Juliyatmono: Kader Golkar Membangkang Dipecat!

Juliyatmono mengingatkan kepada kader Partai Golkar Sragen agar jangan menentang perintah partai, apalagi menggerakan dan membiayai untuk tidak memilih apa yang diperintahkan partai.

SOLOPOS.COM - Sekretaris DPD I Partai Golkar Jateng Juliyatmono berpidato saat membuka Musda X Partai Golkar di Gedung Golkar Sragen, Sabtu (22/8). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN—Sekretaris DPD II Partai Golkar Jawa Tengah Juliyatmono mengingatkan kepada kader Partai Golkar Sragen agar jangan menentang perintah partai, apalagi menggerakan dan membiayai untuk tidak memilih apa yang diperintahkan partai.

Bila ada indikasi kader seperti itu, Juliyatmono tidak segan-segan memecat dari keanggotaan Partai Golkar Sragen. Peringatan itu disampaikan Juliyatmono saat ditemui wartawan seusai membuka Musda X Partai Golkar di Gedung Golkar Sragen, Sabtu (22/8).

Juliyatmono menjelaskan anatomi Golkar sejak berdiri pada 1964 itu belum pernah beroposisi dengan pemerintah. Doktrin karya kekaryaan itu, kata Yuli, implementrasinya selalu mendukung pemerintah, siapa pun pemimpinnya. Untuk mewujudkan rakyat sejahtera itu, ujar dia, eksekusinya juga lewat pemerintah.

Long Weekend, Sejumlah Sentra Kuliner di Klaten Diserbu Pengunjung

“Jadi Golkar tidak bisa beropisisi dan kontra dengan pemerintah. Itu analisis saya. Terbukti, presiden terpilih selalu menggandeng Golkar. Setiap persaingan dan kontestasi di daerah pun juga tidak oposisi termasuk Sragen. Golkar Sragen kalau sudah mendukung calon ya totalitas,” jelas Yuli yang juga Bupati Karanganyar itu.

Partai Golkar Sragen memutuskan mengusung pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Suroto (Yuni-Suroto) dalam Pilkada Sragen 2020 nanti. Yuli mengingatkan kalau ada kader yang tidak mendukung keputusan partai otomatis kena sanksi. Sanksi paling ektrem, sebutnya, pemecatan.

Keluarga di Sukoharjo Dibantai, Begini Posisi 4 Jasad…

“Seperti apa yang paling ekstrem itu? Ya, tidak hanya menentang tetapi menggerakkan untuk tidak memilih apa yang diperintahkan partai itu termasuk ekstrem dan dipecat sanksinya. Kalau menggembosi kan bisa pakai cara lain tetapi kalau menggerakkan, membiayai, dan totalitas berseberangan ya jelas dipecat. Tegas dan tidak pakai lama,” ujarnya.

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng Telusuri Politik Uang Pilkada di Empat Kabupaten, Mana Saja?

Solopos.com, SEMARANG--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menelusuri dugaan praktik politik uang yang terjadi pada pilkada serentak...

Beda Quick Count KPU, Partai Demokrat Klaim Menang di Pilkada Rembang

Solopos.com, SALATIGA — Partai Demokrat mengklaim meraih kemenangan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Padahal hasil...

Harta Rp22 Miliar, Sahrul Gunawan Hanya Punya 1 Mobil

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, Sahrul Gunawan untuk sementara unggul dalam hitung cepat Pilkada Bandung...

Sahrul Gunawan: Gagal di Pemilu Legislatif, Berjaya di Pilkada Bandung

Solopos.com, JAKARTA -- Artis sekaligus penyanyi Sahrul Gunawan yang menjadi calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, untuk sementara unggul...

Tak Bertuan, 32.772 Lembar Formulir C Pemberitahuan Dikembalikan

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 32.772 lembar formulir model C pemberitahuan sebagai undangan bagi pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT)...

Keluarga Kalla Kalah dalam Pilkada Makassar?

Solopos.com, JAKARTA — Pemilihan umum kepala daerah di Kota Makassar diikuti empat pasangan calon yang memperebutkan kursi wali kota...

Partai Demokrat Sementara Menangi 44% Pilgub 2020

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Badan Pemenangan Pemilihan Umum Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengklaim menang di empat dari sembilan provinsi...

Berkat Sosialisasi di Masjid, Partisipasi Pemilih Pilkada Wonogiri Tinggi

Solopos.com, WONOGIRI — Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mengklaim tingkat partisipasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Wonogiri 71,26 persen berdasar...

Sri Mulyani Ungkap Kunci Sukses Dongkrak Suara di Pilkada Klaten 2020

Solopos.com, KLATEN - Pasangan Sri Mulyani-Yoga Hardaya unggul atas lawan-lawannya berdasarkan hitung cepat Desk Pilkada Pemkab Klaten. Sri Mulyani...

Pilkada Klaten: Mulyo Unggul di 23 Kecamatan, ORI 2 Kecamatan, ABY-HJT 1 Kecamatan

Solopos.com, KLATEN – Pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) Klaten, Sri Mulyani-Yoga Hardaya atau Mulyo, menang di 23...