Tutup Iklan

Jurnalis Suara.com Diintimidasi Jaksa Kejakti Lampung, Begini Ceritanya

Jurnalis Suara.com, Ahmad Amri, mengaku mengalami intimidasi dari seorang jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejakti) Lampung berinisial A saat meliput di Kantor Kejakti Lampung, Jumat (22/10/2021) pagi.

 TOLAK KEKERASAN WARTAWAN

SOLOPOS.COM - TOLAK KEKERASAN WARTAWAN

Solopos.com, LAMPUNG — Seorang jurnalis Suara.com, Ahmad Amri, mengaku mengalami intimidasi saat melakukan peliputan di Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung, Jumat (22/10/2021) pagi. Amri diduga menerima intimidasi dari seorang jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejakti) Lampung berinisial A.

Amri menceritakan awal mula peristiwa tersebut terjadi. Saat itu, Amri hendak melakukan konfirmasi berita dugaan seorang jaksa menerima uang dari keluarga terpidana kasus illegal logging atau penebangan liar.

Amri mewawancarai istri terpidana illegal logging, Desi Sefrilla. Desi mengaku menyetor sejumlah uang kepada seseorang mengaku sebagai jaksa berinisial A. Uang disetor untuk meringankan hukuman suaminya yang sedang menjalani sidang kasus illegal logging.

Baca Juga : Wartawan Antara Jadi Korban Kekerasan Aparat, Brimob Polda Metro Jaya Minta Maaf

Namun, fakta berkata lain. Hukuman suaminya tidak berkurang. Desi memutuskan melaporkan kasus penipuan yang diduga dilakukan seorang jaksa A ke Polres Pringsewu. Amri berupaya mengonfirmasi wawancara dengan Desi kepada jaksa yang namanya disebut itu.

Amri mengirimkan pesan melalui WhatsApp (WA) kepada jaksa A itu pada Jumat (22/10/2021). Dalam pesan yang dikirim, Amri meminta konfirmasi soal laporan Desi ke Polres Pringsewu yang menyeret nama jaksa A.

Amri menyampaikan pesan WA tidak direspons jaksa A. Amri memutuskan datang ke Kantor Kejakti Lampung untuk mewawancarai bagian Penerangan Hukum Kejakti Lampung. Saat menunggu, Amri melihat jaksa A berjalan di halaman kantor Kejakti Lampung. Amri mengejar jaksa A untuk mendapatkan konfirmasi.

Baca Juga : Duh, Wartawan di Semarang Dapat Intimidasi dari Polisi saat Demo Omnibus Law

Dituding Langgar UU ITE

Saat itu, jaksa A mengajak Amri menuju ruangannya di lantai 2 salah satu gedung di kompleks Kejakti Lampung. Jaksa A meminta Amri menitipkan barang bawaannya termasuk handphone ke pos penjagaan. Amri sempat menolak handphone miliknya harus diititipkan ke pos penjagaan. Hal itu karena handphone merupakan bagian dari alat kerja wartawan. Namun, A mengatakan itu aturan yang harus diaati jika ingin masuk ke gedung Kejakti Lampung.

Amri memutuskan menitipkan semua barang bawaannya ke pos penjagaan. Saat berada di dalam ruang lantai 2 itulah jaksa A mengintimidasi Amri. Jaksa A mengatakan sudah men-screen shoot atau mengambil tangkapan layar dari pesan WA Amri dan mengonsultasikannya kepada bagian Cyber Polda Lampung.

Baca Juga : Presiden Joko Widodo Harus Merespons Regresi Demokrasi di Indonesia

Menurut jaksa A, pesan yang dikirim Amri sudah bisa dikenakan dengan UU ITE. Jaksa A lalu mengatakan akan ada dua orang yang menelepon Amri. Saat itu, jaksa A juga menyampaikan bahwa dirinya bersama dua orang lain mencari Amri karena pesan WA yang pernah dikirim Amri itu.

Pesan yang dimaksud adalah permintaan Amri mengonfrimasi masalah jual beli perkara yang diduga melibatkan A. “Saya sudah cari-cari kamu sama dua orang tapi enggak ketemu,” ujar Amri menirukan perkataan jaksa A seperti dikutip dari keterangan tertulis Suara.com, Senin (25/10/2021).


Berita Terkait

Berita Terkini

Perbankan dan Pengusaha Optimis Perekonomian Lekas Pulih

Perbankan dan pengusaha sama-sama optimis pemulihan ekonomi akan berjalan baik hingga akhir 2021.

PHK Massal via Zoom, CEO di Amerika Serikat Ini Tuai Kecaman Netizen

Seorang CEO di Amerika Serikat menuai kritikan di media sosial akibat melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) melalui Zoom.

+ PLUS NU Siapkan Jalan Fikih Pemenuhan Hak Asasi Manusia ODGJ

Pembahasan ini sebagai bentuk tanggung jawab Nahdlatul Ulama (NU) memberikan advokasi teologis terhadap orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan.

Dosen Tanya Ukuran Bra, Begini Respons Mahasiswi Universitas Sriwijaya

Korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan salah satu dosennya menceritakan isi pesan pelaku mengarah ke hal yang membuatnya risi, yakni bertanya ukuran bra.

Rekomendasi Jurusan Soshum dengan Prospek Kerja yang Bagus

Berikut ini terdapat rekomendasi juruan Soshum yang memiliki prospek pekerjaan bagus. Kira-kira apa saja?

Waspada Erupsi Gunung Semeru, Ini Peringatan dari PVMBG

PVMBG melaporkan bahwa erupsi kembali terjadi di Gunung Semeru pada Senin (6/12/2021) pagi.

+ PLUS Data Jadi Urat Nadi Ekonomi Digital, Kepercayaan adalah Jantungnya

Bagi perusahaan siber, privasi, keberlanjutan, perlindungan hukum, dan keamanan fisik berjalan beriringan dengan kepercayaan karena semuanya saling berhubungan.

Ini Pengakuan Siskaeee Pernah Ditawari Main Film Hot dan Open BO

Siskaeee mengaku memiliki banyak fans lelaki, kerap membagikan video seksi, dan pernah mendapat tawaran main film panas, tetapi dia menolak tawaran kencan maupun booking online (BO).

Dulu Evakuasi Mbah Maridjan, Kendaraan Ini Kini Diterjunkan ke Semeru

Sebanyak 2 unit Hagglund PMI dibantu personel Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan menembus permukiman Mbah Marijan di Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DIY saat erupsi Merapi tahun 2010.

Resmi, Dirut PT Hutama Karya Kembali Terpilih sebagai Ketum IKA UNS

Direktur Utama (Dirut) PT. Hutama Karya Ir. Budi Harto, M.M. (kiri) kembali terpilih sebagai Ketum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS Solo.

PMI Kerahkan 2 Unit Hagglund ke Lokasi Erupsi Semeru, Ini Kekuatannnya

Palang Merah Indonesia (PMI) menerjunkan 2 unit mobil Hagglund ke lokasi erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

+ PLUS Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

Yang perlu diingat adalah manusia tidak bisa mencegah letusan gunung berapi, yang bisa dilakukan manusia hanyalah mengurangi risiko (risk reduction) akibat bencana letusan gunung berapi.

10 Berita Terpopuler: 20 Ramalan Jayabaya hingga Kisah Novia Widyasari

Ulasan tentang misteri ramalan Jayabaya yang dikatakan akan terjadi pada tahun 2022 menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Senin (6/12/2021).

Solopos Hari Ini: Pekerjaan Besar Mitigasi Erupsi

Letusan besar Gunung Semeru telah menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan ribuan orang terdampak. Mitigasi letusan gunung api-yang aktivitasnya selalu terpantau sejak awal-menjadi sorotan.

Sejarah Hari Ini : 6 Desember 1992, Penghancuran Masjid Babri India

Insiden penghancuran Masjid Babri di India merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang terjadi pada 6 Desember seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Korban KKB, Persiapan Syukuran yang Berubah Jadi Kabar Duka

Keluarganya pun berencana membuat syukuran untuk menyambut kepulangan Serda Putra namun acara tersebut berubah menjadi duka.