba maka kebijakan dari perusahaan adalah dipecat," jelas dia.

Silakan http://madiun.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/madiunpos/">LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten