Juara Paruh Musim, Bagaimana Peluang AC Milan Raih Scudetto?
AC Milan (REUTERS-Alessandro Garofalo)

Solopos.com, MILAN — AC Milan memastikan juara paruh musim atau Campione d’Inverno Serie-A 2020/2021 dengan kurang meyakinkan. Tampil di kandang sendiri, Minggu (24/1/2021) dini hari WIB, Rossoneri dipaksa takluk tiga gol tanpa balas dari Atalanta.

Milan lolos dari kudeta setelah pesaing terdekat mereka, Inter Milan, hanya bermain imbang Udinese 0-0 di Friuli. Hasil tersebut membuat Simon Kjaer dkk. masih berada di singgasana dengan 43 poin dari 19 laga. Mereka unggul dua angka dari Nerazzurri.

Baca Juga: Mayat Pria Jebres Solo Mengapung di Kedung Kalongan Kebakkramat

Milan pun dinyatakan sebagai juara paruh musim 2020/2021 lantaran poin mereka sudah tak bisa dikejar Napoli (34 poin) Juventus (33) yang baru bermain 17 kali. Sejak musim 1947/1948, Il Diavolo Rosso tercatat sudah 17 kali keluar sebagai juara paruh musim.

Sebanyak 10 di antaranya berakhir dengan Scudetto yakni pada 1954/1955, 1956/1957, 1958/1959, 1967/1968, 1978/1979, 1991/1992, 1992/1993, 1993/1994, 1995/1996, dan 2010/2011.

Namun tim asuhan Stefano Pioli jelas tak bisa berleha-leha meski berstatus Campione d’Inverno. Ini karena persaingan merebut titel di kompetisi domestik masih cukup ketat. Inter menjadi pesaing paling serius karena konsisten menempel Milan di dua teratas.

Adapun Napoli dan Juventus berpotensi menyodok apabila sukses mengoptimalkan dua laga simpanan. Jangan lupakan pula AS Roma dan Atalanta yang relatif stabil di posisi lima besar.

Perjalanan Masih Panjang

Striker Milan, Zlatan Ibrahimovic, menyadari titel juara paruh musim tidak ada artinya mengingat perjalanan masih panjang. “Kami adalah juara musim dingin, tapi itu tidak berarti apa-apa bagi saya. Bagian yang sulit dimulai sekarang,” kata Ibra dilansir Sky Sport Italia, Minggu.

Sementara itu, Inter membuang percuma peluang menggusur Milan setelah hanya bermain seri 0-0 kontra Udinese. Lautaro Martinez dkk. yang sebelumnya selalu mencetak gol di 21 laga beruntun Serie-A mendadak kehilangan taring. Saat melawan Il Zebrette, Inter cuma melepaskan 10 tembakan.

Baca Juga: 248.600 Vaksin Sinovac Tiba di Jateng, 32 Kabupaten/Kota Siap Vaksinasi

Ini jumlah terburuk mereka di laga tandang musim ini. Pelatih Inter, Antonio Conte, memastikan timnya tetap fokus agar lebih dekat dengan Scudetto. Conte pun mengirim sinyal akan merotasi timnya saat berhadapan dengan Milan di perempat final Coppa Italia, Rabu (27/1/2021).

“Memenangi Scudetto lebih penting ketimbang Coppa Italia. Namun kami masih menghormati turnamen dan ingin sukses. Kami akan melihat situasinya.”



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom