Tutup Iklan
Rumah Kepala Desa Jotangan, Sriyono, di Dukuh Sutan RT 001/RW 006, Desa Jotangan, Bayat, Klaten, Senin (17/9/2018). (Solopos-Cahyadi Kurniawan)

Solopos.com, KLATEN -- Kepala Desa (Kades) Jotangan, Kecamatan Bayat, Sriyono, segera diberhentikan dari jabatannya. Hal itu lantaran Sriyono sudah melalaikan tugasnya selama lebih dari tiga bulan. Apalagi, Sriyono juga terindikasi -penyimpangan-apb-desa-mlese-dilaporkan-ke-kejari-klaten" title="-klaten-kades-nonaktif-glagahwangi-jalani-sidang-perdana">menyelewengkan dana APB Desa Jotangan 2017.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan usulan pemberhentian Sriyono dari jabatannya sebagai kades sudah disampaikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jotangan. Saat ini, Pemkab masih memproses administrasi pemberhentian kades yang menghilang sejak Mei 2018 tersebut.

“Karena sudah tidak bekerja selama tiga bulan berturut-turut, kades wajib diberhentikan,” kata Mulyani saat ditemui seusai sambang warga di Desa Menden, Kecamatan Kebonarum, Rabu (19/9/2018).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan usulan -penyimpangan-apb-desa-mlese-dilaporkan-ke-kejari-klaten" title="Indikasi Penyimpangan APB Desa Mlese Dilaporkan ke Kejari Klaten">pemberhentian tetap Sriyono dari jabatan kades berdasarkan hasil musyawarah desa (musdes) yang diusulkan BPD.

“Dari perangkat desa serta BPD sepakat kades diberhentikan. Warga semua resah karena kades menghilang. Semua kegiatan APB desa terhenti karena semua harus pakai tanda tangan kepala desa. Maka dari itu, mereka menuntut ada pemberhentian tetap,” ungkapnya.

Berkas usulan pemberhentian tetap Sriyono dari jabatannya sebagai Kades Jotangan sudah berada di Bagian Hukum Setda Klaten sebelum disahkan oleh bupati. Selain pemberhentian tetap, Pemkab juga menyiapkan Penjabat (Pj) Kades Jotangan agar roda pemerintahan di desa tersebut tetap berjalan.

Ronny menuturkan upaya -sedayu-klaten-dan-anaknya-jadi-tersangka-korupsi-apb-desa" title="Kades Sedayu Klaten dan Anaknya Jadi Tersangka Korupsi APB Desa">pencarian Sriyono sudah dilakukan dengan menelusuri dari perangkat Desa Jotangan serta keluarga Sriyono. Namun, tak satu pun dari mereka yang mengetahui keberadaan Sriyono yang kali terakhir terlihat saat pelantikan perangkat desa pada Mei lalu.

“Kami pun tidak tahu apakah dia masih di Klaten atau tidak,” jelas dia.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten