Jumlah Kasus Kejahatan Seksual di AS dan Eropa Terus Meningkat

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JENEWA – Data dan statistik dari berbagai organisasi menunjukkan bahwa jumlah kasus kejahatan seksual terhadap perempuan di Uni Eropa dan Amerika Serikat  (AS) telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.

Sejak 1993, PBB telah mendefinisikan kekerasan terhadap perempuan sebagai “tindakan kekerasan berbasis gender yang menghasilkan, atau kemungkinan mengakibatkan, kerusakan fisik, seksual atau psikologis atau penderitaan bagi perempuan.” Mengukur kejahatan seksual sulit dan tidak ada sumber data tunggal yang memberikan gambaran yang dapat dipercaya tentang kejahatan tersebut. Statistik biasanya menunjukkan sejauh mana kejahatan tersebut dilaporkan kepada polisi, bukan dari jumlah yang sebenarnya terjadi.

Menurut portal statistik yang berbasis di New York, Statista, yang diberitakan Anadolu Agency pada Minggu (24/2/2019), kasus pemerkosaan di AS mencapai 99.856 kasus pada tahun 2017, dengan angka nasional sebesar 30,7 kasus per 100.000 orang, .Menurut Statista, Negara Bagian Alaska menduduki peringkat teratas dengan 116,7 kasus pemerkosaan yang dilaporkan per 100.000 penduduk, diikuti oleh 70,6 kasus di Michigan, 68,8 kasus di Colorado, dan 68,4 kasus di South Dakota.

Statistik dari Jaringan Nasional Pemerkosaan, Penyalahgunaan dan Incest (RAINN), sebuah organisasi anti kekerasan seksual yang berbasis di Washington, D.C., memilki kesimpulan yang lebih suram: kasus kekerasan seksual terjadi setiap 98 detik di AS. Sekitar 80.600 tahanan, 18.900 personel militer, 60.000 anak-anak, dan 321.500 warga sipil di AS mengalami kekerasan seksual atau pemerkosaan setiap tahun. Menurut RAINN sebanyak 90 persen korban adalah perempuan.

RAINN juga mengungkapkan, bahwa satu dari setiap enam wanita Amerika telah menjadi korban pemerkosaan atau percobaan pemerkosaan dalam hidupnya. Dari jumlah total kasus yang dilaporkan ke polisi, organisasi Aliansi Connecticut untuk Mengakhiri Kekerasan Seksual menemukan bahwa hanya sekitar 2 persen dari laporan yang ternyata palsu.

Sementara itu menurut kantor statistik Uni Eropa, Eurostat, pada 2015 polisi mencatat 215.000 kejahatan seksual. Dari angka itu, 80,000 kasus adalah pemerkosaan. Swedia menempati urutan pertama dalam jumlah kekerasan seksual, dengan 178 kejahatan seksual yang tercatat per 100.000 penduduk. Skotlandia ada di tempat kedua dengan 163 kasus per 100.000 penduduk, Irlandia Utara dengan 156 kasus, Inggris dan Wales dengan 113 kasus, dan Belgia dengan 91 kasus.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Haduh! Dua Cincin Nyangkut di Alat Kelamin Suami, Kok Bisa Sih?

Waduh seorang suami di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit karena alat kelami atau penisnya tersangkut dua buah cincin.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Ansari Kadir, Dulu Sering Gagal Bisnis Kini Punya 100 Outlet

Kini Sang Pisang telah memiliki 100 outlet termasuk di Malaysia.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Hukum Onani dengan Bantuan Istri dalam Islam, Apakah Diperbolehkan?

Di bawah ini terdapat penjelasan mengenai hukum onani dengan bantuan tangan istri menurut Islam. Apakah diperbolehkan atau dilarang?

Sponsor Persis Solo Berlimpah, Ini Jumlah dan Macamnya

Keberadaan Kaesang Pangarep bak magnet yang mendorong Persis Solo memiliki finansial berlimpah.

Hasil Liga 1 2021-2022: Derbi Kalimatan, Borneo FC vs Barito Putera Bermain Imbang 1-1

Barito Putera unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Muhammad Luthfi Kamal

Bukti Keberhasilan Pemberdayaan BUMDes, Semen Gresik Raih Nusantara CSR Awards 2021

Program CSR Semen Gresik telah memberikan kebermanfaatan, diantaranya mendorong penurunan angka kemiskinan di area perusahaan.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Gubernur Anies Larang Rokok Dipajang, Produsen Menjerit

Seruan Gubernur direalisasikan dalam bentuk penindakan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Sponsor Berlimpah, Persis Solo Kewalahan Terima Tawaran Kerja Sama

Jelang peluncuran tim dan jersey pekan depan, terhitung sudah 14 perusahaan yang mendukung Persis Solo musim ini.

Pelepasan Atlet PON XX Papua Kontingen Jawa Tengah asal Kota Solo

Pemkot Solo melepas 45 atlet, 9 pelatih

Total Dana IPO Tembus Rp32,14 Triliun, Kontribusi Bukalapak Rp21,9 Triliun

Dana hasil penawaran umum yang telah terkumpul hingga 16 September 2021 sebesar Rp32,14 triliun. Total dana itu berasal dari 38 perusahaan yang baru tercatat tahun ini.