Tutup Iklan

Kabar Baik! Vaksinasi di Wonogiri Mulai Sasar Pekerja Pabrik

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Wonogiri mulai menyasar ke karyawan pabrik. Meski begitu, prokes tak boleh kendur.

 Karyawan PT Nesia Pan Pacific saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di kawasan perusahaan, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (28/7/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Karyawan PT Nesia Pan Pacific saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di kawasan perusahaan, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (28/7/2021). (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI — Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Wonogiri mulai menyasar ke karyawan perusahaan atau pabrik. Meski pekerja telah divaksin, diharapkan perusahaan tetap menerapkan protokol kesehatan selama beroperasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Wonogiri, Ristanti, mengatakan sejumlah pabrik telah memulai vaksinasi. Bahkan sudah ada perusahaan yang menyelesaikan vaksinasi kepada pekerjanya. Namun, sebagian besar perusahaan di Wonogiri baru menyiapkan proses vaksinasi.

Ia mengatakan, perusahaan yang karyawannya telah divaksin yakni PT Deltomed Laboratories yang berlokasi di Kecamatan Selogiri. Perusahaan itu mengadakan vaksin kepada pekerjanya dengan biaya sendiri.

Baca Juga: Mbah Fanani, Sosok Pertapa Unik Dari Tanah Dieng

“Deltomed ini mengikuti program vaksin gotong-royong. Pihak perusahaan ngelink ke Biofarma kemudian disetujui. Akhirnya bisa vaksin mandiri dan saat ini sudah hampir 100 persen karyawannya divaksin,” kata Ristanti saat dihubungi Solopos.com, Rabu (28/7/2021).

Dia mengatakan, perusahaan yang saat ini tengah menggelar vaksinasi yakni PT Nesia Pan Pacific yang berlokasi di Kecamatan Ngadirojo. Perusahaan itu menggelar vaksinasi selama empat hari yang dimulai sejak Senin (26/7/2021).

“Digelar selama empat hari karena karyawan di perusahaan itu cukup banyak. Sasarannya sekitar 6.000 karyawan. Kalau PT Nesia itu vaksinasinya lewat Korea Association,” ungkap dia.

Sementara itu, perusahaan lain seperti PT. Top And Top Aparrel dan PT. Liebra Permana, tengah melakukan persiapan. Sehingga pelaksanaannya menyusul tidak bisa serentak. Vaksinasi di PT. Top And Top bekerjasama degan TNI dan perwakilan umat Buddha Indonesia (Walubi).

“Jadi ada banyak jalur vaksinasi kalau di perusahaan. Namun dalam pelaksanaanya tetap melibatkan pemerintah daerah, dibawah koordinasi Dinas Kesehatan. Sistemnya terpadu, petugas yang melakukan vaksinasi dari Puskesmas dan tim dari Polres Wonogiri,” ujar dia.

Meski seluruh karyawan telah divaksin, Ristanti berharap perusahaan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat selama beroperasi. Aturan yang selama ini sudah dilakukan harus tetap dijalankan. Sebab meski telah divaksin masih berisiko terpapar. Namun bisa mengurangi risiko gejala.

Ia juga berharap perusahaan lain di Wonogiri segera bisa menggelar vaksinasi. Dengan seperti itu roda ekonomi bisa berjalan baik. Sebab selama ini mobilitas atau aktivitas karyawan pabrik cukup tinggi.

“Tergetnya seluruh karyawan perusahaan bisa divaksin. Tapi memang tidak bisa 100 persen. Mungkin karena setalah terpapar harus menunggu tiga bulan dulu. Kemudian yang mempunyai penyakit bawaan tidak lolos skrining petugas,” kata Ristanti.

HRD PT Nesia Pan Pacific, Kristiatmojo, mengatakan target sasaran vaksinasi di perusahaannya sebanyak 6.100 orang. Selain diperuntukkan untuk karyawan pabrik, sekitar 200-300 dosis vaksin dialokasikan untuk lansia yang bertempat tinggal di sekitar perusahaan.

