KABINET JOKOWI-JK : Bukan Jubir, Ini Tugas Tim Komunikasi Presiden

KABINET JOKOWI-JK : Bukan Jubir, Ini Tugas Tim Komunikasi Presiden

SOLOPOS.COM - Teten Masduki (tengah). (Dok/JIBI/Bisnis)

Kabinet Jokowi-JK kedatangan wajah baru, yaitu dua anggota Tim Komunikasi Presiden.

Solopos.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Teten Masduki dan Sukardi Rinakit untuk menjadi Tim Komunikasi Presiden. Lantas apa saja tugasnya?

Presiden Jokowi mengatakan dirinya tidak mungkin memberikan penjelaskan secara rinci kepada awak media. Untuk itu, diperlukan Tim Komunikasi Presiden untuk menjelaskan lebih rinci.

"Saya biasanya jelaskan kan konteks. Tidak mungkin dijelaskan secara rinci. Oleh sebab itu setelah saya jelaskan, harus ada yang jelaskan secara rinci. Biar dikau-dikau [awak media] menjadi gamblang," ujarnya seusai Groundbreaking RS Moh Ridwan Meuraksa, Pinang Ranti, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Duo Teten Masduki dan Sukardi Rinakit, lanjut Jokowi, akan memberikan latar belakang informasi menyangkut isu-isu strategis yang hangat di tengah masyarakat. "Jadi background-nya seperti apa pasti diberikan. Konteksnya menjadi jelas dan gamblang," imbuh Presiden Jokowi.

Sebelumnya, anggota Tim Komunikasi Presiden Sukardi Rinakit menuturkan tim tersebut bertugas untuk membantu komunikasi publik Presiden Jokowi. Dalam praktiknya, Sukardi dan Teten akan memasok informasi-informasi terbaru kepada kepala negara setiap hari.

"Kami membantu komunikasi publik presiden. Tugas kami adalah melakukan update berita terkini dan isu-isu strategis harian yang menjadi isu publik dan keprihatinan bersama. Jadi kami bukan jubir," ujarnya, Senin (11/5/2015).

Pengamat politik dari lembaga Center for strategic and International Studies (CSIS) ini menegaskan Presiden Jokowi tidak mengeluarkan kebijakan untuk menunjuk seorang jubir. "Kebijakan presiden sampai hari ini adalah seluruh menteri adalah jubirnya. Karena mereka mengetahui langsung program kebijakan yang diambil dan progress implementasinya," kata Sukardi.

Sebelumnya, Sukardi Rinakit masuk lingkaran Istana Kepresidenan sebagai Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Sedangkan Teten Masduki merupakan pengamat hukum dan penggiat antikorupsi yang sempat menjabat sebagai Staf Khusus Sekretaris Kabinet.

Berita Terkait

Berita Terkini

GEMBIRA, Rahasia Kak Seto Bisa Parkour di Usia 70 Tahun

Di usia nyaris 70 tahun, Kak Seto masih sanggup parkour.

Resmi! KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, bersama 74 pegawai KPK lainnya dinyatakan tidak lolos TWK dan dinonaktifkan KPK.

Ganjar Perkirakan Kasus Covid-19 di Jateng Bakal Naik Seusai Lebaran

Seluruh kepala daerah tidak boleh lengah, meski pun kasus Covid-19 di Jateng tengah mengalami tren menurun.

Memoles Perhiasan Lama Terlihat Gilap Seperti Baru, Catat Tipsnya!

Memoles Perhiasan Lama Tampak Gilap Seperti Baru

Keracunan Massal Karangpandan: 29 Orang Masih Dirawat Di RS Dan Puskesmas

Sebanyak 29 orang dari total 55 korban keracunan massal Puntukringin, Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, masih dirawat di RS dan puskesmas

Wisatawan Luar Daerah Boleh Piknik ke Objek Wisata Klaten Saat Lebaran 2021

Pemkab Klaten tidak membatasi daerah asal pengunjung yang ingin datang ke objek wisata di wilayah Kabupaten Bersinar saat Lebaran 2021.

Pemudik Ini Tiba-Tiba Kesurupan saat Dihentikan Petugas di Pos Penyekatan

Dalam video itu terlihat seseorang yang memakai ikat batik berteriak sambil melakukan gerakan tak biasa.

Mengenal Prepekan, Tradisi Berbelanja Jelang Lebaran di Pasar Tradisional

Dalam tradisi menjelang Lebaran di wilayah Sragen ada istilah yang dikenal dengan sebutan prepekan. Tradisi prepekan itu adalah tradisi orang Jawa berbelanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.

Plosorejo Karanganyar Sempat Masuk Zona Merah Covid-19, Ternyata Klaster Ini Penyebabnya

Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Karanganyar, sempat masuk zona merah risiko Covid-19 karena ada satu klaster dengan 18 kasus positif.

Ini Kriteria Botol Air Minum Kemasan yang Aman dan Sehat

Sebagai pembeli kita harus jeli memperhatikan kualitas botol air minum kemasan.

Zona Merah dan Oranye Dilarang Gelar Salat Id Berjemaah, Ini 12 Daerah Zona Merah di Indonesia

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan setiap kegiatan ibadah seperti salat tarawih, salat id, zakat, khutbah, dan iktikaf dilarang digelar di zona merah dan zona oranye.

Seorang TKW asal Bantul Meninggal di Taiwan, Disnakertrans Upayakan Pemulangan Jenazah

Disnakertrans Bantul berupaya memulangkan jenazah TKW yang meninggal di Taiwan.