Jual-Beli Mobil di Jateng dan DIY Tetap Bergairah
Ilustrasi pasar jual-beli mobil. (JIBI/Solopos/Dok.)

Penjualan mobil di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan sepanjang 2017.

Solopos.com, SEMARANG – Penjualan mobil di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan sepanjang 2017 ini. Beberapa bursa mobil di Jateng dan DIY menyebutkan penjualannya mengalami pertumbuhan cukup positif dibanding tahun 2016 lalu.

Managing Director Nasmoco Group, Fatrijanto, menyebutkan penjualan mobil Toyota hingga November 2017 mencapai 27.211 unit. Jumlah itu naik sekitar 9% dibanding penjualan Toyota pada periode yang sama 2016 lalu.

“Tahun lalu, selama Januari-November 2016 kami hanya mampu menjual sekitar 24.313 unit. Berarti ada peningkatan pada tahun ini. Kontribusi [penjualan] terbesar masih dari mobil jenis MPV, seperti Avanza dan Calya,” tutur Fatrijanto saat dijumpai Semarangpos.com di Semarang, Selasa (5/12/2017).

Fatrijanto menyebutkan naiknya penjualan produknya lebih dikarenakan banyaknya varian baru yang dihadirkan sepanjang tahun ini. Sepanjang 2017, Toyota tercatat mengeluarkan beberapa varian baru dari model-model yang sebelumnya telah populer seperti Calya, Agya, Fortuner, hingga Rush.

“Selain itu, pertumbuhan ekonomi di Jateng saat ini juga cukup menggembirakan dan berpengaruh bagi penjualan mobil. Catatan saya market mobil di Jateng tumbuh sekitar 7,9%, lebih baik daripada kondisi di daerah lain, seperti seperti Sumatra, Jawa Barat maupun Jawa Timur,” tutur Fatrijanto.

Senada diungkapkan Kepala Wilayah Daihatsu Jateng-DIY, David Gunawan, yang mengaku mengalami peningkatan penjualan mencapai 7%. “Kalau tahun lalu, dihitung dari Januari-November 2016 penjualan kami hanya mencapai angka 13.980 unit. Tahun ini, hingga November 2017 kami mampu menjual sekita 15.007 unit. Berarti ada peningkatan sekitar 7% dibanding periode yang sama tahun lalu,” tutur David.

Sementara itu, penjualan mobil Honda di wilayah Jateng dan DIY juga mengalami pertumbuhan selama 2017 ini. Jika pada Januari-November 2016, Honda mampu menjual sekitar 16.500 unit di Jateng dan DIY, maka pada periode yang sama tahun ini penjualan itu mengalami peningkatan menjadi sekitar 18.000 unit.

“Tapi, tahun lalu ada peningkatan yang cukup signifikan di bulan Desember. Selama bulan Desember 2016, kami bisa menjual sekitar 3.500 unit. Semoga saja tahun ini bisa memenuhi target,” tutur Rona, karyawan bagian Humas Honda Semarang Center, selaku dealer resmi Honda di Jateng dan DIY.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom