Jumlah Mahasiswa di PTS Solo Tunjukkan Tren Naik
Mahasiswa baru UT Surakarta mengikuti pelatihan kepemimpinan di aula kampus UT Surakarta, Jl. Raya Solo-Tawangmangu Km 9,5, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jateng, Rabu (21/11/2018). (Solopos.com-Ginanjar Saputra)

Solopos.com, SOLO — Sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) di Solo optimistis dapat terus berkembang. Jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun menunjukkan tren naik.

Kepala Bagian Humas Universitas Tunas Pembangunan (UTP), Bayu Adi Saputra, mengatakan sejauh ini UTP cukup diminati. UTP memiliki banyak mahasiswa sehingga masih bisa berkembang. “Kami mengalami peningkatan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun  Untuk total mahasiswa dari 2016–2018 sebanyak 2.402 orang dari berbagai jurusan,” jelas dia kepada reporter Solopos.com, Tamara Geraldine, di UTP, Senin (14/1/2019).

Beberapa program studi (prodi) olahraga masih cukup diminati. Bayu berharap penambahan prodi mampu menambah daya tarik UTP bagi masyarakat agar bisa bersaing dengan PTS lain.

Stikes PKU Muhammadiyah Solo juga optimistis kampusnya masih diminati masyarakat. Ketua Stikes PKU Muhammadiyah, Weni Hastuti, berharap minat warga stabil. Secara institusi, kampusnya baru saja mengeluarkan dua prodi baru agar bisa terus bersaing dengan PTS lain.

“Kami menambah dua prodi baru agar bisa bersaing. Ini menjadi modal kami untuk bisa bersaing dengan perguruan tinggi lain,” ujar dia.

Dengan dibukanya Prodi Sarjana (S1) Keperawatan dan Profesi Ners, Weni berharap bisa meningkatkan kualitas pendidikan yang berbeda dari sekolah keperawatan lain. "Yang berbeda kami memiliki keperawatan mengenai gerontik. Itu adalah praktik perawatan yang berkaitan dengan penyakit pada proses menua atau lansia. Keperawatan gerontik ini menjadi satu satu pembeda antara Stikes PKU Muhammadiyah dengan sekolah keperawatan lainnya," jelas dia.

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Sutoyo, mengatakan prestasi Unisri saat ini terus meningkat. Berdasarkan penilaian PTS dan PTN di Indonesia yang dilakukan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) 2018, Unisri menempati peringkat 100 dari 4.504 perguruan tinggi di Tanah Air.

“Saat ini Unisri termasuk 100 perguruan terbaik di Indonesia. Kampus kami memiliki enam fakultas untuk jenjang S1 yaitu Hukum, Ekonomi, Pertanian, FKIP,  FISIP, dan Teknologi Pangan. Ada juga tiga program studi jenjang S2, yaitu Magister Manajemen [MM], Magister Ilmu Hukum [MIH], dan Magister Administrasi Publik,” ujarnya.

Sutoyo menjelaskan total mahasiswa dari 2016 hingga 2018 mencapai 3.713 orang dari semua jurusan. Ada peningkatan jumlah mahasiswa setiap tahunnya dengan perincian 2016 sebanyak 1.212 orang, 2017 sebanyak 1.901 orang, dan 2018 sebanyak 1.410 orang.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom