Kabar Baik, Insentif Ketua RT & RW di Wonogiri Bakal Naik Tahun Depan, Segini Nilainya
Ilustrasi--Insentif. (dok)

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengusulkan insentif ketua rukun tetangga dan rukun warga naik 100 persen pada 2021. Usulan itu dimasukkan dalam Rancangan APBD 2021 yang sudah mulai dibahas bersama DPRD.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan atau Bappeda Litbang Wonogiri, Heru Utomo, menyampaikan saat dibahas bersama Komisi I DPRD, usulan tersebut sudah disetujui. Pemkab mengusulkan insentif ketua RT dan RW naik Rp200.000/bulan menjadi Rp400.000/bulan pada tahun depan. Insentif ketua RT dan RW tahun ini dan tahun sebelumnya Rp200.000/bulan.

“Kenaikan insentif ketua RT dan RW ini merupakan salah satu kebijakan baru pada tahun depan. Kalau disetujui sampai pembahasan akhir, tahun depan akan direalisasikan,” kata Heru saat ditemui Solopos.com, di kantornya, Rabu (18/11/2020).

Jalan Beton Depan Terminal Wonogiri Dirombak Total Gegara Sering Ambles

Dia menginformasikan di Wonogiri terdapat 251 desa dan 43 kelurahan. Berdasarkan pendataan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau PMD, terdapat 5.907 RT dan 2.172 RW di Desa. Totalnya ada 8.079 RT dan RW. Sedangkan, di kelurahan tercatat ada 1.102 RT dan 384 RW. Totalnya 1.486 RT dan RW di kelurahan. Sehingga, total RT dan RW di Wonogiri sebanyak 9.565. .

Berdasar data itu, anggaran untuk mengaver kebutuhan insentif Rp400.000/orang selama setahun bagi 8.079 ketua RT dan RW di desa senilai Rp38,779 miliar. Anggaran bersumber dari alokasi dana desa atau ADD di APB desa. ADD bersumber dari APBD. Sementara, anggaran untuk mengaver kebutuhan insentif Rp400.000/bulan selama setahun bagi 1.486 ketua RT dan RW di kelurahan senilai Rp7,132 miliar. Anggaran dari APBD melalui pos kecamatan yang membawahi kelurahan.

Surat Suara Pilkada Selesai Cetak, Tiba di KPU Wonogiri Pekan Ini

Realistis

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Wonogiri, Bambang Sadriyanto, mengonfirmasi menyetujui usulan kenaikan insentif ketua RT dan RW. Politikus PDIP itu menilai usulan kenaikan insentif ketia RT dan RW realistis lantaran peran mereka sangat krusial dalam pelayanan warga dan mendukung program pemerintah. Peran penting yang paling dirasakan saat ini yakni mendata warga yang terdampak Covid-19.

“Banyak desa yang kadusnya membawahi lebih dari satu dusun. Jadi, selama ini ketua RT dan RW membantu kerja kadus juga. Saya kira kalau insentifnya mau dinaikkan, itu realistis,” ulas Bambang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom