Kades Bendo Klaten Terlibat Kasus Penggelapan Mobil hingga Penggadaian Sertifikat Tanah Kas Desa, Begini Tanggapan Pemkab

Dispermasdes Klaten menilai Kades Bendo, Nomy Yanuardo, telah kebablasan lantaran berani menggadaikan sertifikat tanah kas desa.

 Pengendara sepeda motor melintas di depan Kantor Desa Bendo, Kecamatan Pedan, Jumat (13/8/2021). (Solopos.com/Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Pengendara sepeda motor melintas di depan Kantor Desa Bendo, Kecamatan Pedan, Jumat (13/8/2021). (Solopos.com/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN – Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Administrasi Desa Dispermasdes Klaten, Agung K., menilai Kades Bendo, Nomy Yanuardo, telah kebablasan lantaran berani menggadaikan sertifikat tanah kas desa.

Perbuatan yang dilakukan kades Bendo tersebut dinilai sudah kebablasan dan sudah pasti melanggar hukum. “Perbuatan menggadaikan sertifikat tanah itu sudah tentu melanggar hukum. Atas nama instansi saja tak boleh menggadaikan, apalagi individu,” kata Agung.

“Jika memang benar telah menggadaikan sertifikat tanah kas desa, itu sudah perbuatan kebablasan dari seorang kades. Sebagai seorang kades, mestinya yang bersangkutan mengetahui hal itu [tidak boleh menggadaikan sertifikat tanah kas desa],” lanjutnya.

Baca Juga: Melihat Lebih Dekat Pemanfaatan Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Semarang

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Nomy Yanuardo menjabat sebagai kades Bendo, Kecamatan Pedan setelah memenangi Pilkades, Rabu (13/3/2019). Saat itu, Nomy mengalahkan dua cakades lainnya dengan perolehan di atas 1.000 suara. Dalam perjalanannya mengemban amanah sebagai kades, Nomy diketahui jarang ngantor sejak tiga bulan menjelang ditetapkan sebagai tersangka penggelapan mobil rental.

“Kalau yang bersangkutan mengaku memiliki utang hingga Rp470 juta untuk pilkades, kami enggak mengurusi sampai ke sana. Begitu dia menang di Pilkades, otomatis ditetapkan sebagai kades terpilih,” kata Kepala Dispermades Klaten, Jaka Purwanta.

Sebagaimana diketahui, Kades Bendo, Kecamatan Pedan, Klaten, Nomy Yanuardo, 36, dijebloskan ke sel tahanan Polres Klaten karena tersangkut kasus penggelapan mobil, Senin (2/8/2021). Kasus penggelapan mobil yang dilakukan Nomy bermula dari laporan Harry Priyanto, 57 selaku korban penggelapan ke Polres Klaten, Jumat (30/7/2021).

Harry merupakan pemilik rental Jazz Sewa Mobil di Jl. Ronggowarsito, Karanganom, Klaten Utara. Nomy Yanuardo dijerat Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, mengatakan Nomy juga tersangkut kasus lain yang saat ini masih ditangani polisi. Seperti dugaan tindak pidana korupsi dengan menggadaikan empat sertifikat tanah kas desa dan menggunakan bantuan keuangan untuk kepentingan pribadi senilai Rp256 juta.

Baca Juga: Berani! Penjual Bakso Keliling Ini Tolak Pembeli yang Tidak Punya Kartu Vaksin

Kemudian dilaporkan oleh Wawan dengan kerugian Rp80 juta, dilaporkan Roni Syahroni dengan kerugian Rp35 juta, dilaporkan Roverawan dengan kerugian satu unit sepeda motor CB 150 R, dilaporkan Malik Taufik dengan kerugian Rp273 juta, dan dilaporkan Lastawan Novilu dengan kerugian Rp45 juta.

“Khusus dugaan tipikor [menggadaikan sertifikat tanah kas desa] angka kerugiannya senilai Rp256 juta. Ini kami sudah memeriksa 10 orang dalam kasus tersebut,” kata AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan.

