Tutup Iklan
Juventus Gagal Menang, Cristiano Ronaldo Dapat Sorotan
Cristiano Ronaldo (REUTERS/Jennifer Lorenzini)

Solopos.com, SASSUOLO — Cristiano Ronaldo menjadi kambing hitam setelah Juventus hanya mampu bermain imbang 3-3 kontra Sassuolo di MAPEI Stadium, Kamis (16/7/2020) dini hari WIB. Sangat bernafsu mencetak gol, eks striker Manchester United itu justru gagal sekali pun membobol gawang lawan selama 90 menit di lapangan.

Dilansir Opta, Ronaldo total melepaskan 10 tembakan dengan hanya dua yang mengarah ke gawang lawan. Dua percobaan lain melenceng dan enam sisanya diblok.

Jemput Rekomendasi DPP, Gibran Ingin Berangkat Bareng DPC PDIP Solo

Torehan 10 tembakan tanpa gol itu menjadi catatan terburuk Ronaldo selama berkiprah di Seri-A. Sebelumnya CR7 selalu bikin gol ketika melesakkan tembakan sebanyak itu. Tiga gol Juve justru dicetak striker pelapis, Gonzalo Higuain, dan duo bek, Danilo serta Alex Sandro.

Tak hanya gagal bikin gol, pemain Timnas Portugal juga tak mampu bikin assist. Padahal sebelumnya Ronaldo selalu membantu Bianconeri membikin gol atau assist di 18 laga beruntun. Kegagalan Ronaldo menjebol gawang Sassuolo menghentikan catatannya yang selalu mencetak gol dalam tujuh laga beruntun atau seusai restart kompetisi.

Gagal Menjauh

Hasil imbang membuat Juventus (77 poin) urung menjauh dari para rivalnya. Beruntung Lazio juga hanya bermain seri 0-0 melawan Udinese sehingga jarak kedua tim masih delapan poin.

Pesaing terdekat Nyonya Tua kini justru Atalanta yang telah mengumpulkan 70 poin dari 33 laga. Namun Inter Milan berpotensi menyodok ke peringkat kedua dengan 71 poin apabila mampu menaklukkan SPAL dalam laga Jumat (17/7/2020) dini hari WIB.

Polda Jateng Sebut Laporan Komnas PA Terhadap Syekh Puji Hanya Testimoni

Selain membuat posisi Juventus dalam perburuan scudetto belum aman, mandulnya Cristiano Ronaldo membuat dia gagal mendekati perolehan gol Ciro Immobile sebagai top scorer Seri-A sementara. Ronaldo yang mengumpulkan 28 gol masih tertinggal satu gol dari Immobile dengan lima laga tersisa.

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, menyayangkan inkonsistensi tim sehingga gagal mengamankan poin penuh di markas Sassuolo. Namun dia mengakui lawannya itu sedang dalam performa terbaik. “Mereka menang empat kali berturut-turut dan bisa menjadi Atalanta di masa depan,” ujar Sarri dilansir Football Italia, Kamis.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho