Tutup Iklan

KA Madiun Jaya Ekspres akan Dioperasikan Lagi, Setuju?

PT KAI Daops VII Madiun mengusulkan pengaktifan kembali rute kereta api (KA) Madiun Jaya Ekspres. Hal ini mengingat banyak pemintaan masyarakat yang menginginkan rute KA menengah itu kembali dihidupkan.

KA Madiun Jaya Ekspres akan Dioperasikan Lagi, Setuju?

SOLOPOS.COM - Vice President PT KAI Daops VII Madiun, Wisnu Pramudyo (kiri). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- PT KAI Daops VII Madiun mengusulkan pengaktifan kembali rute kereta api (KA) Madiun Jaya Ekspres. Hal ini mengingat banyak pemintaan masyarakat yang menginginkan rute KA menengah itu kembali dihidupkan.

Vice President PT KAI Daops VII Madiun, Wisnu Pramudyo, mengatakan di Daops VII Madiun sempat mengoperasikan KA dengan rute menengah jurusan Madiun-Yogyakarta yaitu KA Madiun Jaya Ekspres. Namun karena penumpangnya minim, akhirnya PT KAI memutuskan untuk menutup KA rute tersebut pada tahun 2016.

Dengan perkembangan KA dan kebutuhan masyarakat atas transportasi massal seperti kereta api, Wisnu menuturkan saat ini banyak masyarakat yang menginginkan rute KA Madiun-Yogyakarta itu untuk diaktifkan kembali.

Wisnu menuturkan pihaknya saat ini tengah mengusulkan pengaktifan rute menengah KA Madiun Jaya Ekspres kepada PT KAI Pusat. Namun, dalam usulan yang diajukan nantinya tidak hanya rute Madiun-Yogyakarta, tetapi dimulai dari Jombang sampai Yogyakarta.

"Kami sedang usulkan untuk rute menengah dari Jombang ke Yogyakarta. Kalau yang Madiun Jaya kan hanya Madiun-Yogyakarta. Sedangkan untuk nama KA nanti belum tahu. Apakah menggunakan nama Madiun Jaya Ekspres atau lainnya," jelas dia di Madiun, Kamis (27/6/2019).

Lebih lanjut, saat ini tim dari PT KAI masih melakukan survei pasar untuk rute baru yang diusulkan itu. Dia menilai penambahan rute di Jombang ini karena melihat antusiasme masyarakat Jombang untuk menggunakan transportasi KA cukup bagus.

"Untuk tarif belum tahu. Tapi kemungkinan di bawah Rp100.000," ujar dia.

Mengenai KA Madiun Tambahan (Mantab) dengan rute Madiun-Pasarsenen yang dioperasikan untuk KA tambahan Lebaran 2019, Wisnu menuturkan tidak mengusulkannya untuk KA Reguler. Ia menilai KA Mantab hanya ramai saat momen Lebaran. Sedangkan pada hari biasa, diperkirakan akan sepi penumpang. 

Dia menyebut keterisian KA Mantab pada Lebaran 2019 bisa mencapai 100% karena pada momen Lebaran banyak masyarakat mudik maupun balik.

"Untuk KA Mantab belum kita usulkan jadi KA reguler. Karena kita juga melihat KA Mantab ini ramainya saat Lebaran saja," ujar dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Samas Bantul, Ini Ciri-Cirinya

Mayat seorang pria paruh baya ditemukan di pinggir Pantai Samas Bantul. Belum diketahui identitas mayat tersebut.

Copa America: Pertahanan Kokoh, Venezuela Tahan Imbang Kolombia 0-0

Kolombia harus berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0 dalam pertandingan Grup B Copa America 2021 di Estadio Olimpico Pedro Ludovico, Goiania.

Proklim, Cara Pemkot Magelang Dukung Jateng Gayeng Telung Ng

Program Jateng Gayeng Telung Ng jadi perhatian Pemkot Magelang dengan gerakan Program Kampung Iklim (Proklim).

Lewat Online Shop Ini Anji Pesan Ganja, Tapi Jangan Coba-Coba Order

Ganja yang digunakan Anji dibeli dari AS melalui sebuah online shop. Ia menggunakan ID orang lain untuk bisa membelinya.

Gunung Merapi Pagi Ini: 2 Kali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Lava Pijar sejauh 1,4 Km

Gunung Merapi pagi ini terpantau mengeluarkan dua kali awan panas guguran. Status erapi belum berubah, masih Siaga.

Nama Pati Rupanya Berasal dari Peleburan Tiga Kadipaten

Kisah ini diawali dari pelarian Dewi  Ruyung Wulan, putri dari Adipati Carangsaka yang dinikahkan paksa dengan Menak Jasari, putra dari Kadipaten Paranggaruda.

10 Berita Terpopuler : Saminisme Ajaran Asli Indonesia - Mahasiswi Terjun ke Sungai

Ulasan tentang ajaran saminisme hingga mahasiswi nekat terjun ke sungai dari jembatan masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Ada Pemberlakuan Aturan Baru Aktivitas Publik di Banyumas

Sejumlah langkah tegas disiapkan Pemkab Banyumas untuk membatasi aktivitas publik masyarakat selama pandemi Covid-19.

Anjlok Lagi, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 18 Juni 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada hari ini, Jumat (17/6/2021) kembali turun, baik untuk cetakan UBS maupun Antam.

Solopos Hari Ini: Tarik Rem Darurat

Solopos edisi Jumat (18/6/2021) mengulas soal lonjakan kasus Covid-19 yang harus diatasi pemerintah. Tingginya angka kasus harian Covid-19 bisa membuat fasilitas kesehatan kolaps.

Aplikasi Simpati Diluncurkan, Isinya Informasi Lengkap Soal Wisata Sragen

Aplikasi Simpati bisa diakses melalui laman simpati.sragenkab.go.id serta juga bisa diunduh di playstore dengan nama Sragen Tourism.

Belgia Lolos ke 16 Besar, Ini Klasemen Grup B Euro 2020

Hasil ini membuat Belgia lolos ke 16 besar sementara Denmark hampir pasti tersingkir di fase grup.