Kades Godog Polokarto Dilaporkan ke Kejari Sukoharjo, Korupsi?

Kades Godog, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Agus Adhi Setiawan, dilaporkan ke Kejari oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD)

 Ilustrasi anggaran (freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi anggaran (freepik.com)

Solopos.com, SUKOHARJO — Kepala Desa Godog, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Agus Adhi Setiawan, dilaporkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Godog, Sumadi, ke Kejaksaan Negeri atau Kejari Sukoharjo.

Agus diduga melakukan penyelewengan dana kegiatan fisik dan nonfisik yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Desa 2020. Sumadi mendatangi Kantor Kejari Sukoharjo, Jumat (30/7/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.

Ia membawa berkas dokumen administrasi berbagai kegiatan fisik dan nonfisik yang tercantum dalam APB Desa 2020. Sumadi lantas membuat berita acara laporan pengaduan yang diterima staf Seksi Intel Kejari Sukoharjo.

Baca Juga: Ghifari Bocah Yatim Piatu Sukoharjo Dapat Tabungan Pendidikan dari Presiden Jokowi

Kasus dugaan penyelewengan dana kegiatan fisik dan nonfisik oleh Kades Godog yang dilaporkan ke Kejari Sukoharjo itu mencuat pada 2020. Kala itu, Agus diduga tidak memberikan sepenuhnya dana operasional berbagai lembaga kemasyarakatan desa seperti karang taruna, Posyandu, hingga PKK.

“Kami sudah memberi peringatan keras kepada kepada desa (kades) pada 4 Juni. Namun, tak membuahkan hasil. Nominal dana operasional lembaga kemasyarakatan desa yang tidak diberikan kurang lebih Rp200 juta,” katanya, Jumat.

Fungsi Kontrol BPD

Sumadi menyampaikan anggaran setiap lembaga kemasyarakatan desa tercatat secara terperinci dalam APB Desa. Anggaran itu harus dapat dipertanggungjawabkan oleh masing-masing lembaga kemasyarakatan desa.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Sukoharjo Tembus 10.342 Orang, Pasien Meninggal 682 Orang

Padahal, pengurus lembaga kemasyarakatan desa tidak menerima kucuran dana operasional secara utuh dari Kades Godog yang dilaporkan ke Kejari Sukoharjo itu. “Misalnya, dana operasional dan intensif kader posyandu senilai Rp47 juta baru diberikan separuhnya. Setiap kegiatan posyandu membutuhkan dana operasional,” ujarnya.

Mantan Kepala Desa Godog ini menyampaikan pengurus BPD menjadi mitra kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Namun, pengurus BPD juga berkewajiban melakukan pengawasan kinerja pemerintah desa agar tidak melanggar ketentuan.

Hal ini bagian dari fungsi kontrol BPD terhadap kinerja pemerintah desa. Lebih jauh, Sumadi meminta kejaksaan segera mengusut dugaan penyelewengan dana APB Desa Godog.

Baca Juga: Kisah Tragis 3 Kakak-Adik Di Begajah Sukoharjo Jadi Yatim Piatu, Ayah-Ibu Meninggal Positif Corona

“Penggunaan dana harus dilakukan secara akuntabel dan transparan. Masyarakat juga berhak mengawasi kinerja pemerintah desa termasuk realisasi kegiatan fisik dan nonfisik yang bersumber dari APB Desa,” paparnya.

Tanggapan Kades Godog

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Sukoharjo, Haris Widi Asmoro Atmojo, mengatakan telah menerima laporan pengaduan dari Ketua BPD Godog, Kecamatan Polokarto. Kejari Sukoharjo bakal mempelajari data awal ihwal kasus penyelewengan dana APB Desa yang diduga dilakukan Kades Godog.

Kejaksaan juga bakal berkoordinasi dengan Inspektorat Sukoharjo untuk mengusut kasus tersebut. “Saya masih work from home [WFH]. Laporan pengaduan sudah diterima staf intel kejaksaan di kantor,” ujarnya.

Baca Juga: Terekam CCTV Maling Sepeda Lipat di Grogol Sukoharjo, Residivis Asal Klaten Dibekuk Polisi

Terpisah, Kades Godog, Agus Adhi Setiawan, mengatakan kasus tersebut bakal dirampungkan secara kekeluargaan. Agus menduga permasalahan itu mencuat lantaran miskomunikasi antara pemerintah desa dengan pengurus BPD Godog.

Ia segera berkoordinasi dengan pengurus BPD Godog. “Ini hanya miskomunikasi dengan pengurus BPD Godog. Saya baru saja sembuh dan kembali aktif bekerja pada beberapa hari lalu. Hasil uji swab positif sehingga harus menjalani isolasi mandiri di rumah. Sehingga belum berkoordinasi dengan pengurus BPD,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Alhamdulillah.....Satlantas Solo Bagikan 1.500 Paket Sembako

Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini yang membutuhkan kepekaan sosial untuk saling menguatkan. “

Operasi Knalpot Brong Karanganyar Jaring 1 Pelanggar

Polisi sudah memetakan sejumlah lokasi untuk penertiban knalpot brong maupun balap liar.

Mahasiswa UIN RM Said Surakarta Tuntut PTM Segera Digelar

Bagi mahasiswa yang berasal dari tempat yang jauh kuliah online dari indekos terasa kurang nyaman dan kurang maksimal.

Mabes Polri: Jangan Lengah, Corona Belum Musnah!

Indonesia kembali menerima 684.900 dosis vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu.

Walah, Petugas Pelayanan E-KTP Door to Door Klaten sampai Naik Atap demi Sinyal Internet

Petugas pelayanan e-KTP secara door to door di Klaten kerap mendapat pengalaman unik, salah satunya harus naik atap demi dapat sinyal Internet.

Setelah Semanggi, Giliran Rumah Warga Eks HP 10 Tipes Solo Siap-Siap Dibongkar

Rumah warga di lahan eks HP 10 di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, bakal dibongkar untuk program Kotaku.

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.