Baca Juga: Banyak Diserbu, Apotek di Kulonprogo Kehabisan Stok Multivitamin

“Lansia ini kan juga prioritas, maka juga kami perhatikan sebagai bentuk Corporate Social Responsibility [CSR] atau tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat. Ini sudah hari ketiga vaksinasi. Untuk hari terakhir besok diikuti oleh lansia warga sekitar,” kata dia, Rabu.

Dalam pelaksanaanya, kata dia, petugas yang melalukan vaksinasi berasal dari Puskesmas 1 Wonogiri dan petugas kesehatan dari Polres Wonogiri. Mereka dibawah koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. Vaksinasi dimulai mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.

“Sudah kami atur jadwalnya agar tidak berkerumun. Sebagian karyawan sudah divaksin. Sebagian juga tidak lolos skrining, tapi jumlahnya tidak banyak,” kata Kristiatmojo.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Mahasiswa UNS Solo Bikin Teh Celup dari Benalu, Kok Bisa?

Mahasiswa UNS Solo membuat penemuan unik yakni teh celup dari benalu yang kemudian diberdayakan di kalangan petani di Kemuning, Karanganyar.

Segera Dibentuk, Perbakin di Tiap Daerah di Soloraya

Sejumlah klub menembak seperti Senopati dan Mega Bintang yang hadir dalam Rakerkot itu mengusulkan perlu segera dibentuk pengurus Perbakin tingkat daerah

Pemkot Solo Belum Punya Regulasi Larangan Jualan Daging Anjing, Tapi...

Pemkot Solo hingga kini belum memiliki aturan yang melarang jual beli daging anjing dan hanya fokus pada upaya mencegah penyakit menularnya.

Libur Akhir Tahun, Pengelola TSTJ Solo Pasrah Ikuti Aturan Pemerintah

Pengelola objek wisata TSTJ Solo sudah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sragen Waspadai Varian Omicron, Ini Antisipasinya

Sragen masuk wilayah algomerasi Soloraya sehingga semua daerah di Soloraya harus bareng-bareng dalam menentukan status PPKM dan yang menjadi dasar daerah terendah.

Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

Waduh! Banyak Anjing di Soloraya Ditelantarkan dan Dibuang, ke Mana Ya?

Sahabat Anjing Surakarta (SAS) menemukan banyak anjing peliharaan di wilayah Soloraya yang dibuang dan ditelantarkan karena berbagai sebab.

Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

BPN Boyolali memastikan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa dalam kasus anak menggugat orang ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, sah.

Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.

Rendengan, Atraksi Wisata Inisiatif Pokdarwis Pilangsari Sragen

Para pemuda yang tergabung dalam Pokdarwis Siwur Emas Desa Pilangsari, Gesi, Sragen, membuat event wisata dengan nama Rendengan di hutan jati seluas hampir 1 hektare.

1.200 Santri Ikuti Ujian Munaqosah Wisuda Akbar Klaten Menghafal #5

Ketua Panitia Ujian Munaqosah Klaten Menghafal, Dhohir Subagyo, menjelaskan kegiatan itu dimaksudkan untuk membumikan Al-Qur’an.

Minyak Goreng Curah Disetop pada 2022, Pemkab Sukoharjo Tunggu Regulasi

emerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo sudah mendapatkan informasi penyetopan peredaran minyak goreng curah pada 2022 dari pemerintah pusat.

Wuihhh, Warga Sragen Barter Mobil dengan 1 Pot Monstera Marmorata

Seorang pencinta tanaman hias asal Wonotolo, Gondang, Sragen, Eko Duta Flora, berani melakukan barter mobil Daihatsu Grand Max.

Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Karanganyar, Ini Sebaran Titiknya!

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Intanpari. Kali ini longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Matesih, Sabtu (27/11/201) malam.

Ahli Waris Lahan Terdampak Tol Solo-Jogja Bikin Surat Kesepakatan

Pemerintah Desa Demakijo, Karangnongko, Klaten, berinisiatif membuat  dokumen surat kesepakatan bersama (SKB) ahli waris terdampak tol solo-jogja.