Di hadapan juru warta, Nomy Yanuardo, mengaku melakukan perbuatan melawan hukum karena butuh uang untuk memenuhi kebutuhan pribadi. “Saya punya utang senilai Rp470 juta di Pilkades kemarin. Uang itu untuk membayar utang,” kata Nomy Yanuardo.


Berita Terkait

Berita Terkini

Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah Solo, Tes Acak bakal Diperluas

Satgas Penanganan Covid-19 Solo bakal memperluas tes acak di sekolah lain yang menyelenggarakan PTM untuk antisipasi dini klaster penularan virus corona.

Peringatan Maulid Nabi ala SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen

Siswa SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menulis sosok kisah Nabi Muhammad dan akan membukukan karya murid tersebut.

Tak Ada Temuan Siswa Positif Covid-19 saat PTM di Sragen

Disdikbud Sragen mengusulkan menambah durasi jam pelajaran untuk PTM yang semula tiga jam menjadi empat jam/hari untuk mengejar ketertinggalan materi.

Keren, STT Warga Vaksinasi Ribuan Warga Sukoharjo

STT Warga mendapat apresiasi dari Polres Sukoharjo karena membantu percepatan vaksinasi Covid-19, tidak hanya warga kampus tapi juga masyarakat umum.

Pemkab Wonogiri Atur Strategi Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Akhir Tahun

Selain masalah kesehatan, Pemkab Wonogiri perlu memperhatikan aspek ekonomi, pendidikan, budaya, dan sosial.

Event Pameran Dongkrak Transaksi Solo Great Sale 2021

Penyelenggaraan event pameran seperti Ekraf Mart 2021 dan BUMN-UMKM Great Sale 2021 turut mendongkrak transaksi Solo Great Sale.

PTM SMA/SMK di Wonogiri Pedomani Prosedur Provinsi

Di Kabupaten Wonogiri ada empat SMA yang sudah pernah menggelar uji coba, yakni SMAN 1-3 Wonogiri dan SMAN 1 Wuryantoro.

Rock in Solo Digelar Indoor, Down for Life Dipastikan Tampil

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan event Rock In Solo 2021 akan digelar Indoor namun masih merahasikan lokasinya.

Ketemu Atta Halilintar Seusai Laga PSG Pati Vs PSIM, Gibran Bilang Gini

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ketemu Atta Halilintar seusai pertandingan AHHA PS Pati vs PSIM Jogja di Stadion Manahan Solo, Selasa.

Ingin Toilet Umum Sebersih di Hotel, Ini Langkah The Sunan Hotel Solo

Toilet umum seringkali menjadi titik lemah dari kawasan pariwisata. Padahal toilet memiliki pengaruh yang cukup besar bagi citra pariwisata daerah.

Muncul Klaster Covid-19, Aturan PTM di Sekolah Solo Berubah?

Pemkot Solo menerbitkan SE Wali Kota terbaru tentang PPKM level 2 yang berlangsung mulai 19 Oktober hingga 1 November, aturan PTM berubah?

Bos Arisan Online asal Mojolaban Sempat Ngumpet di DIY Sebelum Terciduk

Ibu rumah tangga asal Cangkol, Mojolaban, Sukoharjo, yang menjadi pelaku penipuan berkedok arisan online sempat sembunyi di Sleman, DIY.

AHHA PS Pati Kalah Lagi, Reaksi Atta Halilintar di Luar Dugaan

Klub AHHA PS Pati atau PSG Pati kembali menelan kekalahan melawan PSIM Jogja dalam laga lanjutan kompetisi Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Selasa.

Polisi Wonogiri pun Dilatih Berkendara yang Aman

Polisi yang sudah dilatih diminta melatih warga di wilayah tugas masing-masing untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas.

Klaten Hari Ini: 19 Oktober 2013, Diler Terbakar, 13 Motor Hangus

Delapan tahun lalu, 13 sepeda motor hangus dalam insiden kebakaran sebuah diler yang ada di Sutran, Bolali, Wonosari, Klaten ludes dilalap api, Jumat (18/10/2013) malam.