Pasangan calon nomor urut 3 Anies Baswedan (kiri)-Sandiaga Uno, mengikuti debat publik final di Jakarta, Jumat (10/2/2017) malam. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)

Kubu Anies-Sandi membantah rencana penjualan saham perusahaan bir sebagai langkah menuju "Jakarta Bersyariah".

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi), menegaskan untuk berkomitmen merealisasikan janji programnya, termasuk menjual saham PT Delta Djakarta Tbk. Saham perusahaan produsen bir tersebut sudah lama dimiliki Pemprov DKI Jakarta.

Ketua Tim Sukses Anies-Sandi, Mardani Ali Sera, mengatakan rencana penjualan saham perusahaan produsen bir tersebut akan dilaksanakan ketika Anies-Sandi resmi menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI pada Oktober mendatang.

"Kami ingin Pemprov DKI berinvestasi di sektor-sektor bermanfaat saja. Jadi kami ingin ada keberkahan [dalam setiap usaha yang dijalankan pemda]," ujarnya kepada Bisnis/JIBI, Rabu (27/4/2017).

Dia menjelaskan ke depan kubu Anies-Sandi akan menjual semua saham PT Delta Djakarta Tbk. Pihaknya akan memikirkan untuk menjajaki usaha lain yang dijalankan badan usaha milik daerah (BUMD) yang lebih bermanfaat dan berkah untuk pemda dan masyarakat.

Namun, pihaknya membantah rencana penjualan saham tersebut sebagai langkah menjadikan Jakarta bersyariah di bawah kepepimpinan Anies-Sandi ke depan. Isu "Jakarta Bersyariah" telah muncul sejak masa kampanye melalui berbagai spanduk. Baca juga: Heboh Spanduk “Jakarta Bersyariah”.

"Kami menjual saham perusahaan bir ini agar Jakarta lebih syar'i. Ini hanya menjalankan komitmen saja termasuk merealisasikan program-program Anies-Sandi lainnya," paparnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten