Tutup Iklan
Pertandingan pekan ke-26 Liga Serie A Italia musim 2018-2019 antara Napoli dan Juventus di Stadion San Paolo, Naples, Italia, Senin (4/3/2019) dini hari WIB. (Reuters-Ciro De Luca)

Solopos.com, TURIN — Juventus dan Napoli sama-sama mengawali kompetisi Seri-A musim ini dengan gaya setelah membekuk masing-masing lawannya pekan lalu. Juventus menang tipis 1-0 atas Parma, sedangkan Napoli menang dengan skor sengit 4-3 atas Fiorentina di Artemio Franchi.

Dalam pekan kedua Seri-A, Minggu (1/9/2019) dini hari WIB, kedua tim harus bertemu di Allianz Stadium untuk pembuktian awal siapa kandidat terkuat peraih gelar scudetto. Bianconeri diyakini akan kian difavoritkan sebagai peraih gelar Seri-A kesembilan beruntun jika mampu membekuk Napoli akhir pekan ini.

Meski belum memainkan deretan pemain barunya seperti Mattiijs De Ligt, Aaron Ramsey hingga Danilo, Juve tampil solid melawan Parma pekan lalu. Bianconeri mengkreasi 10 peluang walaupun hanya satu yang menjadi gol lewat Giorgio Chiellini.

Di sisi lain, Napoli membuktikan diri memiliki mental pemenang setelah unggul 4-3 meski sempat tertinggal 0-1 sejak menit kesembilan lewat penalti Erick Pulgar. Lorenzo Insigne bisa menjadi ancaman serius pertahanan Juve lantaran pekan lalu sukses memborong dua gol ke gawang La Viola. Jangan lupakan pula Dries Mertens yang turut menyumbang satu gol.

Pergerakannya juga membuat Napoli mendapat penalti yang mampu dieksekusi Insigne. Namun penalti itu belakangan disoal lantaran Mertens dituduh menjatuhkan diri di kotak penalti. Dilansir Football Italia, Mertens dianggap diving lantaran terjatuh meski tak mendapat sentuhan terlalu keras dari pemain Fiorentina, Gaetano Castrovilli.

Mertens sempat diragukan tampil melawan Juve menyusul rencana investigasi yang dilakukan FIGC. Namun belakangan FIGC memutuskan untuk tak meninjau secara mendalam insiden tersebut. Mertens pun lolos dari sanksi dan siap diturunkan melawan Bianconeri.

Sementara itu, Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, dikabarkan siap mendampingi Cristiano Ronaldo dkk. saat menjamu Napoli akhir pekan ini. Kondisi pelatih 60 tahun ini kian membaik setelah mengalami radang paru-paru sebelum Seri-A musim ini bergulir. Namun Juventus tetap dibuat kesal lantaran Sarri kedapatan masih merokok saat menjalani pemulihan penyakitnya.

Bagi Sarri, duel melawan Napoli bakal menjadi laga emosional karena sang pelatih pernah mengasuh Jose Callejon dkk. selama tiga tahun. Peluang Sarri bersua mantan timnya akan sangat bergantung pada diagnosis kesehatan dirinya jelang pertandingan. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten