Jumlah Pengunjung Embung Manajar Boyolali Menurun, Ini Penyebabnya
Beberapa orang terlihat mengunjungi Embung Manajar, di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (14/11/2020). Dari lokasi itu, pengunjung bisa melihat pemandangan Gunung Merapi. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI – Peningkatan aktivitas Gunung Merapi beberapa hari terakhir ternyata juga berdampak pada aktivitas kunjungan wisata. Jumlah kunjungan di Embung Manajar, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali misalnya, disebut menurun tajam hingga sekitar 80%.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di Embung Manajar, terlihat masih ada beberapa pengunjung yang datang, Sabtu (14/11/2020). Namun tidak sebanyak hari-hari biasanya.

Viral, Inilah Andhik Prass Pencipta Lagu Wonogiri Mblenjani Janji yang Dinyanyikan Syafa Inema

Salah satu pedagang di lokasi itu, Dika, mengatakan jika jumlah pengunjung akhir-akhir ini berkurang. Hal itu terjadi bersamaan dengan meningkatnya aktivitas Gunung Merapi. "Jumlah pengunjungnya tidak seperti biasanya, sepi ini," kata dia kepada wartawan, Sabtu (14/11/2020).

Hari itu cuaca di wilayah Selo cukup cerah. Para pengunjung pun bisa melihat dengan jelas puncak Gunung Merapi. Embung Manajar Boyolali berada di lereng Gunung Merbabu, sehingga pemandangan yang ditampilkan di lokasi tersebut adalah pemandangan alam, terutama megahnya Gunung Merapi.

Antisipasi Persebaran Covid-19, Satpol PP Karanganyar Giatkan Pengawasan Acara Festival

Mengenai sepinya pengunjung tersebut juga disampaikan warga lain yang berada di pos loket masuk Embung Manajar, Gandung. Dia mengatakan jika setiap harinya, apalagi pada Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung Embung Manajar bisa mencapai 2.000 hingga 3.000 orang dalam sehari.

"Tapi sekarang sepi. Jumlahnya turun bisa sampai 80%," kata dia. Sejak penungkatan aktivitas Gunung Merapi, jumlah pengunjung lokasi itu juga turun, bahkan jumlah pengunjung saat ini tidak sampai 1.000 orang dalam seharinya. "Mungkin orang mau datang juga khawatir," lanjut dia.

UEFA Nations League: Gerard Moreno Selamatkan Spanyol dari Kekalahan Lawan Swiss

Menurut informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), aktivitas Gunung Merapi saat ini terus meningkat. Bahkan pada Kamis (5/11/2020), status aktivitas gunung itu trlah ditingkatkan dari waspada (level II) menjadi siaga (level III).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom