Tutup Iklan

Kadisdik Solo: Pulang Sekolah Siswa Harus Langsung Pulang

Kepala Disdik Solo Etty Retnowati mengatakan temuan siswa yang terpapar Covid-19 tak selamanya bernilai negatif.

 Ketua pelaksana Satgas Covid-19 Solo, Ahyani (tengah), didampingi Kepala Dinas Kesehatan Solo, Siti Wahyuningsih (kiri) menggelar jumpa pers tentang temuan kasus Covid-19 dalam PTM di Balai Kota Solo, Senin (18/10/2021). (Solopos/Chrisna Chanis Cara)

SOLOPOS.COM - Ketua pelaksana Satgas Covid-19 Solo, Ahyani (tengah), didampingi Kepala Dinas Kesehatan Solo, Siti Wahyuningsih (kiri) menggelar jumpa pers tentang temuan kasus Covid-19 dalam PTM di Balai Kota Solo, Senin (18/10/2021). (Solopos/Chrisna Chanis Cara)

Solopos.com, SOLO — Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo, Etty Retnowati, mengingat para siswa yang selesai menjalani pembelajaran di sekolah agar langsung pulang ke rumah.

Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak tertular virus Covid-19.

Etty Retnowati mengatakan temuan siswa yang terpapar Covid-19 tak selamanya bernilai negatif.

Temuan menandakan upaya mitigasi yang dilakukan Pemkot sudah berhasil karena bisa menekan meluasnya persebaran virus.

“Penutupan sekolah bertujuan agar pelaksanaan PTM ke depan lebih baik. Sekolah juga bisa mengevaluasi bagian mana yang perlu perbaikan. Selain itu, orang tua juga tidak boleh lepas tanggung jawab menerapkan protokol kesehatan. Kolaborasi dan komunikasi keduanya menjadi kunci pelaksanaan PTM aman,” kata dia, dihubungi Solopos.com, Jumat (22/10/2021).

Baca Juga: Anak di Bawah 12 Tahun Bisa Naik Kereta, Kalau di Bawah 5 Tahun Gimana? 

Ia menyatakan, orangtua wajib memonitor anaknya dan memastikan mereka langsung pulang ke rumah.

Sekolah sudah melakukan upaya mitigasi di antaranya mengecek seluruh sarana prasarana sebelum PTM berlangsung.

Di antaranya kelancaran air untuk mencuci tangan, penataan meja dan kursi untuk pembelajaran, dan lain sebagainya.

“Pengambilan sampel uji swab PCR acak itu upaya mitigasi. Tapi, kalau orangtua tidak ikut mengawasi, sekolah sangat terbatas pengawasannya. Masyarakat juga wajib ikut mengawasi,” imbuh Etty.

Total 68 Kasus

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo merilis total temuan kasus Covid-19 di sekolah mencapai 68 orang hingga Kamis (21/10/2021).

Temuan bersumber dari pengambilan uji swab PCR acak yang menyasar 29 sekolah penyelenggara pertemuan tatap muka (PTM).

Jumlah sekolah itu sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tujuannya, sampling dan mitigasi persebaran virus penyebab Covid-19.

Baca Juga: 68 Siswa dan Guru di Solo Terpapar Covid-19, Sebagian Warga Luar Kota 

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan protokol kesehatan menjadi hal mutlak.

Salah satunya yang terjadi di SD Semanggi Lor. Di sekolah itu, Satgas hanya menemukan satu kasus dan tak ada tambahan lagi.

Artinya, protokol kesehatan dilakukan ketat sehingga virus tak menyebar ke siswa lain.

“Artinya, anak itu tidak tertular di sekolah. Kemudian saat swab acak dan ada temuan, kami bisa menekan persebaran,” jelasnya.

Ning, panggilan akrabnya, berharap sekolah tidak perlu khawatir dan justru melihat kejadian ini untuk menyusun strategi agar tidak lebih parah.

