Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti menunjukkan barang bukti berupa uang tunai dan dadu, Rabu (26/6/2019). (Antara-Heru Suyitno)

Semarangpos.com, TEMANGGUNG — Polres Temanggung berusaha memberantas perjudian tradisional di wilayah setempat. Empat warga yang dianggap terlibat dalam perjudian di sebuah pekarangan bekas kandang ayam di Lingkungan Gemoh, Kelurahan Butuh, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ditangkap dan dibui.

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan keempat warga berisial Sup, Riy, Yeh—ketiganya warga Kelurahan Butuh—dan Wid yang diidentifikasi warga Kelurahan Temanggung I dianggap terlibat dalam perjudian dadu. "Mereka ditangkap pada Rabu [19/6/2019] pukul 00.30 WIB di sebuah pekarangan bekas kandang ayam," katanya di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (26/6/2019) atau sepekan setelah penangkapan.

Ia mengakui bahwa pelaku judi dadu sejatinya lebih dari empat orang. Namun, imbuhnya, beberapa pelaku lain kabur termasuk bandarnya, Arf, yang kini buron atau dicantumkan dalam daftar pencarian orang.

Kasus tersebut, katanya, berawal dari laporan masyarakat bahwa di Lingkungan Gemoh ada sekelompok orang yang bermain judi. "Setelah dilakukan pengecekan informasi tersebut memang benar dan langsung dilakukan penggerebekan," katanya lebih lanjut.

Dalam penggerebekan tersebut, kisahnya, petugas berhasil menyita uang tunai Rp664.000, sebuah tempurung kelapa (batok) untuk mengguncang mata dadu, sebuah papan kayu dengan bentuk lingkaran sebagai alas batok, enam buah mata dadu, delapan batang lilin untuk penerangan, dan sebuah tas kulit.

Dalam perkara itu, para tersangka pelaku judi bakal dijerat dengan Pasal 303 subprimer Pasal 303 bis dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Tersangka pelaku judi Wid mengatakan dalam satu putaran taruhan minimal Rp20.000 dan paling banyak Rp50.000. "Namun, taruhan malam itu rata-rata Rp20.000 karena hanya iseng dan ternyata terjaring penggerebekan," katanya sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten