Kabupaten Madiun Darurat Covid-19, Ini 13 Aturan yang Harus Dipatuhi!

Pemkab Madiun mengeluarkan aturan selama masa PPKM Darurat yang dimulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021.

 Bupati Madiun Ahmad Dawami meresmikan Laboratorium Mikrobiologi yang dilengkapi mesin PCR di RSUD Dolopo, Sabtu (20/2/2021). (Abdul Jalil-Madiunpos.com)

SOLOPOS.COM - Bupati Madiun Ahmad Dawami meresmikan Laboratorium Mikrobiologi yang dilengkapi mesin PCR di RSUD Dolopo, Sabtu (20/2/2021). (Abdul Jalil-Madiunpos.com)

Solopos.com, MADIUN — Kabupaten Madiun menjadi salah daerah yang dianggap darurat karena penularan Covid-19 cukup tinggi. Pemkab Madiun mengeluarkan aturan selama masa PPKM Darurat yang dimulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, mengatakan Instruksi Bupati Madiun terkiat PPKM Darurat telah keluar. Dalam instruksi itu, ada sederet aturan yang harus dipatuhi masyarakat untuk mencegah persebaran Covid-19.

“PPKM Darurat akan kita evaluasi lagi setelah dua sampai tiga hari ke depan dan bantun-bantuan dapat direalisasikan,” kata dia.

Sederet aturan yang harus dipatuhi selama masa PPKM Darurat di Kabupaten Madiun yaitu:

1. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat pendidikan/pelatihan) dilakukan secara daring/online.

2. Pelaksanaan kegiatan pada sektor non-esensial diberlakukan 100% work from home (WFH):

Baca Juga: 5 Akses Keluar Tol Semarang Ditutup hingga 20 Juli

3. Pelaksanaan kegiatan pada sektor:

a. Esensial seperti keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, industri orientasi ekspor diberlakukan 50% maksimal staf WFH dengan protokol kesehatan secara ketat

b. Esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25% maksimal staf WFH dengan protkes ketat

c. Kritikal seperti energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan dan minuman serta penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dna air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari diberlakukan 100% maksimal staf WFO dengan protkes ketat

d. Untuk supermarket, pasra tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50%

e. Untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam

4. Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, dan lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mal hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat.

5. Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan memperhatikan ketentuan pada huruf c angka 4 dan huruf d.

6. Pelaksanaan kegiatan kosntruksi (tempat kosntruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100% dengan menerapkan protkes ketat.

7. Tempat ibadah (masjid, musala, gereja, pura, vihara, dan kelenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) ditutup sementara.

8. Fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lainnya) ditutup sementara.

9. Kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olaharga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) ditutup sementara.

10. Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan massal, taksi, dan kendaraan sewa) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga: Gerakan 2 Hari di Rumah Saja Tiap Sabtu-Minggu di Klaten Dimulai Pekan Ini

11. Resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30 orang dan menunjukkan surat keterangan rapid antigen dengan hasil negatif serta menerapkan protkes secara lebih ketat, tidak menerapkan makan di tempat respesi, penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang.

12. Tetap memakai masker dengan benar dan konsisten saat melaksanakan kegiatan di luar rumah serta tidak diizinkan penggunaan face shield tanpa menggunakan masker.

13. Pelaksnaan PPKM Mikro di RT/RW zona merah tetap diberlakukan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pemkab Madiun Jamin Pendidikan dan Kesehatan Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Pemkab Madiun memastikan anak-anak yatim piatu karena terdampak Covid-19 mendapatkan pendidikan dan jaminan kesehatan yang layak.

Tragis! Tarik Bola Lampu, Bocah 3 Tahun di Ponorogo Meninggal

Bocah berusia tiga tahun warga Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, meninggal tersetrum listrik.

Diduga Dicabuli Ayah Tiri, Bocah 14 Tahun di Madiun Hamil dan Melahirkan

Seorang anak perempuan di bawah umur di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, hamil hingga melahirkan seorang bayi.

Kecelakaan di Pertigaan Madiun, Perempuan Pengendara Sepeda Motor Meninggal

Seorang perempuan asal Kabupaten Madiun meninggal seketika di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang ia kendarai menabrak pengendara motor lain di depannya di pertigaan.

Gara-Gara Jokowi, Porang Varietas Madiun-1 Banyak Diburu, Penyedia Benih Kewalahan

Permintaan porang varietas Madiun-1 melonjak menjelang musim tanam tahun ini. Permintaan datang bukan hanya dari loka jatim namun juga luar pulau.

Lanjutkan Ekskavasi BCB, Pemkot Madiun Fokus di Kawasan Setinggil dan Sendang Kuncen

Ekskavasi Setinggi dan Sendang Kuncen dinilai akan menambah daya tarik dalam upaya pengembangan wisata Kota Madiun.

Terkuak Asal Ponsel 3 Napi Lapas Madiun Pelaku Penipuan Online

Pihak Lapas Madiun tetap akan mencari informasi terkait ponsel yang digunakan untuk melakukan penipuan.

Struktur Batu Diduga Candi Ditemukan BPCB Jatim Di Kota Madiun

BPCB Jawa Timur melakukan ekskavasi di Kota Madiun dan menemukan struktur berbahan batu dan bata yang diduga sebagai candi.

Siswa Madiun Antusias Ikuti PTM, Tapi Khawatir Terpapar Covid-19

Hari pertama PTM di Kota Madiun disambut gembira para siswa, namun mereka harus tetap waspada Covid-19.

750 Napi di Lapas Pemuda Madiun Disuntik Vaksin AstraZeneca

Ratusan napi Lapas Pemuda Kota Madiun mendapat vaksin AstraZeneca.

Di Sendang Kuncen, Tim Peneliti BPCB Jatim Temukan Saluran Air Kuno

Salah satu yang ditemukan adalah terowongan sumber air di Sendang Kuncen yang ada di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Innalillahi, Ibunda Bupati Ponorogo Meninggal Dunia

Suyatun, ibunda Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko meninggal dunia, Senin (20/9/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.

Operasi Patuh Semeru Digelar di Madiun, Ini Targetnya

Polres Madiun menggelar Operasi Patuh Semeru 2021 selama dua pekan, mulai Senin (20/9/2021) dengan fokus razia protokol kesehatan.

8 SMPN di Madiun Mulai Pembelajaran Tatap Muka, SDN Belum Boleh

Wali Kota mengizinkan beberapa SMPN untuk melakukan uji coba PTM. Sementara untuk SDN belum diperkenankan.

Rombongan Gowes Wali Kota Malang Paksa Masuk Pantai yang Ditutup, Pemkot Berkilah Sudah Izin

Pemkab Malang menyatakan sesuai aturan PPKM Level 3, semua objek wisata air ditutup. Sementara Pemkot Malang berkilah rombongan gowes Wali Kota Malang sudah berizin masuk ke kawasan pantai.

Bergerombol, Rombongan Gowes Wali Kota Malang Paksa Masuk Objek Wisata yang Ditutup, Duh

Rombongan gowes Wali Kota Malang dan pejabat Pemkot Malang melanggar PPKM saat beraktivitas secara bergerombol dan memaksa masuk objek wisata di Kabupaten Malang yang ditutup.