Jadi Model

Dalam rapat bersama Kemenkes, kejadian di Solo menjadi pembelajaran untuk daerah lain.

“Solo mau dijadikan model. Karena, Solo kasusnya naik karena mitigasi atau swab acak yang kami lakukan atau testing yang tinggi. Tetapi, sampel 29 sekolah kemarin hasilnya tidak buruk karena tak sampai 30% dari total siswa dan guru yang diambil swabnya,” beber Ning.


Berita Terkait

Berita Terkini

Innalillahi, Berita Duka, Kades Plosowangi Cawas Klaten Meninggal Dunia

Kepala Desa (Kades) Plosowangi, Kecamatan Cawas, Klaten, Surip, 65, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Cawas, Selasa (30/11/2021) pukul 14.00 WIB.

Kejar Target Rp2,5 Miliar, Lazismu Sragen Gerakkan Zakat Akhir Tahun

Lazismu Sragen membidik pegawai swasta dan pengusaha untuk menyalurkan zakat mereka ke Lazismu.

Round Up: 15 Kasus Pembuangan Bayi di Sukoharjo yang Menggemparkan

Terhitung sejak 2012, terdapat 15 kasus pembuangan bayi di Sukoharjo. Hanya sebagian kecil dari bayi yang ditemukan masih hidup. Sebagian besar ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tertahan, Simpanan Anggota KSP SB Solo Ada yang Sampai Rp570 Juta Lho

Nilai uang simpanan para anggota KSP Sejahtera Bersama Regional Solo yang masih tertahan hingga saat ini bervariasi dan ada yang mencapai Rp570 juta seorang.

Djaran Goyang-Magbul, Ini Merek Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sukoharjo

Ribuan bungkus rokok ilegal hasil sitaan Kantor Bea dan Cukai Surakarta dalam ratusan kali operasi penegakan selama 2020-2021 dimusnahkan di Sukoharjo.

UMK Wonogiri Naik 0,07%, SPSI: Harusnya Lebih dari Inflasi 1%

UMK Wonogiri naik sekitar 0,07% disbanding tahun lalu.

Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

Sukses di Bendosari, Bazar Tani Ditiru 11 Kecamatan Lain Se-Sukoharjo

Kecamatan Bendosari dianggap sukses menggelar bazar tani sehingga Distankan Sukoharjo meminta semua kecamatan mengadakan kegiatan serupa.

Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

Saat ini, RS memiliki kapasitas 101 tempat tidur, fasilitas CT Scan 128 slide, rontgen panoramic hingga USG 4 Dimensi.

Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Hasil ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah lalu membikin peluang pengembangan kawasan wisata di sana makin terbuka.

Makin Wah, Tirto Mili Klaten bakal Dilengkapi Embung dan Pulau Buatan

Pemancingan Tirto Mili di Desa Pasung, Wedi, Klaten, bakal ditingkatkan dengan membangun embung dilengkapi pulau buatan.

KSP Sejahtera Bersama Solo Bermasalah, Anggota Minta Atensi Pemerintah

Pemerintah diharapkan bisa hadir dan membantu memberikan solusi atas kasus gagal bayar koperasi simpan pinjam seperti yang terjadi di KSP Sejahtera Bersama Solo.

Optimalkan Pajak Galian C, Pemkab Klaten Gandeng Desa di Lereng Merapi

Bupati Klaten Sri Mulyani berharap warga ikut membantu mengendalikan aktivitas pertambangan galian C.

Umur Kurang 1 Bulan, Perempuan Menangis Gagal Daftar Perdes Wonogiri 

Seorang perempuan warga Pokoh Kidul sampai menangis tidak bisa mendaftar perangkat desa sebab umurnya kurang satu bulan.

Pasar Legi Solo Segera Ditempati, Gibran: Aturannya bakal Lebih Ketat!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan membuat aturan baru yang lebih ketat di Pasar Legi untuk mencegah terulangnya kebakaran pada 2018 lalu.