Tim karate UNS memamerkan medali dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) 2019 di Universitas Diponegoro, Semarang, 27 Juli lalu. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Tiga karateka U-jateng-2019-uns-solo-sabet-sederet-gelar-juara">niversitas Sebelas Maret (UNS) Solo peraih medali emas di Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jawa Tengah 2019 belum pasti tampil di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019 di Jakarta, September mendatang. Mereka masih menunggu keputusan Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) terkait pemberangkatan ke Pomnas.

Dalam ajang -solo-juara-umum-cabor-taekwondo-di-pomprov-2019">Pomprov yang digelar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang akhir pekan lalu, tim karate UNS berhasil menggondol tiga emas lewat Alviani Dyah R. di kategori Kumite -50 kg putri, Surya Dimas di kategori Kumite -60 kg putra dan Theresiana Ita di kategori Kumite -68 kg putri. Total UNS meraih tiga medali emas, empat medali perak dan empat medali perunggu dan finis di peringkat ketiga klasemen akhir.

Tim karate UNS hanya kalah dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai juara umum serta tuan rumah Undip sebagai runner up. Pelatih tim karate UNS, Ngalim Amriadi, mengatakan UNS sejatinya berkesempatan mengirimkan tiga atlet peraih medali emas menuju Pomnas 2019.

Namun belakangan atlet juara tak otomatis melaju ke level nasional, melainkan harus melalui persetujuan Bapomi. “Keputusan berangkat atau tidaknya ditentukan organisasi itu,” ujar Ngalim kepada Solopos.com, Selasa (30/7/2019).

Pihaknya berharap kebijakan tersebut tidak membuat tiga atletnya kendur mental. Ngalim justru berharap mereka berlatih semakin keras agar terkualifikasi ke Pomnas 2019. Pesan serupa juga disampaikannya pada seluruh atlet tim karate UNS.

“Semangat berlatih dan jaga kekompakan. Tak lupa tingkatkan kedisiplinan pribadi. Jika nanti masuk Pomnas, atlet berkesempatan tampil ke Pom ASEAN,” kata dia.

Prestasi lumayan UNS di Pomprov 2019 tak lepas dari persiapan intens yang dilakukan sebulan sebelumnya. Pelatih menerapkan latihan sepekan sekali dan meningkat intensitasnya menjadi setiap hari pada sepekan terakhir jelang kompetisi. “Hasilnya alhamdulillah sesuai target tiga emas seperti Pomda sebelumnya,” ujar Ngalim. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten