Gedhadhe-dab
Senin, 16 Januari 2012 - 09:39 WIB

Kacang Mede Rasa Liur

Redaksi Solopos.com  /  Harian Jogja  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Lady Cempluk dan John Koplo adalah pengantin baru. Sebagai pasangan suami istri yang baru saja menikah keduannya ingin hidup mandiri dan tidak mau merepotkan orangtuanya.

Maka Lady Cempluk dan John Koplo berniat kontrak rumah sendiri. Tapi ada cerita lucu yang meninggalkan kenangan tak terlupakan saat pertama berkenalan dengan tetangga kontrakannya.

Advertisement

Setelah menentukan apa yang diinginkannya Lady Cempluk dan John Koplo pun memilih-milih lokasi dan akhirnya Lady Cempluk dan John Koplo ngontrak rumah. Sebagai seorang warga baru di kompleks rumahnya, Lady Cempluk pergi ke rumah tetangga sebelahnya yang dihuni oleh Jeng Janeth seorang nenek-nenek.

“Mbah, kenalin Mbah, saya tetangga baru di sini, saya Lady Cempluk,” ungkap Lady Cempluk saat memperkenalkan diri. ”Oh, silakan duduk…silakan duduk nduk!” jawab Mbah Janeth dengan ramah.

Advertisement

“Mbah, kenalin Mbah, saya tetangga baru di sini, saya Lady Cempluk,” ungkap Lady Cempluk saat memperkenalkan diri. ”Oh, silakan duduk…silakan duduk nduk!” jawab Mbah Janeth dengan ramah.

Saat sedang ngobrol, di meja ada setoples kacang mede. “Wah Mbah, ada kacang mede. boleh yah saya cicipi kacang medenya,” pinta Lady Cempluk sambil sok akrab.

Kebetulan Lady Cempluk sudah selak kepingin banget makan kacang mede yang dilihatnnya sejak pertama masuk ruang tamu rumah Mbah Janeth.

Advertisement

“Wah, maaf Mbah Janeth, kacang medenya sampai habis nih,” celetuk Lady Cempluk meminta maaf sambil agak kisinan karena kacangnya hampir habis dimakan.

“Oh, enggak apa-apa kok, Simbah juga enggak bisa makan nduk, maklum gigi Simbah udah enggak kuat,” jawab Mbah Janeth sambil memaklumi.

“Lho Simbah dapat kacang mede dari mana?. Ini kan kacang yang langka! tanya Lady Cempluk pada Mbah Janeth. “Ohhh…nenek sering dikirimin sama cucu Simbah makanan semacam coklat, Simbah hanya mampu jilatin coklatnya aja dan kacang medenya Mbah kumpulkan dalam toples itu nduk”.

Advertisement

Lady Cempluk: Ha????

 

Widya P. Kusuma

Advertisement

Lempuyangan, Jogja

Advertisement
Kata Kunci : Kacang Mede
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif