Kabar Baik! Semua Pasien Covid-19 dari Kantor BPJS Kesehatan Boyolali Dinyatakan Sembuh
Ilustrasi rapid test corona atau covid-19 (Antara)

Solopos.com, BOYOLALI -- Sebanyak 10 kasus Covid-19 yang sebelumnya muncul dari Kantor BPJS Kesehatan Boyolali, kini telah dinyatakan sembuh. Mereka pun sudah beraktivitas seperti biasa.

Terkait kesembuhan pasien tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina, Senin (28/9/2020). "Ya, sudah semua. Sudah selesai isolasi sejak Sabtu [26/9/2020]," kata dia kepada Solopos.com, Senin.

Setahun Pemberlakuan Perbup, Sejumlah Warung Kuliner Daging Anjing Masih Buka Di Karanganyar

Dikatakan, sebelumnya kasus di kantor tersebut diketahui dari hasil screening melalui swab. Dari 33 karyawan yang menjalani swab, 10 di antaranya positif Covid-19. Meski dinyatakan positif, semua dalam kondisi tanpa gejala, sehingga penangananya dilakukan dengan isolasi mandiri.

Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Boyolali, Juliansyah, juga membenarkan memgenai kesembuhan karyawannya dari Covid-19. "Betul, dari hasil swab terakhir sudah negatif semua, dan sudah melaksanakan isolasi mandiri lebih dari 10 hari sesuai arahan pemerintah," kata dia kepada Solopos.com.

Tak Efektif, Pemkot Solo Turunkan Target Pemasangan Alat Monitoring Pajak Hotel dan Restoran

Juliansyah juga mengatakan seluruh karyawan itu pun sudah masuk kerja kembali. Diketahui pelaksanaan screening di kantor tersebut dilakukan mulai 8 September hingga 10 September 2020.

Berdasarkan data yang ada, jumlah kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Boyolali hingga Minggu (27/9/2020), telah mencapai 618 orang. Jumlah kasus sembuh mengalami peningkatan sebanyak 28 orang jika dibandingkan Selasa (22/9/2020) lalu.

Terkuak! BPBD Karanganyar Belum Punya Sumur Dalam Sendiri, Pasok Air Bersih Gimana?

Diketahui pada Selasa (22/9/2020), kasus konfirmasi positif di Boyolali mencapai 753 kasus. Jumlah itu terdiri dari 94 kasus masih dirawat, 41 kasus melaksanakan idolasi mandiri, 590 kasus sudah selesai isolasi, dan 28 pasien meninggal dunia.

Sementara pada Minggu (27/9/2020) jumlah kasus konfirmasi sebanyak 788 kasus. Jumlah itu terdiri dari 80 kasus dirawat, 59 kasus isolasi mandiri, 618 kasus sembuh dan 31 pasien meninggal.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom